ILMU KELAUTAN

REHABILITASI MANGROVE

REHABILITASI MANGROVE Rehabilitasi hutan mangrove adalah penanaman kembali hutan mangrove yang telah mengalami kerusakan. Agar rehabilitasi dapat berjalan secara efektif dan efisien perlu didahului survei untuk menetapkan kawasan yang potensial untuk rehabilitasi berdasarkan penilaian kondisi fisik dan vegetasinya (Anonimous, 2005). Kegiatan rehabilitasi dilakukan untuk memulihkan kondisi ekosistem mangrove yang telah …

Read More »

HABITAT DAN EKOSISTEM MANGROVE

HABITAT DAN EKOSISTEM MANGROVE Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis, yang didominasi oleh beberapa spesies pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang-surut pantai berlumpur. Komunitas vegetasi ini umumnya tumbuh pada daerah intertidal yang cukup mendapat aliran air, dan terlindung dari gelombang besar dan arus pasang surut …

Read More »

LANDAS KONTINEN MENURUT KONVENSI HUKUM LAUT 1958

LANDAS KONTINEN MENURUT KONVENSI HUKUM LAUT 1958 Menurut Konvensi Hukum Laut 1958 yang dimaksud dengan landas kontinen adalah: “For the purpose of these articles, the term “continental shelf” is used as referring (a) to the seabed and subsoil of the sub marine areas adjacent to the coast but outside the …

Read More »

LAPORAN PRATIKUM KIMIA BAHAN ALAM LAUT ALKALOID, FLAVONOID, TRITERPENOID DAN STEROID

LAPORAN PRATIKUM KIMIA BAHAN ALAM LAUT ALKALOID, FLAVONOID, TRITERPENOID DAN STEROID BAB I PENDAHULUAN 1.1  Latar belakang Alkaloid adalah kebanyakan heterosiklik dan terdapat di tetumbuhan (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari hewan). Asam amino, peptida, protein, nukleotid, asam nukleik, gula amino dan antibiotik biasanya tidak digolongkan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, …

Read More »