ILMU PERIKANAN

DESKRIPSI KIMA

Kima termasuk dalam filum Mollusca, kelas Bivalvia. Hewan dalam kelas ini biasanya berbentuk simetri bilateral dan mempunyai cangkang setangkup dan mantel, bentuk cangkangnya digunakan untuk identifikasi (Romimohtarto, 2001). Lebih lanjut disampaikan pula bahwa bivalvia mempunyai tiga cara hidup yakni membuat lubang pada substrat, melekat langsung pada substrat dengan semen dan …

Read More »

PENGERTIAN/DEFINISI MOLUSKA

Moluska berasal dari bahasa Romawi yaitu molis yang berarti lunak. Moluska merupakan binatang yang berdaging dan tidak bertulang, ada yang dilindungi cangkang dan ada pula yang tidak dilindungi cangkang. Bentuk cangkang bermacam-macam, ada yang bercangkang tunggal (Gastropoda), bercangkang berganda (Bivalvia), berbentuk tanduk (Scaphoda), berlapis-lapis seperti susunan genting (Polyplacophora) dan yang …

Read More »

PENGGOLONGAN PLANKTON

Menurut Nybakken (1992), berdasarkan bentuk hidupnya plankton dibagi menjadi dua golongan yaitu fitoplankton (plankton nabati) dan zooplankton (plankton hewani). Fitoplankton yang mempunyai sifat autotrof mampu merubah bahan anorganik menjadi bahan organik dan penghasil oksigen yang sangat mutlak diperlukan baik kehidupan makhluk uang lebih tinggi tingkatannya (Isnansetyo dan Kurniastuti, 1995). Sedangkan …

Read More »

KOMPONEN PENYUSUN EKOSISTEM PERAIRAN

Sama halnya dengan ekosistem daratan maka ekosistem perairan juga memiliki berbagai komponen penyusun, komponen penyusun itu terdiri dari unsur biotik dan unsur abiotik. Unsur biotik terdiri dari makhluk hidup autotrof, makhluk hidup heterotrof dan dekomposer sedangkan unsur non biotik terdiri dari cahaya matahari, udara, tanah, air dan bebatuan (Soetjipta, 1993). …

Read More »