ILMU KELAUTAN

KOMPONEN PENYUSUN EKOSISTEM PERAIRAN

Sama halnya dengan ekosistem daratan maka ekosistem perairan juga memiliki berbagai komponen penyusun, komponen penyusun itu terdiri dari unsur biotik dan unsur abiotik. Unsur biotik terdiri dari makhluk hidup autotrof, makhluk hidup heterotrof dan dekomposer sedangkan unsur non biotik terdiri dari cahaya matahari, udara, tanah, air dan bebatuan (Soetjipta, 1993). …

Read More »

Deskripsi Umum Estuaria

Estuaria adalah perairan yang semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar (Pickard, 1967). Kombinasi pengaruh air laut dan air tawar tersebut akan menghasilkan suatu komunitas yang khas dengan kondisi lingkungan yang bervariasi, antara lain; 1. Tempat bertemunya arus sungai …

Read More »

Klasifikasi dan Tipe Terumbu Karang

Karang merupakan anggota dari filum Coenlenterata yang digolongkan kedalam kelas Anthozoa dan ordo Madreporania (scleractinia). Kelompok scleractinia dicirikan oleh : bentuk medusa pada stadia larva dan motil, bentuk polip pada stadium dewasa yang sesil, polip membentuk koloni atau soliter dan mempunyai eksoskeleton yang bahan dasarnya adalah kalsium karbonat .Timotius (2003) …

Read More »

MITIGATING THE IMPACT OF CORAL BLEACHING THROUGH MARINE PROTECTED AREA DESIGN

Salm, R.V., S.E. Smith and G Llewellyn. 2001. Mitigating the impact of coral bleaching through marine protected area design. Pp. 81-88 in Schuttenberg, H.Z. (ed.). Coral Bleaching: Causes, Consequences and Response. Selected papers presented at the 9th International Coral Reef Symposium on “Coral Bleaching: Assessing and Linking Ecological and Socioeconomic …

Read More »