ILMU KELAUTAN

HABITAT HIDUP KIMA

Perairan Pantai (Zona Intertidal)             Zona Intertidal (pasang surut) merupakan daerah terkecil dari semua daerah yang terdapat di samudera dunia. Faktor lingkungan di daerah ini sangat bervariasi sehingga mempunyai keragaman organisme yang besar (Nybakken, 1992). Menurut McConnaughey dan Zottoli (1983) perairan pantai cenderung lebih kaya dengan zat-zat organic dan lebih …

Read More »

MORFOLOGI CANGKANG KIMA

Morfologi dari tiap-tiap jenis kima ditentukan oleh bentuk cangkangnya. Perbedaan-perbedaan yang khas dari cangkang dapat merupakan petunjuk bagi identifikasi sampai tingkat jenis.             Kima seperti halnya jenis-jenis kerang lain yang mempunyai cangkang yang terdiri dari 2 (dua) tangkup simetris yang terbuat dari zat kapur yaitu unsure kalsium karbonat (CaCO3). Zat …

Read More »

CARA MAKAN DAN MAKANAN KIMA

Setiap organisme di alam pada umumnya mempunyai perbedaan yang khas, baik bentuk maupun perilakunya termasuk cara makan dan makanannya. Begitu juga dengan kima, makanannya adalah jasad renik berupa fitoplankton yang melayang dalam air. Makanan tersebut didapatkan dengan cara menyaring air melalui insangnya. Zat-zat yang masuk akan diseleksi oleh bulu-bulu getar …

Read More »

PERTUMBUHAN KIMA

Umur Kima diduga dapat mencapai beberapa ratus tahun dengan perkiraan kecepataan tumbuh Kima berkisar antara 5 – 8 cm per tahun tergantung dari stadia dan spesiesnya (Lucas, 1988). Laju pertumbuhan Kima sangat bervariasi menurut jenisnya, bahkan ada pula perbedaan laju pertumbuhan dari tiap individu yang sejenis (Panggabean, 1991). Spesies Kima …

Read More »