Zoobentos merupakan hewan yang sebagian atau seluruh siklus hidupnya berada di dasar perairan, baik yang sesil, merayap maupun menggali lubang (Odum, 1993). Hewan ini memegang beberapa peran penting dalam perairan seperti dalam proses dekomposisi dan mineralisasi material organik yang memasuki perairan (Lind disitasi Ardi, 2002), serta menduduki beberapa tingkatan trofik …
Read More »KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG WINDU
Menurut FAO (2003), kualitas air mempunyai dampak yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan penampilan larva. Rendahnya kualitas air pada media pemeliharaan dapat mengakibatkan pada rendahnya tingkat pertumbuhan, kelulushidupan, telatnya moulting atau perubahan stadia, peningkatan bakteri epibion dan deformity. Subaidah dan Mulyadi (2004), menyatakan bahwa udang windu masih dapat hidup dan …
Read More »BIOLOGI UDANG WINDU DAN MORFOLOGI (Penaeus monodon)
Udang windu digolongkan ke dalam keluarga Penaeid pada filum Arthropoda. Terdapat ribuan spesies dalam filum ini, namun yang mendominasi perairan berasal dari subfillum Crustacea. Berikut tata nama udang windu kompilasi dari Motoh (1981) dan Landau (1992): Kingdom : Animalia Subkingdom : Metazoa Fillum : Arthropoda Subfillum : Crustacea Kelas : …
Read More »PENGARUH TUMPAHAN MINYAK TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE
Tumbuhan mangrove merupakan sumberdaya utama pada lahan pesisir yang membentuk komunitas ekosistem mangrove. Hal ini disebabkan karena tumbuhan berada pada tingkat paling bawah dari piramida makanan pada ekosistem tersebut. Sebagai salah satu bentuk ekosistem lahan basah, ekosistem mangrove (selain padang lamun) merupakan habitat bagi berbagai spesies, terutama bagi jenis-jenis hewan …
Read More »