1 . Ikan Nokturnal (aktif ketika malam hari), contohnya pada ikan-ikan dari Suku Holocentridae (Swanggi), Suku Apogoninade (Beseng), Suku Hamulidae. Priacanthidae (Bigeyes), Muraenidae (Eels), Seranidae (Jewfish) dan beberapa dari suku dari Mullidae (goatfishes). 2. Ikan Diurnal (aktif ketika siang hari), contohnya pada ikan-ikan dari Suku Labraidae (wrasses), Chaetodontidae (Butterflyfishes) Pomacentridae …
Read More »TAKSONOMI IKAN KARANG
Menurut tingkat taksonomi ikan karang digolongkan dalam kelas Osteichtyes atau ikan bertulang sejati, sebagian besar masuk dalam ordo Perciformes dan diperkiran terdapat 20857 spesies yang termasuk didalamnya. Dari 50 family Perciformes yang berassosiasi dengan terumbu karang, hanya delapan famili dalam tiga taxa yang berperan penting dalam ekosistem terumbu karang (Choat …
Read More »PENGARUH PENYIANGAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MUTU KIMIAWI, MIKROBIOLOGIS DAN ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL (Auxis tharzard, Lac)
I G. Suranaya Pandit *, N. T. Suryadhi, I. B. Arka, N. Adiputra ** Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa * Program Pascasarjana Universitas Udayana ** ABSTRAK Ikan tongkol merupakan salah satu bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat dan jika dibiarkan pada suhu kamar, maka terjadi proses penurunan mutu menjadi busuk. Ikan …
Read More »FAKTOR FISIK DAN BIOLOGIS YANG MEMPENGARUHI KEANEKARAGAMAN KEHIDUPAN PADA PERAIRAN ZONA INTERTIDAL
a. Faktor fisik: · Pasang surut, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keanekaragaman kehidupan pada zona intertidal, karena pasang surut air laut menyebabkan adanya perbedaan suhu dan pergerakan naik turunya air laut juga menyebabkan organisme yang hidup pada daerah ini harus memiliki penyesuaian diri yang exstrim. · Suhu, adalah salah …
Read More »