ILMU KELAUTAN

HABITAT DAN FAKTOR PEMBATAS MAKROZOOBENTOS

Struktur komunitas zoobentos dipengaruhi berbagai faktor lingkungan abiotik dan biotik. Secara abiotik, faktor lingkungan yang mempengaruhi keberadaan makrozoobentos adalah faktor fisika-kimia lingkungan perairan, diantaranya; penetrasi cahaya yang berpengaruh terhadap suhu air; substrat dasar; kandungan unsur kimia seperti oksigen terlarut dan kandungan ion hidrogen (pH), dan nutrien. Sedangkan secara biologis, diantaranya …

Read More »

KLASIFIKASI ZOOBENTOS ( ZOOBENTHOS )

Zoobentos merupakan hewan yang sebagian atau seluruh siklus hidupnya berada di dasar perairan, baik yang sesil, merayap maupun menggali lubang (Odum, 1993). Hewan ini memegang beberapa peran penting dalam perairan seperti dalam proses dekomposisi dan mineralisasi material organik yang memasuki perairan (Lind disitasi Ardi, 2002), serta menduduki beberapa tingkatan trofik …

Read More »

PEMBERIAN PUPUK BOKASHI JERAMI DAN PUPUK NPK PADA UDANG WINDU

Walaupun telah muncul banyak permasalahan, sampai saat ini udang masih menjadi produk unggulan perikanan budidaya. Sebagai sebuah alternatif solusi, pentokolan benur cukup membuahkan hasil yakni dengan meningkatnya efisiensi pemanfaatan pakan sekitar 30% (dibandingkan tanpa pentokolan) dengan kelulushidupan mencapai 70% (RICA, 2002). Efek dari efisiensi pemanfaatan pakan selanjutnya adalah peningkatan kualitas …

Read More »

KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG WINDU

Menurut FAO (2003), kualitas air mempunyai dampak yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan penampilan larva. Rendahnya kualitas air pada media pemeliharaan dapat mengakibatkan pada rendahnya tingkat pertumbuhan, kelulushidupan, telatnya moulting atau perubahan stadia, peningkatan bakteri epibion dan deformity. Subaidah dan Mulyadi (2004), menyatakan bahwa udang windu masih dapat hidup dan …

Read More »