PENDAHULUAN Hidup meliang adalah ciri khas dari dekapoda (decopods). Secara fisiologis, liang tempat tinggal mempunyai perbedaan untuk dekopoda jenis akuatik dan semi-terestrial. Spesies akuatik, mendapat perlindungan dari predator saat di dalam liang, berpotensi menghadapi masalah osigen rendah (hypoxia) dan konsentrasi karbondioksida yang tinggi (hypercapnia) dan menunjukkan adaptasi yang sesuai. Spesies …
Read More »MORFOLOGI CYPRAEA SP
Morfologi Cypraea sama seperti anggota tubuh Gastropoda lainnya, yaitu empat bagian utama yaitu kepala, kaki, isi perut dan mantel. Kepala terdapat dua mata, dua tentakel, sebuah mulut dan sebuah siphon. Mantel merupakan pembentuk struktur cangkang termasuk corak dan warnanya. Cangkang sebagian besar terbuat dari kalsium karbonat dan sisanya terdiri dari …
Read More »POLA DISTRIBUSI CYPRAEA SP
Genus Cypraea merupakan genus yang hidup laut. Pola distribusinya di mulai dari zona mangrove, padang lamun dan terumbu karang. Distribusi ini hanya menyapai pada kedalaman 30 m. Menurut Cook (2001), ada banyak faktor yang menyebabkan spesies ini terdistribusi, seperti asosiasi terhadapa habitat, ion-ion anorganik, pH, textur substrat, temperatur, altitude, topografi …
Read More »EKOLOGI CYPRAEA SP
Cypraea merupakan salah satu siput laut yang besar. Spesies ini masuk ke dalam filum moluska yang ditemukan di dalam laut. Kelompok filum ini memiliki jumlah lebih dari 50.000 spesies dan termasuk ke dalam komunitas bentos (Lalli and Timothy, 1997). Genus Cyprea Linnaeus memiliki jumlah kurang lebih 202 spesies dan kebanyakan …
Read More »