Sikap Mental Religius Manusia
Oleh : Drs. Muamal

1. Arti Syirik
Arti secara bahasa adalah “sekutu”, “tandingan”, “menduakan Allah”. Pelakunya disebut dengan Musyrik.
Arti secara istilah menyekutukan Allah dengan sesuatu, yang diyakini menyerupai Tuhan, dipuja, disembah dan dimintai pertolongan. Biasanya Tuhan ini berwujud dan atau abstrak; yang menyerupai manusia, binatang, matahari, bintang, roh, jin dan syetan.
Sedangkan Agama Islam mengajarkan Tauhid, yaitu meng-“esa”-kan Tuhan.

2. Macam-Macam Syirik
a. Animisme dan dinamisme
– dinamisme adalah ajaran yang mempercayai bahwa segala sesuatu itu mempunyai kekuatan dan tenaga, yang dapat mengubah dan mempengaruhi hidup manusia.
– Animisme adalah ajaran yang mengajarkan bahwa alam ini mempunyai roh dan membawa berkah, perlu disembah dan dimintai tolong.
Kedua isme di atas tidak dibenarkan ajaran Islam, perhatikan firman Allah berikut :
               •    
Artinya : Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan(Nya), dan dia Telah menciptakan segala sesuatu, dan dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya. (QS. Al-Furqan : 2)
                •     
Artinya : Akan kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. tempat kembali mereka ialah neraka; dan Itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim. (QS. Ali Imron : 151)
                     •     
Artinya : Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. jika kamu bersabar dan bertakwa, Maka Sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.
(QS. Ali Imron : 186)
b. Percaya pada Jimat, jampi-jampi/ guna-guna.
– Jimat adalah benda yang dianggap mempunyai kekuatan yang lebih serta membawa manfaat dan berkah.
– Jampi-jampi dan guna-guna adalah harapan orang yang ingin mendapatkan hasil yang sangat mudah dengan cara seperti doa.
Rasulullah SAW bersabda :
عن إبن مسعود قال : سمعت رسول الله ص م يقول : إن الرقى و التمائم و النولة شرك
Artinya : Dari Ibnu Mas’ud r.a berkata : ”Saya mendengar bahwa Rasulullah saw bersabda : ”sungguh jampi-jampi, jimat-jimat dan guna-guna adalah syirik.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
c. Sihir
Sihir ialah meminta pertolongan kepada jin atau syetan agar berbuat sesuai dengan kehendaknya.
Sabda Rasulullah SAW :
من عقد عقدة ثم نفث فيها فقد سحر و من سحر فقد أشرك ومن تعلق شيئا و كل إليه
Artinya : Barang siapa yang mengikatkan buhul tali, kemudian meniupkannya, maka ia telah berbuat sihir, dan siapa yang berbuat sihir dia telah syirik, dan termasuk syirik juga siapa yang menggantungkan sesuatu kepada lehernya dan berserah diri pada gantungannya. (HR. An-Nasa’i)
d. Mengikuti tukang tenung dan ramalan nasib
Ada dua hadist yang perlu mendapat renungan kita dan untuk pedoman kita bersama.
من أتى عرا فا قسئله عن شيء فصدقه بها يقول لم تقبل له صلاة أربعين يوما
Artinya : Barang siapa yang mendatangi tukang tenun, lalu menanyakan sesuatu kepadanya serta membenarkannya, maka tidak akan diterima sholatnya selama 40 hari (HR. Muslim)
من ردته طيرة عن حاجته فقد أشرك
Artinya : Barang siapa yang tertolak hajatnya karena percaya pada burung, maka sungguh telah syirik. (HR.Muslim)
e. Riya’ (Ingin dipuji orang)
Ingatlah sabda Rasulullah SAW :
الا أخبركم بما هو أخوف عليكم عندى من المسيح الدجال ؟ قال بلى يا رسول الله فقال الشرك الخفي يقوم الرجول فيصلى فزين صلاته لما يرى من نظر رجل
Artinya : Maukah kamu aku beri kabar tentang sesuatu yang aku takutkan yang bakal menimpamu, lebih hebat dari Masihid Dajjal ? Mereka menjawab : Ya, dengan senang hati ya Rasulullah. Bersabda Rasulullah : “Syirik yang Khofi yaitu berdiri melakukan shalat bahkan diperindah shalatnya, karena ia tahu dilihat orang lain”. (HR. Ahmad)
f. Mulhid (menyekutukan Allah)
Renungkan ulang QS. Al-Ikhlas.
Perhatikan QS. At-Taubah : 30-31 berikut ini :
      •                                               
30. Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al masih itu putera Allah”. Demikianlah itu Ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?
31. Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, padahal mereka Hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
f. Sumpah dengan selain Allah
Hal ini sebagaimana hadis nabi :
من خلف بغير الله فقد كفر أو أشرك
Artinya : ”barang siapa bersumpah dengan selain Allah, maka sungguh orang itu kafir atau syirik”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi dari Ibnu Umar)
Hadist yang kedua,
من كان حالفا فليحلف با الله أو ليصمت
Artinya :”Barang siapa yang mau bersumpah hendaknyalah bersumpah dengan nama Allah, atau diam.” (HR. Dawud)
Hadist yang ketiga,
من حلف بالأمانة فليس منا
Artinya : ”Barang siapa yang bersumpah dengan amanah, maka dia bukanlah golonganku.” (HR. Abu Dawud dari Ibnu Umar)
Sedangkan menurut Syekh Abdullah bin Bas, bahwa termasuk kemungkaran yang besar (syirik.pen) adalah berdoa kepada orang-orang yang sudah mati, beristighotsah (minta pertolongan) kepada mereka, bernadzar kepada mereka, memotong binatang dengan pengharapan mereka mendapatkan kesembuhan dari Allah.(Tahqiq wal Idhohah Li Katsirin Masailil Hajj wal Umroh waz Ziyarah ’ala dzuil Kitab wa Sunnah halaman 70)
Itulah sekelumit tentang syirik. Tampak sekali bahwa perbuatan tersebut sangat merugikan manusia sendiri. Karena Apa?
3. Bahaya Syirik
a. Dosanya tidak diampuni oleh Allah, membuat kebohongan yang besar dan tersesat yang jauh dari agama. Sebagaimana firman Allah dalam QS. An-Nisa : 48 dan 116.
•                     
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar.
•                  •   
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, Maka Sesungguhnya ia Telah tersesat sejauh-jauhnya.
b. Segala amalnya hapus. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-An’am : 88.
              •   
Artinya : Itulah petunjuk Allah, yang dengannya dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakinya di antara hamba-hambaNya. seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang Telah mereka kerjakan.
4. Mengapa Musyrik dilarang Allah ?
Sebagaimana uraian tersebut di atas bahwa perbuatan syirik atau menjadi musyrik sangat merugikan kemanusiaan sebabnya antara lain , selain merendahkan derajat kemuliaan manusia, juga menimbulkan berbagai kemunduran dan kebodohan dan sangat sensitif lagi akibatnya adalah merusak masyarakat, menggampangkan permasalahan serta mudah dirundung keputus-asaan, serta juga jauh dari kemajuan.
5. Cara Menangkal Syirik
 Mendidik anak agar mengenal Allah secara dini. Dimulai sejak anak balita. Proses pendidikannya memerlukan : kasih sayang, keuletan, kesabaran dan keteladanan secara kontinuitas yang tinggi. Perhatikan firman Allah dalam QS. Luqman : 13. “Dan Ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sungguh mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.”
 Mengadakan pengawasan kepada anaknya dengan bijak dan arif. Menghindari kemarahan yang tidak adil dan serampangan.
 Pengarahan kepadanya dengan secara paedagogis dan psikologis. Pandanglah anak yang berkembang baik fisik maupun mental, intelektual maupun religiusnya itu sesuai dengan perkembangan sifat yang amat peka itu. Ini tidak gampang tapi usahakanlah !
 Ingat Ibrah Ashabul Kahfi. Dan riwayat yang lainnya dalam al-Qur’an. Utamanya tentang uji kesabaran yang tinggi Nabi Agung Allah yaitu Nabi Musa a.s oleh Nabi Khidzir a.s
Semua ini untuk rujukan dan feed back kita, untuk mentransfer nilai moral yang mulia itu, agar perkembangan anak sesuai dengan kodratnya.

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *