ILMU FARMASI

Efek farmakologis madu

Efek farmakologis madu Madu memiliki kandungan yakni sebagai antibiotik atau antibakteri. Efek antibakteri madu pertama kali dikenal tahun 1892 oleh Van Ketel ahli mikrobiologi dari Belanda. Awalnya, efek antibakteri ini diduga karena kandungan gula madu yang tinggi, yang disebut efek osmotik. Namun, penelitian lebih lanjut menunjukkan adanya zat inhibine yang …

Read More »

Madu Lebah

Definisi Madu Madu adalah cairan manis alami berasal dari nektar tumbuhan yang diproduksi oleh lebah madu. Lebah madu mengumpulkan nectar madu dari bunga mekar, cairan tumbuhan yang mengalir di dedaunan dan kulit pohon, atau dari madu embun (Suranto, 2007). Jenis – jenis madu Menurut Adji Suranto (2007) ada banyak jenis …

Read More »

Definisi Restoran

Definisi Restoran Menurut Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Nomor KM 95/HK. 103/MPPT-87, Restoran adalah salah satu jenis usaha pangan yang bertempat di sebagian atau diseluruh bangunan yang permanen dilengkapi peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan, penyajian dan penjualan makanan dan minuman bagi umum di tempat usahanya dan memenuhi …

Read More »

Tinjauan tentang CMC-Na (Sodium-Carboxymethyl Cellulose)

Tinjauan tentang CMC-Na (Sodium-Carboxymethyl Cellulose) CMC-Na merupakan zat dengan warna putih atau sedikit kekuningan, tidak berbau dan tidak berasa, berbentuk granula yang halus atau bubuk yang bersifat higroskopis. CMC Na digunakan untuk suspending agen dalam sediaan cair (pelarut air) yang ditujukan untuk pemakaian eksternal, oral atau parenteral.  Juga dapat digunakan …

Read More »