PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN “BAKSO BAKAR IKAN SAUS MADU”

Dosen Pengampu Siti Aminah Chaniago M,Si

Di Susun Oleh
Rizal Pangestu
NIM.2012116123

PROGRAM STUDI D3 PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PEKALONGAN
TAHUN 2016/2017
1. Data Pribadi
A Nama Pemilik Usaha Rizal Pangestu
B Alamat Pemilik Usaha Jatibarang, Brebes
C No. Telp/Hp 088806417452
D E-mail Rizalpangestu30@gmail.com
E Nomor KTP Pemilik Usaha
F Nomor NPWP Pemilik Usaha

2. Identitas Usaha
A Nama Usaha BAKSO BAKAR IKAN SAUS MADU
B Jenis Usaha KULINER

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan zaman, semakin banyak jumlah kreasi kuliner di Indonesia yang sangat banyak dan sangat unik untuk memenuhi minat konsumen. Semua jenis makanan yang di sajikan cukup banyak terdapat di semua daerah karena ketersediaan bahan baku yang sangat mudah untuk di dapatkan sehingga memunculkan sebuah ide untuk membuka usaha “bakso bakar saus madu”.
Usaha bakso bakar saus madu yang merupakan makanan baru di daerah brebes cukup di bilang unik karena usaha ini juga diperuntukkan bagi semua masyarakat dengan kandungan yang terdapat di saus madu. Masyarakat juga lebih mengenal bakso sehingga usaha ini cukup banyak menyita perhatian masyarakat banyak.
Peluang bakso bakar saus madu masih terbilang cukup lebar mengingat bakso bakar saus madu merupakan kuliner baru yang terdapat di daerah brebes. Walaupun banyak bakso bakar dengan menggunakan saus kacang,tetapi untuk kuliner yang satu ini cukup menggiurkan dengan sausnya yang berbeda dengan bakso bakar lain. Dengan pengelolaan yang baik, usaha ini akan berjalan dengan lancar dan sukses.

B. Tujuan Pembuatan Proposal
1. Mengeluarkan inspirasi dalam dunia kuliner
2. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam bidang kuliner
3. Mengerjakan tugas proposal kewirausahaan

C. Keunggulan Produk
1. Memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dengan bakso bakar lain
2. Memiliki rasa yang unik dan enak
3. Bahan bakunya sangat mudah dan terjangkau. Karena banyak bahan – bahan yang terdapat di pasar ataupun toko sekitar dan bahan – bahan yang diperlukan tidak mahal
4. Baik untuk semua kalangan. Karena banyak mengandung gizi dan vitamin dari madu
5. Harga bakso saus madu cukup terjangkau di semua kalangan

BAB II
PROSES USAHA
A. Proses Pengelolaan Usaha
Kapasitas produksi untuk pemula pada usaha saya ini adalah sebanyak 1 kg daging ikan, 1/2 kg tepung tapioca + aren, 1/4 bawang putih, 1/2 ons bawang goreng, 2 sdm micin, 2 sdm merica bubuk, 3 sdm garam, 2 bungkus masako, air es secukupnya. Mengingat pada awal usaha adalah masih mencari pelanggang agar mereka bisa cocok dengan bakso bakar ikan saus madu ini baik dari segi rasa,pelayanan ,maupun aspek non teknis lainnya.
Bisnis usaha di bidan kuliner ini adalah sangat menjajikan karena kebanyakan dari masyarakat di era modern seperti saat ini lebih memilih untuk membeli makanan jadi, tanpa harus memasak terlebih dahulu.
Penyajian bakso bakar ini cukup mudah juga karna tinggal memasukan bumbu yang telah di haluskan dan menumis lalu lumuri ke bakso yang akan dibakar langsung bisa di sajikan di atas hidangan.

Ketersediaan fasilitas/sarana produksi
Dalam memulai usaha ini hal yang harus di perhatikan adalah gerobak yang merupakan salah satu kebutuhan penting dalam usaha ini. Kemudian ruko kecil yang mutlak sangat strategis atau tidak , kemudian ada atau tidaknya lahan parker bagi para konsumen yang datang. Dan juga jaraknya dekat dengan pembalian bahan baku.

Ketersediaan bahan baku
Mengenai bahan baku yang di perlukan dalam memproduksi bakso bakar ikan saus madu ini banyak tersedia di pasar-pasar tradisional yang ada di Brebes . sehingga memudahkan pengusaha dalam membeli bahan baku yang di butuhkan. Kemudian berimbas pula pada biaya transportasi yang menjadi lebh hemat.

B. Proses Produksi
Langkah – langkah pembuatan bakso bakar saus madu cukup dibilang rumit karena pada saat pembuatan saus madu perlu memperhatikan takaran pada bumbu saus madunya yang memerlukan ketelitian bahan – bahannya.
CARA MEMBUAT BAKSO BAKAR SAUS MADU
Bumbu halus
• 3 butir bawang putih
• 1 ruas jari jahe
• 1/3 senduk bubuk lada
• 1 sendok teh garam

Bumbu saus madu
• 2 sendok makan madu
• 1 sendok makan saus tiram
• 1 sendok makan saus cabai
• 1/2 sendok makan saus tomat
• 1 butir bawang putih iris tipis
• 1/2 butir bawang bombay iris tipis
• 1/3 sendok makan kecap asin
Bahan bakso saus madu
• 1 kg daging ikan
• 1/2 kg tepung tapioka
• 1/4 bawang putih
• 1/2 ons bawang goreng
• 3 sendok makan garam
• 2 sendok makan micin
• 2 sendok the merica bubuk
• 2 bungkus masako
• Air es secukupnya
• Tusuk sate
Cara membuat
1. Bahan bakso : Campur daging ikan cincang, dengan tepung tapioka, bawang ptuih, garam, micin masako,dan bahan bakso lainnya,hingga menjadi adonan. Kemudian bikin bulatan sesuai keinginan. Jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil. Kemudian rebus di air mendidih. Jika bakso muncul kepermukaan artinya sudah matang kemudian diamkan.
2. Bumbu halus : tumis semua bahan halus hingga tercium aromanya.
3. Bumbu saus madu : masukan semua bahan saus madu kedalam tumisan bahan halus, kemudian campurkan jadi satu.
4. Proses pembakaran bakso bakar ikan saus madu : bakso yang sudah matang tadi kemudian ditusuk menggunakan tusuk sate dan setiap tusuk sate terdapat 3 bakso. Kemudian lumuri semua bumbu saus madu dan bumbu halus diatas bakso tersebut kemudian bakar hingga harum.
5. Siap disajikan.

C. Resiko Usaha
a. Banyak saingan , usaha bakso bakar ikan saus madu adalah usaha yang memiliki banyak saingan.
b. Tidak tahan lama , bagaiman bakso bakar ikan saus madu adalah mkanan yang banyak campuan nya
c. Banyak para pesaing dari pedagang bakso ikan yang memulai usaha sebelum saya
d. Dalam memproduksi bakso bakar ikan saus madu memungkinkan pihak lain “mengambil” resep ini di karenakan bahan dan proses pembuatannya yang mudah di iikuti dan di pahami oleh seseorang.

D. Mitigasi Usaha
Dalam menjalankan usaha apalagi usaha yang dijalani dalam bidang kuliner , sangat sulit untuk menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan di hadapi. Misalkan apabila kualitas dan kebersihan serta lingkungan sekitar yang tidak strategis untuk menjalani usaha ini , maka para pelanggang akan meninggalkan kita dan beralih memlilih pedagang angkringan yang lain , bahkan usaha yang akan dijalani akan sia-sia.
Untuk itu ,kita harus mempunyai perencanaan yang matang, seperti : modal , cita rasa yang khas , berkesan bagi lidah pengosumsi , kebersihan dan strategis tempat yang bisa mengambil perhatian pelanggan, hal-hal yang lainnya yang dapat menjadi kendala usaha, serta cara mengantisipasinya :
a. Kenaikan harga bahan baku
Ada beberapa bahan baku yang mungkin akan terus melonjak naik ataupun melonjak naik pada waktu tertentu seperti cabe rawit , cabe merah , dan lain-lain , sehingga kenaikan bahan baku ini bisa mempengaruhi keuntungan yang diperoleh akan seedikit membingukan. Adapun cara mengantisipasinya misalkan dengan tetap mempertahankan harga dari bakso bakar ikan saus madu yang saya jual meskipun harus mengurangi nilai keuntungan. Dengan mempertahankan harga dari bakso bakar tapi dengan porsi yang sedikit di kurangi.
b. Kerusakan beberapa peralatan
Ada beberapa peralatan yang mungkin cepat rusak seperti , wajan , spatula , dll dan bahkan ada beberapa barang yang hilang. Hal ini membuat hambatan pada produksi yang akan saya langsungkan , sebab itu cara pengantisipasinya adalah selalu mengecek setelah dan sebelum berjualan agar kita tau apa yang telah rusak dan apa yang hilang.
c. Produk yang tidak tahan lam
Bahan – bahan utama dan pelengkapnya merupakan bahan yang mudah busuk dan mudah bau , untuk itu semua yang telah pada prinsipnya adalah untuk mencari keuntungan yang maksimum bagi setiap usaha, maka dengan pengeluaran biaya yang minimum dapat memperoleh keuntungan yang maksimum.

E. Rencana Pemasaran Dan Sasaran Produk
Kemudian untuk sasaran pasar yang di incar untuk pemasaran produk bakso bakar ikan saus madu ini adalah kalangan remaja, dan semua kalangan seperti kalangan bawah, menengah, dan atas bakso bakar ikan saus madu ini dapat dimakan oleh siapun. Tidak terkecuali kalangan atas yang ingin menikmati bakso bakar. diharapkan dengan citra rasa yang khas, kebersihan tempat dan penyajian, dan pelayan yang baik dan terjaga dan dapat membuat pelanggang puas atas kehadiran dan mencicipi hidangan bakso bakar ikan saus madu.
Lebih jauh lagi, dengan penyajian dan penataan yang menarik serta memperhatikan hal-hal di atas di harapkan bakso bakar ikan saus madu ini dapat berkembang maka kalangan atas yang biasanya mempertimbangkan gengsi, tidak akan ragu untuk membelinya.
BAB III
RENCANA ANGGARAN
A. Rencana Anggaran Usaha
Modal kerja
No. Jenis Ukuran Harga
Satuan
(Rp) Jumlah
(Rp)
1. Bawang putih 2.000 2.000
2. Bawang bombay 1/4 kg 3.000 3.000
3. Bawang goreng 1 bungkus 1.000 1.000
4. Lada bubuk 3.500 3.500
5. Jahe 1.000 1.000
6. Garam 1.500 1.500
7. Kecap asin 140 ml 2.500 2.500
8. Saus sambal 140 ml 4.300 4.300
9. Saus tiram 30 gr 1.900 1.900
10. Saus tomat 140 ml 3.800 3.800
11. Minyak sayur 1/4 kg 2.700 2.700
12. Tusuk sate 1 ikat 2.000 2.000
13. Daging ikan 1 kg 17.000 17.000
14. Tepung tapioka 1/2 kg 5.000 5.000
15. Madu 22.000 22.000
16. Micin 250 gr 6.200 6.200
17. Masako 2 bungkus 2.000 2.000
Total pengeluaran per hari 104.400
Total pengeluaran per bulan 3.109.000

Modal Investasi
NO JENIS UKURAN HARGA SATUAN (Rp) JUMLAH
(Rp)
1. Gerobak 1 – 350.000
2. Kompor gas 1 150.000 150.000
3. Gas elpiji 3 kg 1 100.000 100.000
4. Wajan 2 25.000 50.000
5. Pisau 2 15.000 30.000
6. Spatula 2 20.000 40.000
7. panci 1 20.000 20.000
8. Talenan 1 10.000 10.000

750.000

B. Penghitungan Keuangan
Penjualan bakso bakar ikan saus madu :
Per hari 30 pics @Rp 10.000 x 30 =Rp 9.000.000

Biaya bahan baku (BBB)
Daging ikan Rp. 17.000
Madu Rp. 22.000
Saus tomat Rp. 3.800
Saus sambal Rp. 4.300
Saus tiram Rp. 1.900
Kecap asin Rp. 2.500 +
Rp. 51.500

per bulan Rp. 51.500 x 30 = Rp. 1.545.000

Biaya overhead pabrik (BOP)
Bawang putih Rp. 2.000
Bawang bombay Rp. 3.000
Bawang goreng Rp. 1.000
Garam Rp. 1.500
Lada bubuk Rp. 3.500
Jahe Rp. 1.000
Micin Rp. 6.200
Masako Rp. 2.000 +
Rp. 20.200

BOP per bulan Rp. 20.200 x 30 = Rp. 606.000

Biaya tenaga kerja langsung (BTKL)
1 orang Rp 7.000 x 30 = Rp 210.000

Beban – beban
Beban listrik Rp 4.000
Plastic Rp 2.000
Sterofoam Rp 10.000
Sendok Rp 5.000 +
Rp. 21.000

Beban per bulan Rp. 21.000 x 30 = Rp. 630.000

HPP = BBB+BOP+BTKL
Rp. 1.545.000 + Rp. 606.000 + Rp. 210.000
Rp 3.361.000

LABA KOTOR = Penjualan – HPP
Rp. 9.000.000 – Rp. 3.361.000
Rp. 5.639.000

LABA BERSIH = Laba Kotor – Beban
Rp. 5.639.000 – Rp. 630.000
Rp 5.009.000

Laba per hari = Laba Bersih
30 hari
= 5.009.000
30
= Rp.170.000

Jadi kira-kira saya harus menjual dalam sehari itu 30 pcs bakso bakar ikan saus madu dalam harga Rp. 10.000 perlima tusuk agar tidak bangkrut.

BAB IV
PENUTUP

A.KESIMPULAN
Bisnis dalam bidang makanan/kuliner itu memang menjanjikan karena banyak modal yang kita tanam itu bisa kembali lagi atau juga bisa mengumpulkan laba, apalahi di area modern sekarang dengan nama yang aneh dan makanan yang khas akan cepat terkenal di kalangan anak muda terutama.
Ada juga kemempuan usaha mempengaruhi sukses atau tidaknnya usaha yang kita jalankan ini,tujuan dari berwirausaha mendirikan usaha bakso bakar ikan saus madu ini ialah selain untuk mencari keuntungan bagi pemilik usaha , tentu juga bermaksud untuk melestarikan kuliner khas indonesia dan agar tidak kalah saing dengan makanan cepat saji lain / makanan ciri khas luar negeri.
Dalam menjalan ini juga , ada beberapa hal yang mungkin akan terjadi dalam proses kegiatan usaha dan hal-hal ini dapat mempengaruhi besar-kecilnya keuntungan yang di peroleh pemilik usaha. Hal yang mungking terjadi dan pastinya akan terjadi kedepannya adalah meliputi kenaikan harga bahan baku , kerusakan peralatan , dan jenis produk bahan utama serta bahan pelengkapnya yang tak tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *