ILMU ALAMIAH DASAR
”FENOMENA PENCIPTAAN HEWAN DAN TUMBUHAN MENURUT AL-QUR’AN DAN SAINS”
Dosen Pengajar : HAFIZ MUBARAK S.Th.I, M.Pd.I
Disususn oleh :
Kelompok 8
Nahdiatun nafisah (1601422197)
Marpuah (160142219
Nur aula hayatina (1601451197)

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ANTASARI
FAKULTAS USHULUDDIN DAN HUMANIORA
BANJARMASIN
2016
DAFTAR ISI

Daftar isi………………………………………………………………………………………………….i
BAB I……………………………………………………………………………………………………..
Pendahuluan…………………………………………………………………………………………… ii
BAB II……………………………………………………………………………………………………
Pembahasan…………………………………………………………………………………………….
A. Menurut Al-Qur’an……………………………………………………………………….
B. Menurut Sains………………………………………………………………………………
BAB II
Penutup……………………………………………………………………………………………………
kesimpulan………………………………………………………………………………………………

BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Allah SWT menciptakan alam semesta dan segala isinya untuk manusia agar mempercayai bukti kebesaran-Nya bahwa alam semesta ini memang ada yang menciptakan dan manusia wajib memanfaatkannya sebaik mungkin tanpa merusaknya. Dengan adanya hewan dan juga tumbuhan yang merupakan salah satu makhluk ciptaan allah, hal ini lah yang menarik untuk diketahui bagaimana keajaiban penciptaanya menurut ilmu pengeahuan alam maupun menurut alquran.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana keistemewaan penciptaan hewan dan tumbuhan menurut ilmu pengetahuan dan al-qur’an?

C. Tujuan Penulisan
Untuk menetahui bagaimana keistimewaan penciptaan hewan dan tumbuhan menurut ilmu pengetahuan dan Al-Qur’an.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Menurut Al-Qur’an
Didalam Al-Qur’an bayak ayat-ayat yang menceritakan asal mula terbentuknya kehidupan dimuka bumi ini. Sebelumnya adalah planet mati dan dengan menurunkan air dari langit seperti QS. An-Nahl ayat 65
           •      
artinya. dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).
a. Flora
Diantara jenis-jenis tumbuhan ada yang berupa pohon-pohon seperti kelapa, duku, rambutan dan sebagainya. Ada pula yang berupa tanaman seperti gandum, padi, jagung dan sebagainya.
Bagi tiap-tiap tumbuhan sepasang anggota, jantan betina seperti tanaman jagung, maka jantannya ialah sekumpulan bunga yang diujungnya mempunyai zat-zat tepung halus, sedangkan buahnya sebagai betina mempunyai sekumpulan benang berwarna merah muda yang berhubungan dengan buah. Pada buah itu terdapat bakal biji jagung ynag teratur dengan rapi dan indah. Masing-masing biji itu mempunyai sehalai benang berongga yang sangat halus, yang akan menghubungkan zat tepung halus yang ada dibnga itu, apabila angin bertiup, maka tepung halus itu berjatuhan ke ujung benang di ujung buah, lalu masuk melalui lubang yang halus itu, sampai kepada bakal biji jagung yang sempurna.
Adapun berbagai bunga dapat dikelompokkan menjadi dua. Pertama, bunga-bunga yang indah warnanya dan semerbak baunya, diantaranya :mawar, melati, jeruk dan sebagainya. Kedua : bunga-bunga yang tidak menarik warnanya dan tidak harum baunya, misalnya bunga padi, jagung dan sebagainya. Bunga yang tidak harum baunya ini hanya dikawinkan oleh angin. Ketika angin bertiup, tepung sari jatuh berhamburan menganai kepala putik, disitulah terjadi perkawinan yang akan menghasilkan buah. Adapun tumbuh-tumbuhan yang berbunga indah dan berbau harum, maka perkawinannya tidak cukup dengan tiupan angin, tetapi membutuhkan binatang serangga seperti kumbang, tawon dan sebagainya yang datang kepadanya untuk menghisap madunya, ketika itulah zat tepung jantan melekat dikaki atau di sayap serangga tadi, lalu menyentuh putik betina. Maka dikala itulah terjadi perkawinan bunga dengan sempurna, dengan perantara serangga yang terbang dari bunga ke bunga lain. Dan semuanya itu dijelaskan dialam QS. Al-Hijr ayat 22
            
Artinya ; dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

1. Anatomi Tumbuhan
Anatomi tumbuhan mempelajari tentang susunan dan bentuk-bentuk bagian dalam tumbuhan seperti sel dan jaringan. Sel meliputi plasma sel, benda-benda mati didalam sel, dinding sel, pembelahan sel atau inti, kromoson dan poliploidi. Jaringan meliputi sifat-sifat jaringan, jaringan muda, jaringan dasar, jaringan pelindung, jaringan mekanik, jaringan pengangkut, dan idioblas.
Fenomena anatomi tumbuhan disebutkan al-qur’an sebagai tanda-tanda kebesaran Allah swt. Fenomena ini dapat difahami oleh orang-orang yang mau berfikir dan beriman. Seperti ayat al-qur’an surah al-mu’minun ayat 19-20;
   •                    

19. lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,
20. dan pohon kayu keluar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan.

Allah swt menciptakan tumbuh-tumbuhan beraneka ragam, antara lain tumbuhan yang berkayu, semak, herba dari jenis labu. Keanekaragama nabati itu merupakan kreasi dan iradah Allah swt. Di balik keanekaragaman itumemiliki hikmah dan tujuan tersendiri.
Struktu tumbuhan tersusun secara teratur mulai dari sel hingga jaringan. Adanya kayu berwarna hijau desebabkan didalam sel tumbuhan terdapat plastida.
2. Fenomena Morfologi
Fenomena morfologi yang ditunjukkan tumbuhan sangat mengagumkan. Objek pertama morfologi mempelajari tentang susunan dan bentuk-bentuk bagian luar tumbuh-tumbuhan.
Sebagaimana kita ketehui bahwa morfologi tumbuhan merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari bentuk luar tumbuhan, meliputi akar, batang, daun, bunga dan biji. Berjuta-juta tumbuhan yang ada di alam ini memiliki struktur dan bentuk luar yang berbeda-beda. Al-qur’an menganjurkan manusia untuk mempelajari fenomena morfologi tumbuhan. Alqur’an juga telah menunjukkan beberapa ayat yang menggambarkan tumbuhan dengan ciri-ciri morfologinya. Pada surat al-an’aam ayat 99 mengisyaratkan tentang sebagian ciri-ciri morfologi kuram.
                   •     •   • •            •      

Artinya. dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

Fenomena tumbuhan yang beraneka ragam secara morfologi menampakkan gambaran yang unik tersendiri. Morfologi tumbuhan tidak hanya menguraikan bentuk dan susunan fungsi masing-masing bagian dalam kehidupan tumbuhan, dan untuk mengetahui asal bentuk dan susunan dan yang demikian itu.
Bagian tumbuhan yang nampak dari kejauhan adalah daunnya yang biasanya berwarna hijau. Walaupun semua daun kelihatan hijau tetapi secara morfologi, masing-masing daun berbeda dari berbagai dari segi dan sisi. Dilihat dari bagian daunnya saja berarti terdapat macam-macam jenis dan tipe yang dapat membedakan antara jenis tumbuhan yang satu dengan yang lainnya.
Allah SWT menciptaka menciptakan tumbuh-tumbuhan yang berbatang dan tidak berbatang. Tumbuhan dibedakan menjadi beberapa macam yaitu batang basah, contoh batang bayam, batang berkayu, contoh, mangga, batang rumput, contoh padi.
Kekuasaan Allah SWT pada tumbuhanditunjukkan pula dengan diciptakannya perbedaan akar pada tumbuhan. Al-Qur’an menyinggung masalah akar dalam surah ibrahim ayat 24-26. Yang artinya
24. tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik[786] seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,
25. pohon itu memberikan buahnya pada Setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.
26. dan perumpamaan kalimat yang buruk[787] seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.
Fungsi akar adalah untuk memperkuat berdirinya tumbuhan sebagaimana dijelaskan dalam surah diatas. Selain itu akar juga menyerap air dan zat-zat makanan pada beberapa tanaman berperan sebagai tempat untuk menimbun makanan.
Maha Besar Allah yang telah menciptakan tumbuhan dapat memperbanyak diri atau berkembang biak. Ini ditujukan dengan adanya bagian tumbuhan yang menjadi sebab terjadinya perkembangbiakan pada tumbuhan.
Secara ekologi tumbuh-tumbuhan sebagai produsen memiliki peranan yang sangat penting. Kemampuan tumbuhan untuk mengubah energy dari matahari berupa cahaya menjadi energy kimia.tidak dapat dilakukan olehorganisme lain. Perubahan itu hanya dapat dilakukan oleh tumbuhan melalui peristiwa fotosentesis. Itupun hanya dapat dilakukan oleh tumbuhan yang memiliki klorofil. Peristiwa transformasi energy ini adalah fenomena alam yang patut untuk dijadikan bahan perenungan akan kebesaran sang pencipta dan perenungan betapa pentingnya pelestarian alam termasuk tumbuhan.

b. Fauna
Dalam Al-Qur’an terdapat banyak uraian yang menjelaskan tentang kehidupan binatang dalam berbagai aspeknya. Uraian itu mengingatkan manusia untuk memikirkan berbagai asal-usul semua kehidupan makhluk diatas bumi. Seperti yang tercantum di dalam QS. An-Nur ayat 45.
  •   •   •     •     •          •      
artinya. dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, Maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Al-Qur’an juga menyebutkan beberapa jenis binatang dan kegunaannya serta faedahnya bagi umat manusia, dan menggambarkan dunia binatang dunia itu beserta keanekaragamannya, keindahan dan daya tariknya. Adapun proses pengembangbiakannyadunia binatang itu ditujukan dalam QS. An-Nahl ayat 5-9. Yang artinya
“.5. dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan.
6. dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.
7. dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
8. dan (dia telah menciptakan) kuda, bagal[820] dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.
9. dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. dan Jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).”
Hewan merupakan makhluk ciptaan Allah SWT habitatnya , cara hidupnya dna perilaku hidupnya, ukuran, warna bentuk yang beragam penuh keajaiban. Para ahli biologi dan zoologi telah menyingkap misteri dunia binatang, akan tetapi pengetahuan mereka terhadap fenomena ini masih terbatas. Dalam perspektif Al-Qur’an hewan merupakan salah satu bagian dari ayat-ayat Allah SWT yang mesti dikaji dan direnungkan. Karena pemahaman yang benar dan mendalam dapat mengungkapkan eksistensi dan kekuasaan Tuhan.
Al-Qur’an banyak memberi isyarat tentang fenomena hewan. Hal ini merupakan bukti konkret betapa pentingnya mempelajari dan mendalami fenomena hewan. Seperti dalam QS. Al-Jatsiyah ayat 4.
         
Artinya. dan pada penciptakan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini,
1) Anatomi Hewan
Anatomi hewan merupakan ilmu yang mempelajari mulai dari sel, jaringan, organ dan sampai organisme. Bagaimana struktur sel dan organ-organ sel, yang kemudian membentuk jaringan dengan struktur dan system tersendiri, diteruskan membentuk organ dengan system organnya. Dengan anatomi, manusia akan mengetahui struktur dan bentuk dalam suatu organisme. Dengannya pula akan diketehui jika terjadi kelainan-kelainan pada suatu organisme. Beberapa ayat Al-Qur’an menstimulasi dan mengajak manusia untuk mengkaji anatomi hewan, seperti QS. Al-Ghasiyyah ayat 17
      
Artinya. Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan,
2) Reproduksi hewan
Salah satufenomena alam yang merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT adalah perkembangbiakan makhluk hidup. Reproduksi hewan merupakan bagian dari fenomena alam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai tanda-tanda adanya pencipta dabalik penciptaan tersebut hanya dapat difahami oleh orang yang memikirkan serta menerimadan mengikuti kebenaran tersebut jika telah datang kepadanya. Seperti dalam QS. As-Syura ayat 11
                       
artinya (dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat

B. Menurut Sains
1. Teori Abigoneses
Menurut teori ini kehidupan terjadi secara spontan dan berasal dari benda yang tidak hidup. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Aristoteles.

2. Teori Biogenesis
Teori ini merupakan bantahan dari teori Abigones, menurut teori kehidupan makhluk pun berasal dari makhlup yang hidup.
3. Teori Evolusi kimia
Ketidakpuasan para ilmuan terhadap apa yang dikemukakan para tokoh teori Abigoneses dan Biogeneses. Maka muncullah teori Evolusi Kimia ilmuan yang menyatakan teori ini adalah Harold Uray. Uray menyatakan bahwa pada periode tertentu, atmosfer bumi mengandung molekul metana (CH4), Ammomia, Uap, Air dan Karbondioksida.
4. Teori Evolusi Biologi
Alexander Ivanovich Oparin mengamukan bahwa, zat anorganik berupa air, metana, karbondioksida, dan ammonia terkandung dalam atmosfer bumi. Zat anorganik tersebut membentuk zat-zat organikakibata dan yaradiasi dari energy listrik yang tberasal dari petir. Sejak saat itulah Evolusi Biologi berlangsung, kemudian muncullah makhluk hidup sebagai berikut ;
a) Terbentuknya Makhluk Hidup Prokariotik
Prokariotik ini merupakan bentuk kehidupan pertama yang paling sederhana, prokariotik dianggap paling primitif, karena selnya hanya memiliki member sel, DNA, RNA hasil transkipsi, dan molekul-molekul organik berada dalam sitoplasme tanpa membatasi membrane.
b) Terbentuknya organ ismrfoto autrotop
Yaitu suatu bakteri pertama yang mampu membuat molekul organik dan air.
c) Bangkitnya organisme eukariotik
Hal yang sangat membedakan dengan prokariotik adalah adanya organik-organik yang memiliki membrane. Berdasarkan teori ini eunkariotik berkembang setelah fotosintesis muncul dan oksigen melimpah diatmosfer. Makhluk yang hidup eunkariotik seperti rumput laut
a. Fenomina penciptaan flora dan fauna menurut Sains
Semua makhluk hidup ada karena diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Pencipta. Kehidupan beserta berjuta-juta bentuknyatidaklah mungkin muncul secara kebetulan. Pertama kali diciptakan, makhluk hidup telah memiliki organ tubuh yang lengkap, sempurna sama seperti yang dimilikinya sekarang. Ini buktinya secara jelas Dan nyata,yang mana makhluk hidup paling sederhana sekali pun telah memiliki struktur dan sistem yang mustahil tercipta sebagai akibat dari faktor kebetulan dan kondisi alam. Selain melalui penciptaan tidak ada yang paling meyakinkan tentang asal muasal makhluk hidup, karena seluruh makhluk hidup ini telah muncul di muka bumi dalam wujud sempurna tanpa sedikitpun cacat da vn memiliki kecerdasan sendiri. menurut Harun Yahya dalam video tentang keajaiban penciptaan bumi bahwa hewan dan tumbuhan itu merupakan dua ciptaan ini saling melengkapi satu sama lain, dan karena kerja samanya lah yang membuat atmosfer kita bisa dihuni, karena kesimbangan yang mereka ciptakan, yaitu binatang yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan cara bertahan hidup menghirup oksegen dan melepaskan karbondioksida yang ada dalam tubuh mereka, sedangkan tumbuhan melakukan hal sebaliknya, yaitu menghirup karbondioksida dan mengeluarkan oksigen. Jika saja keduanya diciptakan dengan menghirup karbondioksida dan mengeluarkan oksegen maka bumi akan mudah terjadi kebakaran, sedangkan jika keduanya diciptakan menghirup oksegen dan mengeluarkan karbondioksida maka akan banyak yang mati karena oksegen yang terbatas.

DAFTAR PUSTAKA
Syekh Thanthawi Jauhari, Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Moderen, (Surabaya: Al-Ikhlas, 1984)
Imron Rossidy, Fenomena Flora dan Fauna Dalam Persepektif Al-Qur’an, (Malang, UIN-Malang Press, 2008)
Afzalur Rahman, AL-qur’an sumber ilmu pengetahuan, (Jakarta, PT Asdi Mahasatya, 2000)
http://suka-cita-dan-cerita-kita.blogspot.co.id/2015/04/penciptaan-hewan-dan-tumbuhan-.html

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *