ILMU TEKNIK

PENGATURAN PWM (Pulse Width Modulation) dengan PLC

PENGATURAN PWM  (Pulse Width Modulation)  dengan PLC Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teknik Otomasi Dosen Pengampu : Eka Maulana, S.T., M.T., M.Eng. OLEH: Rudito Prayogo 105060300111021 [email protected] KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG DESEMBER 2012 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan tugas ini …

Read More »

MAKALAH PENGANTAR TENIK INDUSTRI 1

MAKALAH PENGANTAR TENIK INDUSTRI 1 Nama : FUAD FEBRIANTO NPM : 201544500358 Kelas : S1E PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK, MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI 2015 PENGANTAR Puji syukur kami penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI” . Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas …

Read More »

MAKALAH PENGANTAR TENIK INDUSTRI

MAKALAH PENGANTAR TENIK INDUSTRI Nama : FUAD FEBRIANTO NPM : 201544500358 Kelas : S1E PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK, MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI 2015 PENGANTAR Puji syukur kami penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI” . Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas yang …

Read More »

LAPORAN TUGAS Teknologi Pengolahan Air Limbah

LAPORAN TUGAS Teknologi Pengolahan Air Limbah BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Meningkatnya aktivitas perkotaan seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat dan tingginya laju pertumbuhan penduduk akan semakin terasa dampaknya terhadap lingkungan. Penurunan kualitas lingkungan secara terus-menerus menyudutkan masyarakat pada permasalahan degradasi lingkungan. Kualitas pembuangan air limbah, pengolahan sampah, keterbatasan lahan untuk ruang terbuka hijau dan kesadaran masyarakat atas perubahan iklim menjadi …

Read More »

Mekanika Rekayasa 1 : BALOK GERBER

8. BALOK GERBER 8.1. PENDAHULUAN Balok Gerber adalah balok yang ditumpu oleh banyak tumpuan tetapi masih bersifat statis tertentu. Gb. Balok Menerus di atas Banyak Tumpuan (Statis Tak Tentu) Reaksi yang timbul ada 5 buah (5 unknown), sedangkan persamaan statika ada 3 yaitu : Σ V = 0 Σ H = 0 Σ M = 0 Syarat-syarat didalam struktur statis …

Read More »

Mekanika Rekayasa 1 : GAYA DAN MOMEN INTERNAL (DALAM) BALOK SEDERHANA

7. GAYA DAN MOMEN INTERNAL (DALAM) BALOK SEDERHANA 7.1. PENDAHULUAN Gaya dan momen internal timbul didalam struktur sebagai akibat adanya sistem gaya/momen eksternal yang bekerja pada struktur dan berlaku bersama-sama sebagai sesuatu yang mempertahankan kesetimbangan partikel atau elemen dari suatu struktur. Struktur secara keseluruhan maupun pada setiap bagian (elemen) struktur harus memenuhi kondisi kesetimbangan statis (static equilibrium). Sistem gaya-gaya eksternal membentuk …

Read More »

Mekanika Rekayasa 1 : BEBAN

4. BEBAN 4.1. PENGERTIAN Beban adalah gaya yang didukung oleh suatu bangunan. 4.2. JENIS BEBAN (Jenis kondisi pembebanan, Schodek) Gaya statis adalah gaya yang bekerja secara perlahan-lahan pada struktur dan bersifat steady-state. Deformasi resultan pada struktur yang diasosiasikan dengan gaya-gaya ini juga secara perlahan-lahan timbul dan juga mempunyai karakter steady-state. Deformasi ini akan mencapai puncaknya apabila gaya statis telah maksimum. …

Read More »

Mekanika Rekayasa 1 : KESETIMBANGAN BENDA TEGAR

3. KESETIMBANGAN BENDA TEGAR Apabila pada suatu benda tegar bekerja suatu sistem gaya yang tidak kongkuren, maka akan terjadi translasi dan rotasi. Agar benda tercapai kesetimbangan maka kedua perpindahan tersebut (translasi dan rotasi) harus tidak ada. Untuk mencegah translasi maka resultan sistem gaya harus sama dengan nol, sedangkan untuk mencegah rotasi maka jumlah momen yang diakibatkan oleh semua gaya sama …

Read More »

Mekanika Rekayasa 1 : MENYUSUN GAYA

2. MENYUSUN GAYA 2.1. PENDAHULUAN Salah satu yang terpenting dalam mempelajari perilaku struktur ialah pengetahuan mengenai hasil interaksi beberapa buah gaya yang bekerja pada suatu benda. Gaya-gaya ini apabila digabungkan (atau diganti dengan sebuah gaya saja) akan mempunyai pengaruh yang sama terhadap benda (tidak mengubah efek yang ditimbulkan pada benda dimana gaya-gaya tersebut bekerja). Sebuah gaya ini disebut (dinamakan) resultan …

Read More »

Mekanika Rekayasa 1 : DASAR-DASAR

1. DASAR-DASAR 1.1. PENDAHULUAN Mekanika adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan kondisi diam atau gerak suatu benda dibawah pengaruh gaya. Dasar dari mekanika adalah kesetimbangan, yaitu kondisi yang ada pada benda apabila suatu sistem gaya bekerja. Statika adalah bagian dari mekanika yang berkaitan dengan hubungan antara gaya-gaya yang bekerja pada benda dalam keadaan setimbang atau diam. Didalam …

Read More »