ILMU PSIKOLOGI

Periode Empty-Nest

Menjadi orang tua membawa berbagai perasaan yang campur aduk baik pada perempuan maupun laki-laki. Bersamaan dengan kegembiraan, individu mungkin merasa cemas tentang tanggung jawab merawat anak dan komitmen waktu serta tenaga yang membuntutinya (Papalia, Olds, & Feldman, 2009). Namun seiring berjalannya waktu, menjadi orang tua juga berarti adanya proses untuk melepaskan. Menurut Marks, et. al. (dalam Papalia, Olds, & Feldman, …

Read More »

Kesepian (Loneliness)

Definisi Kesepian (Loneliness) Bruno (2000) mendefinisikan kesepian sebagai suatu keadaan mental dan emosional yang terutama dicirikan oleh adanya perasaan-perasaan terasing dan kurangnya hubungan yang bermakna dengan orang lain. Sedangkan menurut Spitzburg & Hurt (dalam Setyowanti, 2009) kesepian ialah suatu perasaan yang tidak menyenangkan yaitu kurang berhasrat untuk berhubungan dengan orang lain yang muncul sebagai akibat dari ketidakpuasan yang dirasakan terhadap kualitas …

Read More »

Psikologi: Reaksi Terhadap Konflik

Psikologi: Reaksi Terhadap Konflik Dalam kehidupan keseharian kita tidak pernah luput dari konflik, baik yang bersifat internal maupun interpersonal. Bagaimana kita menyiasati konflik yang kita hadapi sangat bergantung pada tipe kepribadian dan kadar motivasi kita mencari solusi sehat sehingga penyelesaian konflik pun akan membuat perasaan nyaman dan bahagia. Konflik internal terjadi dalam diri pribadi. Adakalanya kita ingin meraih dua kebutuhan …

Read More »

MOTIVASI DIRI ANAK REMAJA

Goleman (1997) mengatakan, koordinasi suasana hati inti dari hubungan sosial yang baik. Seorang yang pandai menyesuaikan diri atau dapat berempati, ia memiliki tingkat emosionalitas yang baik. Kecerdasan emosional lebih untuk memotivasi diri, ketahanan dalam menghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan, serta mengatur keadaan jiwa. Lima wilayah kecerdasan emosional sebagai pedoman setiap individu, untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan sehari-hari. Yakni …

Read More »

Memahami Perilaku Anak Remaja

Masa remaja dapat dikatakan sebagai masa yang ‘tanggung’. Maksudnya, anak tersebut adalah bukan lagi anak yang masih kecil, tetapi juga bukan orang yang sudah dewasa. Oleh karena itu, adalah wajar apabila sesekali anak remaja melakukan suatu tindakan yang kekanak-kanakan. Hal yang paling penting orangtua lakukan untuk mendukung anak tumbuh menjadi orang dewasa adalah bersikap bijaksana. Yaitu, tidak menghina atau melecehkan …

Read More »

Latar Belakang Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja

Perilaku seksual ialah perilaku yang melibatkan sentuhan secara fisik anggota badan antara pria dan wanita yang telah mencapai pada tahap hubungan intim, yang biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri. Sedangkan perilaku seks pranikah merupakan perilaku seks yang dilakukan tanpa melalui proses pernikahan yang resmi menurut hukum maupun menurut agama dan kepercayaan masing-masing individu. Perilaku seks pranikah ini memang kasat mata, …

Read More »

Kenakalan Remaja

Kenakalan Remaja Kenakalan remaja dalam studi masalah sosial dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang.  Dalam perspektif perilaku menyimpang masalah sosial terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun dari nilai dan norma social yang berlaku. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial. Penggunaan konsep perilaku menyimpang secara tersirat mengandung makna bahwa ada …

Read More »

SEM (Structural Equation Modeling)

SEM (Structural Equation Modeling) Menurut Allison (2003), SEM (Structural Equation Modeling) merupakan teknik hibrida yang meliputi aspek-aspek penegasan dari analisis faktor, analisi jalur dan regresi yang dapat dianggap sebagai kasus khusus dalam SEM. SEM merupakan generasi kedua teknik analisis multivariate yang memungkinkan peneliti untuk menguji hubungan antar variabel yang kompleks baik recursive maupun non-recursive untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai model …

Read More »

Hubungan Motivasi dan Kepuasaan Kerja Terhadap Kinerja

Hubungan Motivasi dan Kepuasaan Kerja Terhadap Kinerja Secara konseptual baik motivasi dan kepuasaan kerja memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja. Hal ini sesuai dengan pendapat (Rivai, 2004). Motivasi yang tepat dan baik dapat meningkatakan dan menumbuhkan semangat kerja karyawan dan kepuasaan kerja karyawan, dan akan menambah semangat kerja karyawan dalam bekerja karena dengan adanya gaji atau upah yang …

Read More »

Kinerja

Pengertian Kinerja Kinerja mengacu pada prestasi karyawan yang diukur berdasarkan standar atau kriteria yang ditetapkan perusahan.  Pengertian kinerja atau prestasi kerja diberi batasan sebagai kesuksesan seseorang di dalam melaksanakan suatu pekerjaan (As’ad 2003). Lebih tegas lagi Lawler and Poter menyatakan bahwa kinerja adalah “succesfull role achievement” yang diperoleh seseorang dari perbuatan-perbuatannya. Robbins (2003), mengatakan Dari batasan tersebut menyimpulkan bahwa kinerja  …

Read More »