ILMU KIMIA

Pengertian/Definisi Kimia Organik

Kimia organik adalah percabangan  studi ilmiah dari ilmu kimia mengenai struktur, sifat, komposisi,reaksi, dan sintesis senyawa organik. Senyawa organik dibangun terutama oleh karbon dan hidrogen, dan dapat mengandung unsur-unsur lain seperti nitrogen, oksigen, fosfor, halogen dan belerang. Definisi asli dari kimia organik ini berasal dari kesalah pahaman bahwa senyawa organik pasti berasal dari organism hidup, namun telah dibuktikan bahwa ada …

Read More »

PENETAPAN KEMURNIAN DAN IDENTITAS

Titik lebur adalah titik pada saat kristal berubah ke fase cair, titik lebur kristal padat sama dengan titik beku dari zat cair, perbedaannya dengan titik didih lain adalah titik didih kebanyakan zat padatnya tidak berubah dengan adanya tekanan dari luar.Titik didih suatu cairan adalah suhu pada saat tekanan uap jenuh cairan itu sama dengan tekanan luar. Apabila tekanan dalam sama …

Read More »

APA ITU VITAMIN C

Vitamin C bersifat asam, protein yang terlepas pada gugus hidroksi pada atom C nomor 3 dapat disubstutusikan oleh logam, misalnya Na, sehingga kita peroleh natrium askorbat, sifat kimianya yang lain adalah bersifat reduktor, vitamin C mudah sekali teroksidasi dehidro asam. Asam-asam askorbat mudah direduksi kembali menjadi asam askorbat. Struktur asam askorbat mirip deangan struktur monosakarida tetapi mengandung gugus aldehid dari …

Read More »

KARBOHIDRAT

Karbohidrat adalah aldehid dan keton polyhidroksi atau senyawa –senyawa yang pada hidrolisis memberikan aldehid atau keton hidroksi mono sakarida terdiri dari beberapa diantaranya sehinga membentuk asam aldonat. Disakarida terbentuk oleh dua monosakarida yaitu maltosa dan selobiosa sedangkan polisakarida terbentuk dari beberapa monosakarida yang dihubungkan dengan ikatan glikosidik. Nama karbohidrat atau hidras dari karbon adalah istilah yang diantarkan pada masa awal …

Read More »

MINYAK DAN SABUN

Minyak merupakan senyawa organik yang tidak bisa larut dalam air tetapi dapat larut dalam pelarut organik seperti kloroform, benzen, ester, dan sebagainya. Pada suhu kamar minyak berbentuk cair dan memiliki titik leleh yang rendah serta mengandung asam lemak tak jenuh (memiliki ikatan rangkap). Minyak nabati yang digunakan pada proses pembuatan margarin diubah menjadi lemak dengan cara adisinitrogen (hidrogenesi). Lemak merupakan …

Read More »

GUGUS ALDEHID DAN KETON

Aldehid adalah turunan dari alkana yang satu gugus hanya diganti gugus –COH. Keton adalah turunan dari alkana berikatan paling sedikit 1 atom H. Ikatan polar pada gugus karbonil yang menyebabkan kelautan dalam air yang tinggi bagi beberapa alhedid dan keton tingkat rendah. Ikatan polar pada aldehid dan koton dapat bereaksi satu sama lain, sehingga titik didihnya lebih tinggi dari pada …

Read More »

PROTEIN

Protein termasuk dalam kelompok senyawa yang terpenting dalam organisme, protein adalah poliamida dan hidrolisis protein menghasilkan asam-asam amino. Molekul protein mengandung unsur C,H,O dan unsur khusus N yang tidak terdapat pada karbohidrat dan lemak. Jika protein mengalami hidrolisis total maka akan menghasilkan sejumlah besar asam amino yang sangat bergantung pada cara menghidrolisisnya. Cara menghidrolisis protein adalah dengan cara hidrolisis asam …

Read More »

KAFEIN DARI TEH

Tanaman teh masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1604, berupa biji teh dari Jepang yang dibawa oleh orang Jerman bernama Andrean Cleyer dan ditanam sebagai tanaman hias di Jakarta. Pada tahun 1694 seorang pendeta bernama F.Valentijn mengatakan bahwa telah melihat perdu the muda yang berasal dari Cina, tumbuhan di taman istana gubernur Jendral Camphys di Jakarta. Cafein merupakan turunan …

Read More »

ETIL ASETAT (ESTERIFIKASI)

Etil karboksilat sederhana adalah seyawa netral, tidak dapat membentuk ikatan hidrogen meskipun molekulnya polar. Senyawa ini kurang dapat larut dalam air dan titik didihnya lebih rendah dibandingkan dengan asam karboksilat. Ester dapat berikatan Hodrogen dengan air, ester merupakan turunan asam karboksilat dengan pergantian hidrogen dari gugus hidroksilnya. Esterifikasi asam asetat dengan alkohol merupakan reversibel untuk membuat reaksi kebalikannya seperti hidrolisis …

Read More »

FENOL (FENIL ALCOHOL)

Fenol (fenil alcohol) merupakan zat padat yang tidak berwarna yang mudah meleleh dan terlarut baik didalam air. Dalam mencoba keasaman reaksi dalam zat-zat kimia seperti asam asetat, dan lain-lain banyak digunakan indicator, indicator seperti kertas lakmus. Fenol yang diketahui fungsinya sebagai zat desinfektan yang umum dipakai orang. Berbeda dengan alcohol alifatik, fenol sebagai alcohol aromatic mempunyai sifat yang berbeda. Dalam …

Read More »