ILMU KIMIA

Peran Nitrogen pada Tanaman Padi Sawah

Nitrogen merupakan unsur yang esensial yang memberikan pengaruh yang paling nyata dan cepat terhadap pertumbuhan tanaman (Soepardi, 1983). Sumber nitrogen bagi tanaman padi berasal dari amonium dan nitrat yang terdapat pada tanah yang tergenang, mineralisasi bahan organik, fiksasi nitrogen oleh alga, bakteri serta dari pupuk. Padi yang dipupuk memperoleh 0 persen sampai dengan 80 persen nitrogen dari tanah, sedangkan yang …

Read More »

Jamur yang Dominan Menyerang Telur Ikan Mas (Cyprinus carpio L) dan Pengobatannya

Jamur yang Dominan Menyerang Telur Ikan Mas (Cyprinus carpio L) dan Pengobatannya Kebutuhan masyarakat akan protein hewani akhir-akhir ini semakin meningkat. Hal ini disebabkan antara lain meningkatnya jumlah penduduk dan pola penyediaan menu makanan ikan yang semakin meningkat dan lebih baik. Protein hewani dapat diperoleh dari daging, susu, telur dan ikan. Ikan yang merupakan salah satu sumber protein hewani yang …

Read More »

Parameter Kualitas Air

Parameter Fisika a. Suhu             Suhu merupakansalah satu faktor yang sangat penting dalam mengatur proses kehidupan dan penyebab organisme di suatu perairan. Suhu yang baik bagi kehidupan organisme air di daerah tropis berkisar antara 20-30 0C (Nyabakken, 1992).Suhu suatu perairan dipengaruhi oleh komposisi substrat, kekeruhan, air hujan, luas permukaan yang langsung mendapat sinar matahari (Perkins, 1974). Kecerahan Kecerahan adalah jarak …

Read More »

Pengertian Saprobitas

Saprobitas perairan adalah keadaan kualitas air yang diakibatkan adanya penambahan bahan organik dalam suatu perairan yang biasanya indikatornya adalah jumlah dan susunan spesies dari organisme di dalam perairan tersebut. Lebih jelasnya saprobitas perairan diidentifikasi melalui analisa TROSAP. Analisa ini menitik beratkan kepada evaluasi parameter penyubur (TropicIndicator) dan parameter pencemar (Saprobic Indeks). Analisa trosap yang menggunakan dasar evaluasi parameter penyubur (Tropic …

Read More »

Hama Penyaing Dalam Tambak

Pengertian Hama Hama didefinisikan sebagai organisme yang dapat menyerang, mengganggu bahkan memangsa organisme budidaya, sehingga dapat menimbulkan kerugian (Sachlan, 1982). Menurut Fahmi (2000), hama yang ditemukan di tambak dapat digolongkan menjadi tiga berdasarkan kerugian yang ditimbulkannya, yaitu:hama pemangsa, hamapengganggu, dan hama penyaing.Hama penyaing merupakan biota air yang ikut hidup di dalam tambak dan ikut memperebutkan makanan, sehingga terjadi persaingan, seperti …

Read More »

Konsentrasi Suatu Larutan

Konsentrasi larutan menyatakan secarakuantitatif komposisi zat terlarut dan pelarut di dalam larutan. Konsentrasi umumnya dinyatakan dalam perbandingan jumlah larutan, atau dalam pebandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah pelarut. Konsentrasi dari suatu larutan dapat dinyatakan dengan bermacam-macam cara, yaitu dengan persen berat, persen volume, bagian berat zat terlarut tiap seberat tertentu pelarut, molaritas, normalitas, molalitas, dan fraksi mol. Konsentrasi atas dasar …

Read More »

Senyawa Kimia Dan Ikatan Kovalen

Senyawa merupakan suatu zat yang dibentuk oleh dua atau lebih unsure dengan perbandingan tetap yang menetukanan susunannya. Contoh air merupakan senyawa yang mengandung hydrogen dan oksigen dengan perbandingan dua tahap. Tahap pertama dibentuk dan diuraikan oleh reaksi kimia (Alkins, 1998). Senyawa adalah campuran dua atau lebih unsur yang dapat dipisahkan secara kimia. ikatan kimia terbagi 3 yaitu, iktan ionik, ikatan …

Read More »

Makalah Reaksi Kimia

Reaksi kimia adalah suatu proses alam yang selalu menghasilkan antar perubahan senyawa kimia. Reaksi kimia biasanya dikarakteristikkan dengan perubahan kimiawi dan akan menghasilkan suatu atau lebih produk yang biasanya memiliki ciri-ciri yang berbeda dari reaktan. Reaksi kimia bergerak menuju keseimbangan dinamis, dimana terdapat reaktan dan produk tetapi keduanya tidak lagi mempunyai kecenderungan untuk berubah. Reaksi terbentuk karena terbentuk gas, endapan, …

Read More »

PENGERTIAN / DIFINISI EKSTRAKSI

Ekstraksi adalah kegiatan penarikan kandungan kimia yang dapat larut sehinggga terpisah dari bahan yang tidak dapat larut dengan menggunakan pelarut cair. Senyawa aktif yang terdapat dalam berbagai simplisia dapat digolongkan kedalam golongan minyak atsiri, alkaloida, falvonoida dan lain-lain. Dengan diketahuinya senyawa aktif yang dikandung simplisia akan mempermudah pemilihan pelarut dan cara ekstraksi yang tepat (Ditjen POM, 2000). Ekstrak adalah sediaan …

Read More »

Bahan Tambahan Pangan (BTP)

I. PENDAHULUAN Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan atau campuran bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan, antara lain bahan pewarna, pengawet, penyedap rasa, anti gumpal, pemucat, dan pengental. Didalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.722/Menkes/Per/IX/88 dijelaskan bahwa Bahan Tambahan Makanan yang selanjutnya disebut Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai makanan …

Read More »