ILMU KIMIA

DISTILASI NORMAL

Distilasi normal adalah proses pemisahan/ pemurnian cairan dari senyawa dari menjadi unsur-unsur dimana perbedaan titik didih antara yang satu dengan yang lainnya harus cukup besar. Jika kecil, maka tidak dapat ipisahkan dengan metode distilasi.Dengan adanya perbedaan ini, maka zat cair yang titik didihnya rendah akan menguap terlebih dahulu. Uap yang didapatkan akan didinginkan sehingga kondensasi dapat ditampung. Jadi distilasi normal …

Read More »

EFEK TOKSIK DARI AKTIFITAS MANUSIA (merkuri, timbal, arsen)

1. MerkuriSumber merkuri yang disebabkan oleh aktivitas manusia yang berpotensi mencemari udara dan air dapat berasal dari:• Industri khlor-alkali• Produksi energy• Pemprosesan gas dan petroleum• Penambangan emas• Penambangan dan penghasil metal• Pembuangan limbah dengan pembakaran• Sektor dental• Air kotoran Produk-produk yang menggunakan merkuri biasanya adalah:• Baterai• Kosmetik• Dental Amalgam• Peralatan elekronik dan lampu• Cat• Pestisida• Pharmacheutical• Thermometer• Peralatan-peralatan kendaraan bermotor …

Read More »

TOKSIKOLOGI BAHAN KIMIA

Disampaikan oleh : Sofia, M.Sc (DALAM KULIAH TOKSIKOLOGI DIKAMPUS KELAUTAN UNSYIAH) BAGIAN KIMIA KEDOKTERAN, FAKULTAS KEDOKTERAN UNSYIAH Toksikologi mencakup tentang hakikat dan mekanisme juga membahas penilaian kuantitatif tentang berat dan kekerapan efek toksik berbagai bahan terhadap makhluk hidup dan sistem biologi lainnya. Absorpsi, Distribusi, dan Ekskresi ToksikanSuatu toksikan akan memberikan efek lokal di tempat kontak disamping itu juga menyebabkan kerusakan …

Read More »

Faktor Fisika Kimia Perairan Yang Berpengaruh Terhadap Fitoplankton

a. SalinitasSalinitas atau kadar garam atau kegaraman ialah jumlah berat semua garam (dalam gram) yang terlarut dalam satu liter air, biasanya dinyatakan dengan satuan ‰ (gram/liter). Perairan estuari atau daerah sekitar kuala dapat mempunyai struktur salinitas yang komplek, karena selain merupakan pertemuan antara air tawar yang relatif ringan dan air laut yang lebih berat, juga pengadukan air sangat menentukan (Nontji, …

Read More »

Sistem Karbonat Dilaut

Karbonat merupakan bentuk senyawa karbon yang terikat dalam perairan air laut dan berfungsi sebagai penyanggah perairan laut agar tetap basa sehingga proses kalsifikasi dalam pertumbuhan terumbu karang tetap berlangsung. Ketika CO2 terlarut, dia akan bereaksi dengan air membentuk suatu kesetimbangan jenis ionik dan non-ionik yaitu: karbon dioksida yang terlarut bebas (CO2 (aq)), asam karbonat (H2CO3), bikarbonat (HCO3-), dan karbonat (CO32-). …

Read More »

Alat HPLC (High Performance Liquid Chromatography) Sebagai Alat Modern Dalam Kromatografi

Suatu alat dan metode yang menggunakan hubungan HPLC –CL telah dikembangkan untuk penentuan N, N dimethylaniline dan phenol dalam air yang telah tercemar oleh limbah berdasarkan pada kekuatan chemiluminescense, kalsium sianida pada medium yang bersifat alkali. Sebuah alat yang telah digunakan untuk penetapan N, N Dymethulaniline adalah dengan sebuah alat penemuan ultraviolet, (HPLC/UVD). Ditemukan melalui sebuah pengujian kadar logam spektrophometer …

Read More »

Sejarah Penemuan dan Perkembangan Alat Kromatografi

Alat Kromatografi adalah suatu alat umum yang digunakan untuk bermacam-macam teknik pemisahan yang didasarkan atas partisi sampel diantara suatu fasa gerak yang bisa berupa gas ataupun cair dan fasa diam yang juga bisa berupa cairan ataupun suatu padatan. Penemu Alat Kromatografi adalah Tswett yang pada tahun 1930, mencoba memisahkan pigmen-pigmen dari daun dengan menggunakan suatu kolom yang barisi kapur (CaSO4). …

Read More »

PEMBENTUKAN HIDRAT GAS DI LINGKUNGAN LAUT

Di alam karbon organik dari detrital sisa-sisa organisme mati diubah menjadi metana dalam dua cara, biogenically (bakteri) dan thermogenically (panas). Bakteri yang hidup di sedimen laut bertahan dengan mengkonsumsi karbon organik dari biota mati disimpan dengan sedimen. aktivitas bakteri ini terjadi dalam 10 puncak meter dari dasar laut. Reaksi utama yang digunakan oleh bakteri yang berbeda adalah (1) oksidasi bakteri, …

Read More »

SIFAT GAS HIDRAT

Gas hidrat adalah kristal padat yang terdiri gas yang terperangkap dalam cincin molekul air. Tidak ada ikatan kimia antara molekul gas dan molekul air melampirkan sehingga gas afektif terkurung dalam suatu kisi es. Bahkan, nama lain untuk kelas ini adalah senyawa clathrates, yang didasarkan pada kata latin yang berarti ada banyak membentuk gas alami yang merupakan ukuran yang sesuai agar …

Read More »

Di Mana Bisa Menemukan Gas Hidrat

Gas hidrat memerlukan suhu dingin pada tekanan sedang atau suhu yang hangat tetapi pada tekanan yang lebih tinggi. Mereka stabil pada kedalaman air di bawah 500m, dimana suhu dan tekanan dari laut bergerak ke bidang stabilitas gas hidrat. Gas hidrat diketahui terjadi setidaknya hingga kedalaman 4400m dalam laut, dan secara teoritis dapat terjadi pada kedalaman lebih besar, tetapi biasanya ada …

Read More »