COELENTERATA

COELENTERATA 1. Pengertian Coelentearata berasal dari kata koilos yang berarti rongga tubuh atau selom dan enteron yang berarti usus. Coelenterata memiliki struktur yang lebih kompleks daripada porifera. Namun, ia tetap digolongkan ke dalam makhluk hidup tingkat rendah. Namanya diambil dari rongga yang berfungsi sebagai usus yakni solenteron. Jadi hewan ini tidak memiliki usus yang sebenarnya. […]

Read More

HUBUNGAN ANTARA SALINITAS DAN TEMPERATUR

HUBUNGAN ANTARA SALINITAS DAN TEMPERATUR Dalam setiap penelitian oseanografi parameter-parameter yang selalu diukur ialah suhu, salinitas, kandungan O2 , dan kandungan zat hara (nutrien): fosfat, nitrat, silikat. Kita dapat menggambarkan suatu perairan berdasarkan distribusi salinitas atau suhu terhadap kedalaman. Namun distribusi suhu dan salinitas terhadap kedalaman ini tidak dapat digunakan untuk menyatakan karakteristik suatu perairan […]

Read More

ARUS LAUT

ARUS LAUT Ada 2 gaya yang berperan dalam arus yaitu: gaya-gaya primer dan gaya-gaya sekunder. Gaya primer berperan dalam menggerakkan arus dan menentukan kecepatannya, gaya primer ini antara lain adalah: stress angin, ekspansi termal dan kontraksi dari air, serta perbedaan densitas di antara lapisan-lapisan air. Gaya sekunder mempengaruhi arah gerakan dan kondisi aliran arus. Yang […]

Read More

PEMBENTUKAN BATUAN SEDIMEN

BAB I PENDAHULUAN Batuan Sedimen adalah batuan yang paling banyak tersingkap di permukaan bumi, kurang lebih 75 % dari luas permukaan bumi, sedangkan batuan beku dan metamorf hanya tersingkap sekitar 25 % dari luas permukaan bumi. Oleh karena itu, batuan sediment mempunyai arti yang sangat penting, karena sebagian besar aktivitas manusia terdapat di permukaan bumi. […]

Read More

BAHAN ORGANIK DILAUT

BAHAN ORGANIK DILAUT A. Latar Belakang Indonesia telah dikenal luas sebagai negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah lautan dan mempunyai garis pantai terpanjang no. 2 di dunia yaitu ± 80.791,42 Km. Didalam lautan terdapat bermacam-macam mahluk hidup baik berupa tumbuhan air maupun hewan air. Air adalah suatu zat pelarut yang bersifat sangat berdayaguna, yang mampu […]

Read More

Makalah Oseanografi Kimiawi Chemical Spefication In Marene Environment ( Spesipikasi Kimia Lingkungan Laut )

Pendahuluan Oseanografi adalah bagian dari ilmu kebumian atau earth sciences yang mempelajari laut,samudra beserta isi dan apa yang berada di dalamnya hingga ke kerak samuderanya. Secara umum, oseanografi dapat dikelompokkan ke dalam 4 (empat) bidang ilmu utama yaitu: geologi oseanografi yang mempelajari lantai samudera atau litosfer di bawah laut; fisika oseanografi yang mempelajari masalah-masalah fisis […]

Read More

Struktur komunitas fitoplankton di perairan Danau Laut Tawar Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh

Struktur komunitas fitoplankton di perairan Danau Laut Tawar Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh Structure community of phytoplankton in Lake Laut Tawar, Aceh Tengah, Aceh Province Nurfadillah1, Ario Damar2, Enan M. Adiwilaga2 1Jurusan Budidaya Perairan, Koordinatorat Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala, Banda aceh 23111; 2Jurusan Manajemen Sumberdaya Perikanan, FPIK Institut Pertanian Bogor, Bogor; *Email korespondensi: […]

Read More

PERMASALAHAN KESEHATAN DAN PENGAMANAN LINTAS BATAS PERAIRAN RIAU

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH RIAU DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN PERMASALAHAN KESEHATAN DAN PENGAMANAN LINTAS BATAS PERAIRAN RIAU Oleh DIREKTUR KEPOLISIAN PERAIRAN POLDA RIAU (KOMBES POL Drs. ZAINAL A. PALIWANG, SH, M.Hum) I. LATAR BELAKANG Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki ± 17.499 pulau dengan luas daratan ± 2,01 juta km², luas perairan ± 5,8 juta […]

Read More

FAKTOR PEMBATAS EKOSISTEM PERAIRAN

FAKTOR PEMBATAS EKOSISTEM PERAIRAN Pengertian Faktor Pembatas Faktor pembatas adalah suatu yang dapat menurunkan tingkat jumlah dan perkembangan suatu ekosistem. faktor lingkungan menjadi faktor pembatas, baik itu abiotik maupun biotik. Abiotik diantaranya adalah suhu, kecepatan, arus dan pH. Pengertian tentang faktor lingkungan sebagai faktor pembatas kemudian dikenal sebagai Hukum faktor pembatas, yang dikemukakan oleh F.F […]

Read More

Makalah Limnologi “Kelimpahan Plankton Di Ekosistem Perairan Teluk Gilimanuk, Taman Nasional, Bali Barat (Hikmah Thoha)”

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Kawasan pesisir merupakan daerah pencampuran antara rezim darat dan laut, serta membentuk suatu keseimbangan yang dinamis dari masing-masing komponen. Interaksi antara hutan mangrove, padang lamun dan terumbu karang dengan lingkungannya di perairan pesisir mampu menciptakan kondisi lingkungan yang sangat cocok bagi berlangsungnya proses biologi dari berbagai macam jenis organisme akuatik. […]

Read More