VISUALISASI JALUR PENERBANGAN SRIWIJAYA AIR

SKRIPSI

OLEH :

TOMES SUDARTO
NPM. 0660.100.430

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
2011
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang akhir-akhir ini sebagai tuntutan globalisasi mengharuskan seseorang untuk selalu mendapat informasi mutakhir, baik melalui media elekronik, media massa, dan internet. Masyarkat sebagia subjek dan objek dari teknologi harus bisa mengikuti segala bentuk kemajuan tersebut. Berbagai bidang tak lepas dari sentuhan teknologi termasuk juga bidang industri penerbangan yang berperan penting dalam masyarakat. Penyelenggaraan transportasi udara melibatkan berbagai entitas; Pemerintah, aviation industries, Perguruan Tinggi, lembaga lembaga penelitian dan pengkajian teknologi, serta lembaga-lembaga keuangan. Sangat diharapkan peran serta seluruh entitas terkait dalam mewujudkan transportasi udara yang efisien, terjangkau, aman dan memberikan nilai tambah.
Sebagai masyarakat pengguna jasa maskapai penerbangan, informasi jadwal dan harga tiket pesawat merupakan hal yang dominan di dalam menentukan jasa maskapai yang hendak digunakan untuk rute penerbangan yang diinginkan. Alat bantu teknologi yang berkaitan dengan penerbangan sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran yang lebih baik dan mudah. Misalnya saja alat pembelajaran untuk jalur-jalur penerbangan. Tak bisa dipungkiri bahwa masyarakat dituntut mengerti gambaran umum mengenai jalur-jalur penerbagan. Alat bantu peraga visualisasi jalur penerbangan dapat dibangun dengan memanfaatkan teknologi informasi dan perangkat lunak berbasis multimedia. Dengan teknologi informasi dan aplikasi berbasis multimedia, visualisasi dapat ditampilkan dengan menggunakan animasi teks, gambar, dan suara untuk mempermudah pemahaman tentang jalur-jalur penerbangan sriwijaya air. Karna secara umum manusia lebih mudah paham dan mengerti melalui visualisasi animasi gambar, teks, dan suara dari pada hanya sekedar melalui tulisan yang bersifat statis.
Perkembangan teknologi juga membuat berbagai maskapai penerbangan menyediakan jasa informasi online melalui situs web. Namun, dengan semakin tingginya mobilitas pengguna dan semakin sibuknya aktivitas sehari-hari, penggunaan aplikasi bergerak di dalam menyediakan informasi terkait jadwal penerbangan dan harga tiket, termasuk fasilitas pemesanan dan penyediaan bukti pembelian tiket (sebagai pengganti tiket tercetak – boarding pass) menjadi terobosan baru di dalam memberikan kemudahan kepada pengguna jasa penerbangan. Kemudahan penggunaan dan pemahaman menjadi faktor utama mengingat penggunaan alat bantu peraga atau visualisasi ini digunakan oleh masyarakat umum. Animasi ditujukan untuk memperjelas visualisasi mengenai bagian yang divisualisasikan.
Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis tertarik untuk mengangkat judul: ’’Visualisasi Jalur Penerbangan Sriwijaya Air”

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan dalam penyusunan skripsi ini adalah: “Bagaimana Visualisasi Jalur Penerbangan Sriwijaya Air”

1.3 Batasan Masalah
Agar masalah yang diteliti dapat mencapai tujuan serta tidak terjadi penyimpangan dalam masalah yang harus dibahas maka penulis membatasi masalah sebagai berikut :
a. Visualisasi ini dibuat hanya untuk jalur penerbangan sriwijaya domestik.
b. Visualisasi ini hanya dapat digunakan bagi penguna jasa penerbangan sriwijaya sebagai fasilitas informasi jalur penerbangan,serta perkiraan harga tiket.
c. Harga tiket hanya untuk orang dewasa

1.4 Tujuan
Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini mempermudah penguna jasa penerbangan dalam memahami dan mempelajari mengenai jalur-jalur penerbangan serta dapat memberikan kemudahan dalam mengakses informasi seputar penerbangan sriwijaya air.

1.5 Manfaat
Manfaat dari penelitian tentang Visualisasi jalur penerbangan sriwijaya air dengan menggunakan macromedia director adalah :
a. Bagi peneliti menambah serta memperdalam pengetahuan seputar Jalur penerbangan dan juga meningkatkan kemampuan dalam pemrograman macromedia dalam pembuatan suatu visualisasi.
b. Bagi pihak lain dapat digunakan sebagai bahan pengetahuan informasi bagi yang membutuhkan pengetahuan tentang jalur penerbangan serta dapat mengakses dengan mudah informasi seputar penerbangan sriwijaya.

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Visualisasi
Visualisasi adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram, atau animasi untuk penampilan suatu informasi. Secara umum, visualisasi dalam bentuk gambar yang baik bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal dari awal peradaban manusia. (wikipedia, Ensiklopedia).
Secara umum pengertian visualisasi adalah penjelasan dengan menggunakan gambar. Komputer sebagai media alternatif mampu menyajikan data atau informasi dalam bentuk suara, tampilan gambar, teks, animasi dan visual dalam suatu program aplikasi. Untuk itu komputer dapat digunakan sebagai alat untuk memvisualisasikan suatu sistem telah ada, sehingga dari aplikasi itu dapat dihasilkan suatu tampilan yang menarik dan berinteraksi dengan pemakainya. Kecanggihan aplikasi ini dapat dengan cepat menarik perhatian dan rasa ingin tahu seseorang dapat di manfaatkan untuk hal-hal yang sesuai kepentingan. Pengunaan gambar dan teks untuk menyampaikan informasi kepada pengguna sering disebut informasi multimedia.

2.2 Pengertian Penerbangan
Proses, cara, perbuatan menerbangkan; perjalanan dengan pesawat terbang; lalu lintas dengan pesawat terbang; segala sesuatu yang bertalian dengan lalu lintas udara: keberangkatan kapal dapat dilihat pada jadwal, perihal terbang dengan pesawat terbang: yang dialaminya cukup menyenangkan (http://pusatbahasa.Diknas.go.id/ kbbi/ index.php)
2.3 Sriwijaya Air
Sriwijaya Air adalah sebuah maskapai penerbangan di Indonesia. Sriwijaya Air didirikan dengan tujuan untuk menyatukan seluruh kawasan Nusantara seperti keinginan raja kerajaan Sriwijaya dahulu. Oleh keluarga Lie (Hendry, Chandra, Andi dan Fandi) keinginan tersebut diwujudkan melalui pengembangan transportasi udara. Pada mulanya Sriwijaya Air mengoperasikan 13 buah Boeing 737-200. Sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pemenuhan pelayanan publik yang lebih baik, Sriwijaya Air menambah dan memperluas jangkauan penerbangannya dari Barat ke Timur dan menambah 10 pesawat dengan seri yang lebih baru boeing 737-400 dan 737-700. Pada tanggal 18 Desember 2008, Sriwijaya Air telah mengembangkan sayapnya dengan membuka rute internasional ke Singapura. Kode penerbangan Sriwijaya Air yang diberikan oleh IATA adalah SJ dan kode ICAO: SJY, serta tanda panggil (callsign) “Sriwijaya”.

2.4 Macromedia Director
Macromedia director merupakan perangkat lunak yang diciptakan oleh produsen Macromedia Corporation. Perangkat lunak ini diciptakan untuk memenuhi keinginan para perancang khususnya para pencipta authoring tool dimana pengguna dapat menciptakan berbagai macam keperluan model presentasi seperti info perusahaan, aplikasi pembelajaran (tutorial) dan lain sebagainaya. Seiring dengan berkembangnya dunia internet; macromedia mengembangkan director kedalam platform perancangan animasi halaman web yang lebih dikenal dengan shockwave director, (Hendi Hendratman, 2006:2)
Dalam sejarah perkembangan perangkat lunak animasi web, perangkat lunak inilah yang paling terdahulu dikenal dan sering digunakan oleh para pengguna dibanding saudara mudanya: Macromedia Flash. Salah satu kekhasan menarik yang dimiliki oleh director adalah bahwa macromedia mulai memasukan unsur 3 dimensi maupun kolaborasi yang saling menguntungkan dengan macromedia Flash MX selain itu director memilki kekayaan integrasi berbagai macam format oleh grafis maupun suara yang yang dapat disatukan kedalam jendela perancangannya. Macromedia director membahas bagaimana melakukan perancangan animasi web dengan Director. Macromedia director lebih cocok diperuntukan kepada pemula yang ingin mengetahui bagaimana Director.
Untuk menjalankan macromedia director, hardware yang dibutuhkan tidak terlalu berat, sama halnya menjalankan MS office. Sebagai perbandingan penulis pernah menggunakan macromedia director di computer.
2.4.1 Kebutuhan sistem
Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita melihat dahulu kebutuhan minimum hardware dan software untuk bisa menjalankan director pada sistem windows.
2.4.2 Persiapan
Sebelum mempraktekkan aplikasi, sebaiknya software macromedia director telah di install terlebih dahulu. Alasan menggunakan macromedia director MX 2004 (Dapat disebut juga macromedia versi 10) :
a. Mempunyai interface dan perintah yang sama seperti versi sebelumnya (versi 7,8 dan 8.5).
b. Kemampuan macromedia director MX dibandingkan dengan versi MX 2004 tidak terlalu prinsip
c. Meskipun menggunakan macromedia director versi MX 2004 atau lebih tinggi, tetap dapat dibuka / open di macromedia MX atau lebih rendah
d. Efiensi : Memori yang digunakan di macromedia director 2004 MX jauh lebih besar dibandingkan macromedia MX. Sehingga saat pembuatan dan menjalankan pekerjaan multimedia kita terasa lebih berat dan lambat.
e. Dapat berjalan baik / compatible di semua system operasi seperti windows 9x, ME, 2000, dan XP home / professional, sedangkan macromedia director versi 8.5 ke bawah akan bermasalah pada long file name cast member bila dijalankan di windows XP.
f. Compatible / cocok dipadukan dengan macromedia Flash MX. Animasi dan script (umumnya) pada macromedia Flash dapat diimport dan berjalan tanpa masalah di macromedia director.
g. Mulai macromedia director versi 8.5, di tambah kemampuan 3 dimensi dengan engine directX dan OpenGL yang biasa dipakai untuk game 3D saat ini. Untuk anda yang mempunyai VGA Card merek Nvidia kelas GeForce lebih Optimal dengan engine OpenGL. Untuk pemakai ATI kelas Radeon engine yang cocok dan optimal adalah direct.

2.4.3 Istilah user interface pada director
Tampilan kerja / user interface macromedia director menggunakan istilah seperti pada dunia perfileman atau sinetron, antara lain sbb :
a. Stage : tampilan untuk menunjukan hasil tata letak objek pada waktu (frame) tertentu. Analoginya seperti tampilan di layarTV / panggung pertunjukan
b. Score untuk mengatur urutan objek yang akan tampil agar sesuai cerita / naskah, analoginya seperti storyboard dan storyline. Di score inilah kita menentukan mana yang akan tampil belakangan.
c. Cast member : untuk menampung objek apa yang siap dan bisa ditampilkan. Analoginya seperti artis yang sedang menunggu giliran tampil dipanggung(stage). Satu artis bisa saja tampil berkali-kali di stage dalam waktu atau berbeda untuk menghemat jumlah pemain (cast member).
d. Panel property inspector untuk mengatur sifat / parameter yang ada pada objek. Setiap objek mempunyai keistimewaan sendiri. Analoginya seperti artis yang mempunyai sifat dan kemampuan yang khusus dan berbeda dengan artis lainya.
e. Sprite adalah istilah yang diberikan pada cast yang telah ditepatkan pada suatu frame score.
f. Director : pengarah cerita / sutradara
2.4.4 Director sebagai sutradara
Film yang menarik salah satunya adalah memilki karakter pemain yang berbeda-beda, ada yang baik, jahat, lucu, seram, misterius, romantic dll. Contohnya film james bond dan star trek. Sebelum acting / tampil kamera, Sutradaranya harus mengenali sifat dan kemampuan actor / pemain yang akan disertakan dalam filmnya agar sesuai dengan cerita yang diharapkan. Begitu pula dalam software CD- interaktif, sutradara dalam pembuatan proyek multimedia, macromedia directornya adalah sutradaranya. Dia dapat mengikut sertakan / import pemain-pemain yang berbeda karakter untuk proyek multimedia, seperti :
a. Photoshop adalah pemain / actor dengan kemampuan luas di image format bitmap. Dia cocok untuk membuat tampilan background, foto, dan efek grafis statis.
b. 3D audio max adalah pemain / actor yang mempunyai kemampuan menampilkan objek secara 3 dimensi sekaligus menganimasikannya.
c. Mp3 dan audio files lain : background music akan dapat membangkitkan perasaan dan emosi pendengarnya. Oleh karena itu kualitas dan jenis musik akan sangat berpengaruh pada proyek multimedia anda.
d. Kemampuannya menampilkan gambar dengan format vector sangat menghemat ruang dan menjaga kualitas gambar, sehingga gambar dapat diperbesar tanpa batas dan tidak pecah. Kemampuan lain seperti animasi, web link dan tombol, banyak dipakai para web designer. Meskipun macromedia flash dapat pula sebagai sutradara, namun dia tetap tidak dapat mengimport file director sedangkan macromedia director dapat mengimport file flash(*,swf). Dengan demikian untuk urusan multimedia interaktif, penulis memposisikan macromedia director sebagai sutradara, sesuai dengan namanya ; Director!.
e. Video (*format MPG, AVI, dan MOV). Bila anda menggunakan macromedia flash untuk mengimport file video tersebut, akan sangat terasa penurunan performa saat video dijalankan. Lagi pula harus terinstall Quiktime terlebih dahulu dikomputer anda. Untuk urusan video dengan format tersebut, macromedia director dapat menjalankanya dengan lancar tanpa masalah, meski dijalankan dikomputer sekelas Pentium 1(satu) sekalipun.
2.4.5 Antar muka director
Antar muka director didesain seperti metaphor movie, yaitu setiap proyek yang kita buat bisa dibayangkan seperti sebuah film, dengan pemain, score dan stage dan seorang director (anda sebagai sutradaranya). Metaphor director dibangun oleh banyak windows yang disebut juga sebagai panel seperti gambar.
a. Sekilas tentang tipe-tipe window
Pada director terdapat dua jenis window, yaitu dokumen window dan tool window. Dokumen window digunakan untuk membuat atau mengedit isi movie, sedangkan tool window digunakan untuk menampilkan atau mengubah property isi movie.

Gambar 2.1 Jendela menu
b. Stage
Stage (Gambar 2.1) merupakan ‘layer” tempat movie dibuat dan di mainkan, sedangkan warna yang agak abu-abu di sebut backstage area. Saat movie dimainkan user hanya bisa melihat daerah stage, selain itu ada zoom menu yang berfungsi sama seperti navigator magnifier.

Gambar 2.2 Jendela stage
c. Score
Score window (Gambar 2.2) pada director berisi informasi tentang kapan dan dimana setiap cast member akan ditampilkan pada stage, bisa juga disebut sebagai timeline. Score mengatur dan mengontrol isi movie setiap saat dalam sekumpulan baris yang dinamakan channel dan kolom-kolom yang berisi frame. Satu frame dalam movie mewakili satu unit waktu tertentu, juga terdapat garis merah vertical yang dinamakan playback head yang bisa diseret maju atau mundur diantara frame-frame yang ada.

Marker channel Tempo Channel
palette channel Transition Channel
Sound Channel Script channel
Playback head

Sprite Channel

Gambar 2.3. Score Window
Channel- channel yang ada pad score, yaitu effects channel, spritechannel, marker dan playback head. Secara default, hanya sprite channel yang ditampilkan, sedangkan effects channel ditampilkan dengan mengklik icon show /hide effects channel yang terletak pada bagian kanan atas score.
Effects channel digunakan untuk menambah efek efek pada frame-frame tertentu yang terdiri atas enam effects channel, yaitu :
a. Transition channel, digunakan untuk membuat animasi yang dimainkan diantara frame-frame.
b. Palette channel : menentukan warna yang tersedia untuk movie yang dibuat. Ini sangat berguna untuk warna costum atau movie yang mempunyai elemen dengan warna dibawah 8 bit.
c. Tempo channel : channel yang digunakan untuk menginisialisasi kecepatan, menentukan kecepatan movie cat dimainkan, melakukan pause movie sampai tombol mouse diklik oleh user.
d. Sound 1 & 2 channel ; channel yang kita gunakan untuk memasukan music, efek suara dan suara ke movie.
e. Behavior/script channel : untuk meletakkan script ke frame tertentu dalam movie . frame script berguna untuk menambah interaktivitas pad sebuah novie.
f. Marker channel yang biasanya digunakan pada beberapa behavior dari library palette, juga dalam script lingo digunakan untuk menunjukkan play head pada frame tertentu sesuai dengan posisi marker tersebut. Untuk menghapus marker, pilih marker yang akan dihapus dan seret ke atas keluar score.

Gambar 2.4. Cast Window
Cast window (gambar 2.4) merupakan tempat anda menampilkan sejumlah media elemen pada movie yang dibuat, sama seperti pada movie sebenarnya. Cast window berisi semua elemen yang kita gunakan dalam membuat movie, seperti text, gambar, video, suara, behavior atau script.
a. Choose gambar 2.4 cast window keterangan gambar: cast: digunakan untuk memilih cast yang ada. Default internal, tetapi kita juga bisa membuat beberapa cast pada cast window.
b. View, style: ada dua pilihan thumbnail atau list. Defaultnya adalah list, namun bagi pemula biasanya lebih mudah jika menggunakan mode thumbnail.
c. Cast member name: Setiap cast member yang kita impor bisa diberi nama. Untuk member nama, klik pada cast member yang ingin diberi nama, lalu tuliskan nama pada cast member tersebut pada colom cast member name.
d. Cast member script, digunakan jika kita ingin membuat script pada cast member tersebut.
e. Cast member properties; jika di klik akan menuju pada properties inspector.
f. Cast member number; setiap cast diberi nomor dan nomor inilah yang nantinya akan digunakan pada script lingo.
g. Cast member thumbnail; merupakan yang kita impor. Thumbnail dari cast member.
h. Cast member type; setiap cast member mempunyai tipe berupa teks, gambar, suara, script, dan lain-lain.
2.5 Pengenalan Multimedia
Pada perkembangan dunia komputer, multimedia pertama di aplikasikan pada komputer yang di produksi oleh apple machintosh, sebuah perusahaan komputer yang cukup terkenal. Seiring perjalanan waktu teknologi ini kemudian diadobsi oleh Microsoft. Dari segi bahasa multimedia tersusun atas dua kata, yaitu multi dan media. Multi berarti lebih dari satu, banyak atau beraneka ragam; sedangkan media adalah wadah atau tempat atau sarana yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan tertentu. Sehingga penjabarannya umum multimedia adalah suatu aplikasi yang tersusun atas beberapa elemen pembentuk yang diproses dan di sajikan dalam wadah aplikasi secara linier ataupun interaktif. Pengertian interaktif disini ialah aplikasi multimedia tersebut menuntun respon dari pengunanya hingga mereka terlibat secara langsung dalam proses berlangsung nya aplikasi. Elemen-elemen multimedia meliputi teks, gambar, suara, animasi, dan sebagainya. Di dalam aplikasi, keseluruhan elemen tersebut disatukan hingga membentuk satu kesatuan aplikasi yang harmonis.
2.5.1 Teks
Teks adalah elemen paling dasar dari seluruh program pengolah kata juga aplikasi multimedia. Teks digunakan untuk menjabarkan atau menyampaikan informasi tertentu. Tek tersusun dari beberapa symbol, abjad besar dan kecil, serta angka. (Wijaya,2004:4)
2.5.2 Gambar
Merupakan sarana sekaligus elemen multimedia yang berguna untuk mengungkapkan suatu informasi secara visual.
2.5.3 Suara
Suara adalah elemen yang paling unik yang tersedia di antara keseluruhan elemen multimedia. Elemen ini menyempurnakan aplikasi multimedia dengan kemampuan audionya. Bila elemen lain memberikan informasi kepada penguna dengan menggunakan indera penglihatan maka elemen suara akan memberikan informasi dan memanjakan penguna dengan menggunakan indera pendengar.

2.5.4 Animasi
Animasi adalah urutan gambar atau image yang ditampilkan secara berurutan sehingga akan menimbulkan kesan gambar tersebut bergerak, kesan bergerak ini didapat akibat adanya peralihan dari satu gambar ke gambar lainnya dalam satuan waktu yang disebut dengan frame per second (fps) dalam pengertian ada beberapa jumlah frame yang berupa gambar atau image untuk satu detik animasi. Dalam arti lain adalah persepsi yang terjadi akibat perpindahan frame dalam satu waktu.
Konsep dasar animasi :
a. Animasi tradisional
Animasi sudah bukan merupakan barang baru, ketika dahulu animasi yang menggunakan computer belum ditemukan, para animator (pembuat gambar animasi) mengerjakan rangkaian gambar teranimasi yang masih dalam system pekerjaan tradisional, yaitu dengan menggabungkan satu per satu tiap-tiap gambar buatan tangan, padahal dalam satu buah rangkaian animasi terdiri dari banyak gambar-gamabr berbeda, sehingga dibutuhkan waktu yang lama dalam pembuatannya.
b. Animasi komputer
Para pembuat animasi sekarang telah memilih komputer sebagai sarana nya, karena dengan menggunakan komputer pekerjaan sebuah animasi dapat dilakukan lebih cepat dan bagus dibandingkan dengan cara tradisional. Dalam pembuatan animasi komputer ada teknik yang membuat animasi lebih cepat dibuat, antara lain teknik keyframe, yaitu hanya dengan cara membuat frame awal dan akhirnya saja, selanjutnya computer dalam hal ini aplikasi program (software) pembuat animasi yang akan membuat frame-frame diantaranya, sehingga tercipta animasi yang lebih luas.
Tiga Teknik pembuatan animasi flash :
a. Animasi frame, yaitu animasi yang dibuat dengan mengubah objek pada sebuah frame.
b. Animasi bentuk, yaitu animasi yang dibuat dengan mengubah bentuk suatu objek.
c. Animasi gerak, yaitu animasi yang dibuat dengan memindahkan posisi suatu objek.
2.5.5 Pengertian Frame dan Frame rate per second (fps)
Frame adalah suatu bagian kecil dari animasi yang menampung gambar objek atau image yang dibuat yang dapat disunting atau diedit tiap gambarnya. Dapat juga diilustrasikan sebagai potongan-potongan klise film dalam kamera. Sedangkan frame rate per second atau lebih dikenal dengan fps adalah kecepatan frame film atau animasi perdetiknya. Fps menentukan kecepatan sebuah film atau animasi bergerak, bila nilai fps-nya kecil maka animasi akan terlihat seperti bergerak pelan atau tersendat-sendat, dan sebaliknya jika bila nilai fps-nya terlalu besar, maka detail animasi akan terlihat kabur. Kecepatan frame sebesar 12 fps biasanya memberikan hasil terbaik dalam web, quik time dan file film avi umumnya memilki kecepatan frame sebesar 12 fps, sedangkan standar kecepatan film sebesar 14 fps.
2.6 Adobe Photoshop Cs
Adobe photoshop Cs merupakan salah satu program aplikasi yang ditujukan untuk menyuting dan memanipulasi image (image editing). Dengan adobe photoshop Cs anda dapat dengan mudah membuat dan menyunting image dengan kualitas yang tinggi yang siap untuk dicetak, ditempatkan disitus web dan untuk keperluan lainnya. Adobe photoshop cs merupakan program aplikasi pengolah image atau gambar bitmap. Image atau gambar bitmap yang sering disebut raster, merupakan gambar yang dibentuk dari grid grid warna. Grid ini adalah elemen dasar dari sebuah image ayau gambar yang disebut pixel atau picture elements. Pada saat anda menyunting image atau gambar, proses yang terjadi sebenarnya adalah anda hanya menyunting lokasi pixel pixel ini. Gambar bitmap ini biasanya digunakan pada fotografi atau digital painting sehingga mode ini sangat bergantung pada tingkat kepadatan (resolusi) grid pixel nya. Semakin tinggi resolusi sebuah image atau gambar, maka pixel yang dikandung akan semakin banyak dan semakin rapat sehingga image atau gambar akan mempunyai detail yang lebih baik atau nyata. Namun perlu diperhatikan bahwa semakin besar resolusi sebuah image atau gambar akan berakibat ukuran filenya semakin besar.
Adobe photoshop cs mempunyai tiga mode warna yang digunakan, yaitu RGB, CMYK, dan index color. Struktur image atau gambar yang dihasilkan monitor dengan image atau gambar cetak mempunyai perbedaan. Layar computer atau monitor mempunyai elemen pembentukan warna red, gren, dan Blue(RGB), sedangkan warna yang dihasilkan oleh media cetak mempunyai empat kali proses pewarnaan yaitu Cyan, Magenta, Yellow, dan Black (CMYK).
a. Memulai Adobe Photoshop CS
Untuk memulai atau membuka aplikasi adobe photoshop CS, ikuti langkah berikut ini:
1. Nyalakan computer anda, tunggu computer menampilakan area kerja (desktop).
2. Klik tombol start yang ada di taskbar.
3. Pilih all program > adobe photoshop CS

Gambar 2.5 Cara Memulai Adobe Photoshop CS
b. Mengenal Elemen Dasar Jendela Kerja Adobe Photoshop CS
Pemahaman elemen dasar dari jendela kerja adobe photoshop CS secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas kerja anda. Dan hal ini mutlak anda ketahui sebagai dasar menggunakan adobe photoshop CS.

Gambar 2.6 Jendela Kerja Adobe Photoshop Cs
Elemen dasar dari jendela kerja Adobe Photoshop CS yang perlu anda ketahui di antaranya:
Icon Control Manu
Digunkan untuk mangkontrol jendela yang sedang aktif
Baris Menu
Berisi barisan perintah berupa menu, seperti manu
File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Window, Dan Help.

Gambar 2.7 Jendela Menu Adobe Photoshop Cs
Baris menu ini terkelompok berdasrkan topiknya.
c. Toolbox
Berisi tombol-tombol yang mewakili alat atau piranti yang digunakan untuk membuat dan menyunting image atau objek.

Gambar 2.9 Toolbox Adobe Photoshop Cs
Toolbox ini adalah bagian yang paling panting didalam kita bekerja untuk membuat disain. Bagian ini terdiri dari banyak tool yang di gunakan untuk mambuat gambar dan memanipulasi gambar. Tidak semua tool akan dijelaskan disini karena ada tool-tool tertentu yang mambutuhkan pemahaman yang agak lama dan kegunaannya untuk tingkat yang lanjut. Setiap tombol tool yang tampak di dalam toolbox bisa mempunyai lebih dari satu pilihan tool karena masih ada kemungkinan tool tersebut terbagi lagi menjadi subtool. Misalnya marquee tool,memiliki empat pilihan yaitu marquee rectangular tool(m), eliptical marque tool(m), sigle row marquee tool, dan single column marquee tool.untuk mengetahui aoakah tool tersebut hanya terdiri satu macam atau lebih maka tekan tool tersebut sekitar satu detik, jika tool tersebut memiliki lebih dari satu macam, maka pilihan tersebut akan muncul. Begitu juga untuk memilih macam bentuk tool yang di inginkan.
Adobe photoshop CS merupakan salah satu program aplikasi yang ditujukan untuk menyuitng dan memanipulasi image (image-editing). Program aplikasi yang canggih membantu para pemula maupun professional dalam dunia fotografi dan pracetak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *