Desa paling bersih ketiga ternyata ada di Indonesia. Adalah Desa Penglipuran yang berada di Bangli, Bali. Penglipuran dikenal sebagai desa yang sangat bersih, indah dan masih terjaga kehidupan tradisionalnya.




Ada sekitar 200 rumah bergaya tradisional di desa ini, yang berderet rapi di jalanan menanjak. Jalanan dibuat dari batu alam dan banyak tumbuh bunga warna-warni di sekitar desa. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke sini, kendaraan tidak diizinkan masuk ke area desa sehingga untuk menikmati keindahan desa Penglipuran, mau tidak mau harus berjalan kaki menyusuri tapak demi setapak.

Desa Penglipuran, Desa adat bali yang sangat kental dengan kerukunan dan kebersamaan mereka. Desa ini berlokasi di kelurahan kubu, kecamatan bangli, kabupaten bangli- Bali. Desa ini telah dianugrahi penghargaan kalpataru.

Desa Wisata Adat Penglipuran, terletak di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali, dengan ketinggian 500-600 m di atas pemukaan laut dan koordinat GPS 8,0292893° LS, 115,03036° BT. Yang berjarak 5 Km arah utara dari Kota Bangli dan 45 Km dari kota Denpasar.
Luas Desa Penglipuran adalah 112 Ha, 9 Ha digunakan sebagai pemukiman warga dan sisanya adalah hutan dan tanah tegalan atau ladang. Nama Desa penglipuran menurut cerita para sesepuh tua di desa penglipuran diambil dari kata ”pengeling pura” yang artinya ingat pada leluhur. cerita ini dikaitkan dengan hijrahnya leluhur masyarakat bayung gede di wilayah kintamani ke Desa penglipuran yang sekarang. Untuk mengingat tempat leluhurnya maka dibangunlah tempat persembayangan yang fungsinya sama dengan tempat persembahyangan yang terdapat di desa Bayung Gede. Tempat persembahyangannya adalah pura bale agung, pura puseh, pura dalem, dan pura dukuh. keempat pura ini sampai sekarang masi disungsung oleh masyarakat desa penglipuran. Rasa eling atau ingat tanah asal dari leluhur mereka yaitu desa Bayung Gede inilah makna dari pembangunan pura tersebut.

Konsep “Tri Mandala” diterapkan di desa ini, yang membagi desa menjadi tiga bagian utama. Bagian paling suci adalah “Utama Mandala” yang terletak di bagian Utara desa di mana candi berada, bagian kedua disebut “Madya Mandala” di mana penduduk desa hidup dan melakukan kegiatan mereka, dan bagian terakhir adalah “Nista Mandala” di mana kuburan berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *