Tinjauan Tentang Orang Tua

  1. Pengertian Orang Tua

Orang tua adalah menjadi kepala keluarga; keluarga adalah persekutuan hidup terkecil dari masyarakat negara yang luas. Pangkal ketentraman dan kedamaian hidup adalah terletak dalam keluarga. mengingat pentingnya hidup keluarga yang demikian tiu Islam memandang keluarga bukan hanya sebagai persekutuan hidup terkecil saja, tetapi lebih dari itu yakni sebagai lembaga hidup manusia yang dapat memberi kemungkinan celaka bagi bahagianya anggota-anggota keluarga tersebut didunia dan di akherat. Nabi Muhammad sendiri diutus oleh Allah pertama-tama diperintahkan untuk mengajarkan Islam lebih dahulu kepada keluarga sebelum masyarakat luas. Keluarga harus diselamatkan dahulu sebelum keselamatan masyarakat luas.

Di atas telah disinggung bahwa keluarga harus mendapat pimpinan ayah dan ibu sebagai kepala dwitunggal yang mempunyai tanggung jawab, demikian juga Islam memerintahkan kepada orang tua untuk berlakus ebagai kepala dan pemimpin keluarga.

Jadi yang dimaksud orang tua disini adalah orang yang bertanggung jawab terhadap perkembangan anak baik jasmani maupun rohani, termasuk didalamnya tanggung jawab pendidikan, kesehatan, nafkah dan lain sebagainya.

  1. Tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak

Sebagaimana kita ketahui bahwa tugas orang tua dalam mendidik anaknya terasa semakin beratdan karenanya harus di bantu sekolah. Namun harus di ingat pula bahwa semua anak sejak kecil menjadi tanggung jawaborang tua, dan tanggung jawab sekolah hanyalah membantu tugas orang tua. Jadi bukan berarti anak-anak yang sudah di serahkan kesekolah sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Dalam hal ini sekolah hanya bersifat melanjutkan pendidikan anak-anak yang telah di laksanakan di lingkungan keluarga. pendidikan dalam keluarga meletakkan dasar-dasar atau fondasi pendidikan anak selanjutnya. Dalam keluargalah meletakkan dasar-dasar pendidikan agama, anak yang masih usia muda karena pada usia ini anak-anak sangat peka terhadap pengaruh lingkungan keluarga dan masyarakat.

Didalam keluarga maka orang tualah yang terdiri dari ayah, ibu atau orang yang di serahi tanggung jawab dalam satu keluarga memegang peran penting terhadap pendidikan agama anak-anak. Dan karena itulah orang tua yang merupakan pendidik utama bagi anak-anak, karena memang merekalah yang mula-mula di kenal anak-anak sejak lahir.

  1. Peranan Ibu Terhadap Pendidikan Anak.

Pada kebanyakan keluarga, maka seorang ibulah yang sebenarnya memegang peranan penting dan mempunyai tanggung jawab yang banyak terhadap perkembangan pendidikan agama anak-anaknya. Karena ibulah yang paling lama bergaul dengan anak-anak selama sehari semalam. Karena pendidikan agama yang di berikan oleh seorang ibu kepada anaknya merupakan pandidikan dasar yang tidak di anggap ringan. Dan pendidikan agama yang dilakukan oleh seorang ibu yang bijaksana pandai mendidik anak anaknya maka kebanyakan orang memberikan predikat dan gelar kepada kaum ibu sebagai pendidik bangsa.

Dengan demikian betapa mulianya kedudukan seorang ibu namun mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berat baik sebagai pendidik maupun sebagai pengatur rumah tangga. Perkembangan agama anak di kemudian hari adalah besar kecilnya dan baik buruknya pengaruh yang di tanamkan oleh para ibu terhadap anak-anaknya.

  1. Peranan Ayah Terhadap Pendidikan Anak.

Demikian pula peranan seorang ayah terhadap pendidikan anak, sangat menentukan perkembangan anak yaitu perkembangan keagamaan anak, karena ayah dalah seorang pemimpin di dalam keluarga. hendaknya seorang ayah menciptakan lingkungan keluarga yang baik, sebagaiman yang di kemukakan Rachmat Djatmiko dalam bukunya “Sistem Etika Islami” mengemukakan :  Sebuah rumah dalam lingkungan yang baik, yang bersih teratur dengan harmonis dan rapih, di dalamnya teratur walaupun sangat sederhana, dihiasi dengan hiasan yang mengingatkan pemandangan kepada keagungan Allah dan mengingatkan kepada kewajiban kewajiban dalam hidupnya, adalah rumah tangga yang ideal bagi penghuninya. (Rachmat Djatmiko, 1985: 90)

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa kewajban seorang ayah dalam pendidikan anak, yaitu menanamkan ketauhidan kepada Allah dan mendidik anak-anaknya supaya menjadi orang yang benar-benar taqwa kepada Allah, dalam artian yaitu ; menjalankan segala apa yang di perintahkan dan menjauhi segala larangaNya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *