Sejarah Singkat

Propinsi Aceh yang dikelilingi garis pantai sekitar 1.865 km dengan 119 pulau-pulau besar dan kecil, kaya akan sumberdaya alam laut yang secara ekonomi berpotensial untuk meningkatkan taraf hidup rakyatnya.  Pemerintah provinsi sangat berkeinginan untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada untuk meningkatkan pemasukan daerah. Oleh karena itu, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sebagai universitas negeri terkemuka dan terbesar di propinsi ini mencoba untuk membantu dan mendukung pemerintah daerah dalam mengembangkan, mengatur dan memanfaatkan sumber daya alam tersebut dalam konsep pembangunan yang berlanjutan.

Untuk mencapai tujuan yang dimaksud, maka Universitas Syiah Kuala  merencanakan beberapa strategi seperti mengembangkan sumberdaya manusia, implementasi ilmu dan teknologi dan mengembangkan hubungan kerjasama dengan institusi lain yang sejenis baik di dalam maupun di luar universitas.

Sebagai langkah awal, Universitas Syiah Kuala telah mendirikan Pusat Studi Ilmu Kelautan (PSIK) dengan Surat Keputusan Rektor No. 042 tahun 1997 tanggal 4 Maret 1997 dan selanjutnya diperbaharui dengan Surat Keputusan Rektor No. 328 tahun 2000 tanggal 2 Agustus 2000. Pusat studi ini ditugaskan untuk mempersiapkan program studi baru yang akan dibuka di lingkungan universitas antara lain Program Studi Ilmu Kelautan dan Budidaya Perairan. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 379 tahun 2003 tanggal 10 September 2003 Pusat Studi Ilmu Kelautan berubah nama menjadi Pusat Studi Kelautan dan Perikanan (PSKP) tidak lama setelah Program Studi Ilmu Kelautan dibuka.

Pusat Studi Kelautan dan Perikanan (PSKP) didirikan sebagai sebuah pusat studi dan penelitian yang mencurahkan perhatiannya pada pengembangan ilmu kelautan dan teknologi serta perikanan dan juga sebagai sebuah institusi pendukung untuk jurusan atau program studi yang berhubungan dengan ilmu kelautan dan perikanan di Universitas Syiah Kuala. Tujuan ini kemudian dituangkan dengan menyusun visi dan misi yang selaras dan mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Visi dan Misi

Visi:

Menjadi pusat studi yang terkemuka dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kelautan dan perikanan.

Misi:

1. Melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang kelautan dan perikanan yang berwawasan lingkungan dan berbasikan kearifan lokal.

2. Menjalin kerjasama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat dalam bidang kelautan dan perikanan.

3.  Membangun kerjasama dengan universitas di dalam negeri dan luar negeri dalam bidang kelautan dan perikanan.

4.  Menyebarluaskan informasi ilmiah pada tingkat nasional dan internasional melalui pertemuan dan publikasi ilmiah.

Manajemen dan Organisasi

Sebagai sebuah pusat studi di Universitas Syiah Kuala dan sebuah intitusi pendukung terhadap program studi yang berhubungan dengan pusat studi, maka tidak mengherankan bahwa staf pusat studi ini berasal dari berbagai disiplin ilmu. Saat ini, staf PSKP berasal dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Syiah Kuala, antara lain Fakultas Kelautan dan Perikanan (KKP), MIPA, Pertanian dan Teknik. Secara struktural, PSKP dikepalai oleh seorang kepala dan didukung oleh seorang sekretaris yang diputuskan oleh Rektor dalam Surat Keputusan. Untuk melaksanakan aktivitas hariannya, kepala pusat studi mengeluarkan Surat Keputusan pelaksana dan anggota pusat studi yang terdiri dari ketua pelaksana harian, sekretaris, bendahara dan didukung oleh tenaga ahli.

Transparansi dalam Pengalokasian dan Manajemen Dana dan Sumberdaya

Universitas tidak memberikan pendanaan kepada PSKP, tetapi fasilitas seperti ruangan, AC, peralatan administrasi dan lain-lain. Oleh karena itu PSKP harus mencari sumber dana yang lain untuk menjalani aktivitasnya dengan melakukan kerjasama dengan institusi lain. Azas penggunaan dana oleh PSKP tidak terlepas dari azas transparansi dan akuntabilitas.

Pengembangan Hubungan Kerjasama dengan Pihak Eksternal

PSKP telah melaksanakan beberapa kerjasama dengan institusi lain walaupun masih dalam jumlah yang sangat erbatas. Beberapa diantaranya dengan Universitas Hamburg, Jerman, James Cook University Australia, BAPPENAS Jakarta, BAPPEDA Aceh, KAPET Sabang, Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Aceh, Loka Budaya Air Payau, POSSI cabang NAD, BRR NAD Nias dan OISCA JFPR, WCS-Indonesian Program, The Coral (Lihat Tabel 1).  Beberapa kegiatan dengan pihak luas masih sedang berjalan, sedangkan yang lainnya bersifat sementara.

Tabel 1. Beberapa kerjasama antara PSKP dengan institusi lain

No Institusi Bentuk Kerjasama/Kegiatan
1 Universitas Hamburg Jerman Penelitian bidang dinamika laut
2 Universitas James Cook, Australia Penelitian dan publikasi di bidang Biologi Laut
3 BAPPENAS Jakarta Pelaksanaan Diklat Perencana Kelautan dan Wilayah Pesisi dan diklat-diklat yang berhubungan dengan perencanaan dan pemanfaatan sumberdaya laut dan pesisir
4 BAPPEDA Aceh Perencanaan wilayah pesisir dan kelautan dan penelitian
5 KAPET Sabang Persiapan master plan KAPET Sabang
6 Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Penelitian dan pengabdian masyarakat
7 BBAP  Ujong Batee Pendidikan dan penelitian
8 POSSI Aceh Training widya selam untuk staf dan mahasiswa
9 BRR (ADB-ETSP) DED tambak di Kec. Seunuddon Aceh Uatara dan Kec. Samatiga Aceh Barat
10 OISCA JFPR Marine and Natural Resources Community Plan
11 WCS-IP Bogor Penelitian di Bidang Kelautan, Pengembangan kapasitas staf
12 The CORAL Pengembangan kepasitas staf
13 Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan & Pertamanan, Kabupaten Aceh Tengah Penelitian dampak aktiftas anthropogenic terhadap kualitas air danau, klasifikasi ukuran butir sedimen, habitat pemijahan ikan depik, biodiversitas makrozoobenthos dan serangga serta kondisi sosial ekonomi nelayan danau laut tawar, takengon, Aceh Tengah, Aceh – Indonesia
14 Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Jaya Pembuatan Masterplan/DED kawasan minapolitan Kabupaten Aceh Jaya

 

Personalia dan Tenaga Ahli

Saat ini, PSKP memiliki sejumlah tenaga ahli dari berbagai fakultas yang ada di Unsyiah. Pelibatan tenaga ahli sangat bergantung kepada kebutuhan dari kegiatan yang akan dilakukan. Berdasarkan pada kualifikasi akademik, saat ini PSKP memilki 1 (satu) orang tenaga ahli berkualifikasi Profesor, 6 (enam) orang tenaga ahli berkualifikasi doktor, 6 (enam) orang berkualifikasi Master dan 3 (tiga) orang berkualifikasi sarjana.  Namun demikian, sebagai organisasi yang dituntut mandiri dan bersifat terbuka, maka PSKP dapat menambah personalia dan tenaga ahlinya sesuai kebutuhan melalui sebuah mekanisme perjanjian atau kontrak kerja.

Daftar Personalia dan Tenaga Ahli PSKP Universitas Syiah Kuala

Kepala : Rizwan, M.T
Sekretaris : Taufiq Iskandar, M.Si
Tenaga Ahli : Dr. Muchlisin ZA, M.Sc
Dr. Indra, M.P
Dr. M. Syukri, M.Si
Dr. M. Nizar, M.Eng.
Dr. Musri, M.Sc

Dr. Farok Afero, M.Sc

Prof. Dr. Syamsul Rizal
Nur Fadli, S.Pi., M.Sc.
Junaidi M. Affan, M.Si
Ichsan Setiawan, M.Si
Muhammadar, M.P.
Muhammad Nazir, S.Kel.

Arie Muhardy, SKH

Edy Miswar, S.Si.

Demikian Profil ini Kami buat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                                Banda Aceh, 26 Agustus 2013

                                                                                                Pusat Studi Kelautan dan Perikanan Unsyiah

Kepala,

Rizwan, M.T

NIP. 19760906 200801 1 008

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *