New-Picture-25281-2529
BAB I
PENDAHULUAN
Pada dasarnya tidak ada manusia yang ingin bekerja yang perlu menguras banyak tenaga tetapi sebelum REVOLUSI INDUSTRI terjadi. segala sesuatu dikerjakan dengan banyak menguras tenaga, revolusi industri lahir akibat banyaknya ditemukan alat-alat pekerjaan yang tidak membutuhkan tenaga manusia yang mana manusia hanya perlu mengetahui bagaimana cara mengoperasikan alat tersebut.
Ada tiga faktor yang membuat pikiran manusia untuk berpikir lebih maju, Agar pekerjaan manusia menjadi lebih ringan dan mudah. Tentu saja karena manusia adalah mahkluk yang penuh kreatifitas. Manusia selalu menggunakan faktor-faktor sebagai berikut :
1. Alam diantaranya Angin dan Air
2. Binatang diantaranya gajah, kuda, keledai, sapi dan lain-lain.
3. Potensial yaitu energi panas.
Tiga faktor ini dijadikan sebagai tolak ukur manusia dalam mempermudah pekerjaannya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Tetapi karena manusia berpikir lebih maju maka sudah banyak alat-alat yang bisa diciptakan manusia untuk lebih mudah dalam bekerja diantaranya penemuan mesin yang digunakan dalam banyak hal, salah satunya penemuan mesin diesel yang digunakan sebagai alat mekanisasi pertanian seperti traktor.
BAB II
DASAR TEORI
Rudolf Diesel adalah salah seorang lelaki yang dilahirkan di Jerman pada tahun 1858 dan wafat pada tahun 1913. Dia adalah salah seorang penemu konstruksi mesin diesel yang dikenal sebagai bapak diesel. Konstruksinya tidak jauh berbeda dengan dengan mesin bensin yang dikenal dengan sebutan mesin Otto ( seorang penemu mesin bensin), Beberapa komponennya punya tugas yang sama dengan mesin bensin, seperti blok silinder, poros engkol, poros bubungan, asembli torak, dan mekanisme penggerak katupnya. Perbedaan motor diesel dan motor bensin adalah cara pemberian dan penyalaan bahan bakar, perbandingan kompresi, dan disain komponen.
Didalam pertanian ada yang dinamakan mekanisasi pertanian. Adapun tujuan dari mekaniasai pertanian adalah sebagai berikut : Mempertinggi efisiensi tenaga manusia, meningkatkan derajat dan taraf hidup petani, menjamin kenaikan kualitas da kuantitas serta kapasitas hasil produksi, memungkinkan tipe usaha tani dari pertanian subsisten menjadi pertanian komersil, mempercepat transisi ekonomi dari sifat agraris ke sifat industri.
Alat dan mesin pertanian yang ada pada umumnya diimpor dari luar yang terdiri dari bermacam merek dan tipe. Karena itu perlu penyesuaian- penyesuaian dalam penggunaan alat dan mesin pertanian untuk suatu wilayah lahan pertanian tertentu. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengembangkan penggunaan alat dan mesin pertanian di Indonesia berpedoman kepada tipe-tipe wilayah pengembangan menurut tingkat kesiapan dan mesin pertanian.
Pemilihan mesin-mesin pertanian harus meliputi : merek dagang, nama dagang, modal, perbaikan (reparasi), desain mesin, mudahnya pengoperasian, mudahnya penyetelan, kondisi dan kesesuaian kerja, pengganti unit dengan cepat, keluesan gerak dan kenyamanan.
Gambar yang berada di depan adalah gambar traktor yang menggunakan mesin diesel sebagai sumber tenaga utama. Alat-alat tersebut dapat rancang tidak terlepas dari ditemukannya konstruksi mesin diesel oleh Rudolf Diesel dan sekarang manusia dapat dapat dengan mudah bekerja secara efektif an efisien di berbagai sektor pertanian sengan menggunakan mesin diesel sebagai penggerak utama.
Pertanian merupakan salah satu bidang yang sedang ditingkatkan oleh pemerintah, karena kita sama – sama mengetahui bahwa sekitar 65 % warga Negara indonesia yang menengah kebawah berprofesi sebagai petani, tetapi sangat disayangkan setelah hampir 35 tahun masa pembangunan berjalan bidang pertanian seakan akan masih bergerak pada tempatnya berbagai cara untuk meningkatkan hasil pertanian telah dilakukan oleh pemerintah diantranya mengimport Peralatan modern ke Indonesia supaya dapat digunakan, dan herannya timbul permasalahan lain yaitu bagaimana cara menggunakan peralatan tersebut. Sama – sama kita ketahui bahwa hampir 85 % petani yang ada di Indonesia tidak mengenal yang namanya peralatan modern yang canggih, mereka hanya mengenal cangkul dan Kerbau, dan satu lagi yang membuat kita masih tersenyum yaitu pemerintah kita masih mengimport beras dari luar negeri seperti Vietnam dan Thailand.
BAB III
KESIMPULAN
1. Rudolf Diesel adalah salah seorang lelaki yang dilahirkan di Jerman pada tahun 1858 dan wafat pada tahun 1913 dia adalah penemu mesin Diesel.
2. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan bahan pangan maka pemikiran untuk memanfaatkan tenaga mesin diesel di sektor pertanian semakin berkembang.
3. Alat dan mesin pertanian sangat bermanfaat bagi peningkatan efesiensi kerja dan peningkatan hasil-hasil pertanian.
4. Kita harus memanfaatkan mekanisasi pertanian secara efektif dan efisien.
DAFTAR PUSTAKA
Susanto. 1979, Alat- alat Sederhana Mekanisasi Pertanian, Jakarta.
Yunus Yuswar.1981, Traktor Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh
Smith Pearson Hariris. 1990, Mesin dan Peralatan Usaha Tani, Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
John Deere and company 1991, Fundamental of Service, Illinois USA.