BATASAN
Penyakit keradangan kulit, etiologi jelas, mempunyai gejala klinis yang khas, sembuh dengan sendirinya dalam waktu 10 – 12 minggu.

PATOFISIOLOGI
Walaupun etiologi belum diketahui dengen jelas, beberapa ahli menduga penyebab-nya adalah suatu virus tertentu berdasar :
– umur kebanyakan penderita dewasa muda.
– musiman, kadang-kadang bersifat epidemi lokal pada sekelompok orang.
– sembuh dalam waktu tertentu.
– jarang sekali kambuh.

Yang tidak mendukung teori tersebut, ialah :
– virus tidak pernah ditemukan.
– tidak menular dalam 1 rumah/keluarga.

GEJALA KLINIS
Sebagian kecil didahului gejala pendahulu yang umumnya ringan, yaitu :
– malaise
– demam
Eflorensi pertama berupa makula yang besar 3 – 10 cm disebut “herald-patch”/ “mother-plaque”/”initial-plaque”.
Kemudian diikuti eflorensi yang lain yang lebih kecil.
Bentuk lesi :
– makula bulat lonjong
– sumbu panjang searah pelipatan kulit
– tepi meninggi.
– di tengah ada skwama di atas dasar kulit yang kekuning-kuningan, melekat pada tepi.
Hal ini berbeda dengan bercak oleh sebab yang lain misalnya tinea, dimana squama melekat di daerah tengah sedangkan tepinya bebas.

KELUHAN
– biasanya gatal ringan/tidak gatal.
– sebagian kecil rasa gatal yang sangat.

LOKALISASI
– khas pada tubuh tertutup pakaian.
– leher sampai batas dagu, muka sangat jarang terjangkit.
– Pada punggung tampak seperti pohon cemara.
– Sebagian kasus lainnya eflorensensi timbul hanya pada ekstremitas atas dan paha.

DIAGNOSA
– Didasarkan pada gejala klinis serta lokalisasi yang khas.

DIAGNOSA BANDING
– psoriasis vulgaris
– dermatitis seborhoika
– tinea korporis
– lues II bentuk makula
– lichen planus
– morbus hansen

PENYULIT
– belum pernah dilaporkan adanya penyulit.

PENATALAKSANAAN
– tidak ada obat spesifik, penyakit dapat sembuh spontan.
– antihistamin diberikan bila penderita merasa gatal
– lokal : talkum asidum salisilikum 1 – 2%.
– kortikosteroid : obat-obatan dengan dosis tinggi 40 – 60 gr prednison, hanya berguna untuk menghilangkan rasa gatal dan menahan sementara perjalanan penyakitnya.
– Kortikosteroid topikal diberikan bila timbul rasa gatal ringan serta adanya sekunder dermatitis.

Perlu diberikan konseling pada penderita :
– penyakit akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 10 – 12 minggu.
– muka jarang terjangkit.
– tidak meninggalkan bekas.
– tidak menular.
– organ tubuh tidak akan mengalami gangguan karena penyakitnya.
– jarang sekali kumat.

DAFTAR PUSTAKA
1. Andrews G.C. Diseases of the Skin. 7 th ed. WB Saunders Company Philadelphia, London, 1982 : 231 – 33.
2. Moschella PH. Dermatology. WB Saunders Company, Philadelphia, 1975, Vol. 1; 427 – 341.
3. Rooks. Text Book of Dermatology, Blackwell Scientific Publication, London, Fifth Edition, 1992, 948 ; 951.
4. Salomons B. Lecture Notes of Dermatology, Blackwell Scientific Publication, Oxford, Fifth Edition, 1988, 58 ; 61