PENGERTIAN IKAN KARANG | Ikan karang merupakan organisme yang jumlah biomassanya terbesar dan juga merupakan organisme besar yang mencolok dapat ditemui di dalam ekosistem terumbu karang. Kondisi fisik terumbu karang yang kompleks memberikan andil bagi keragaman dan produktivitas biologinya. Banyak celah dan lubang di terumbu karang yang memberikan tempat tinggal, perlindungan tempat mencari makan dan berkembang biak bagi ikan dan hewan invertebrata yang ada disekitarnya. Kecendrungan dari ikan-ikan karang adalah mereka tidak berpindah-pindah dan selalu berada pada daerah tertentu dan sangat terlokasi walaupun masih banyak (Nybakken, 1988).
            Karakteristik yang paling mengemuka dari ikan-ikan yang hidup di lingkungan habitat karang adalah keanekaragamannya dalam hal jumlah spesies dan perbedaan morfologinya. Diperkirakan daerah Indo-Pasifik memiliki ikan-ikan karang sebanyak 4000 spesies (sebesar 18 %) dari ikan laut, jenis ikan-ikan ini hidup berasosiasi dengan habitat terumbu karang, dan angka perkiraan ini cenderung meningkat dengan bertambahnya survei-survei eksplorasi daerah habitat karang baru yang dilakukan (Spencer, 1995).
            Keanekaragaman spesies ikan karang yang tinggi disebabkan oleh bervariasinya habitat yang terdapat di daerah terumbu karang. Terumbu karang tidak terdiri karang tetapi juga daerah pasir, bermacam-macam gua dan celah, daerah alga, dan juga perairan yang dangkal dan dalam, serta adanya zonasi terumbu karang. Habitat yang beranekaragam ini dapat menerangkan peningkatan jumlah ikan-ikan itu. Tetapi habitat yang banyak itu tidak cukup untuk menerangkan keanekaragaman yang tinggi pada ikan-ikan terumbu karang dan bagaimana spesies yang berjumlah besar tersebut dapat mempertahankan kehadirannya di suatu daerah, terutama pada daerah-daerah setempat (Nontji, 1993).