Geomorfologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari Bentang alam, bentuk alam dan proses yang membentuknya (wikipedia). Bentuk alam atau land form adalah suatu individual corak permukaan bumi seperti lereng, bukit dan lembah. Bentangalam atau Landscape ialah gabungan dari beberapa bentuk alam, contohnya seperti gunung atau padang pasir.

Worcester (1939) menjelaskan dan mentafsirkan bentuk permukaan bumi, namun bukan hanya ilmu tentang bentang alam (science of landscape) melainkan menjelaskan pula pembentukan cekungan lautan, paparan benua serta struktur yang lebih kecil seperti dataran rendah. dataran tinggi, gunung dan sebagainya.

Lobeck (1939) dalam bukunya “Geomorphology: An Introduction to the study of landscapes”. Landscapes yang dimaksudkan adalah bentangalam alamiah (natural landscapes). Untukmendeskripsikan bentuk permukaan bumi, ada tiga faktor utama yangharus diperhatikan yaitu  struktur, proses dan stadia. Ketiga faktor menjadi satu dalam ilmu geomorfologi.

William Morris Davis (1884–1899) pertama kalinya Mengembangkan model tentang siklus geomorfik yang terinspirasi dari teori “uniformitarianisme” yang pertama kalinya dikenalkan oleh James Hutton (1726-1797). Siklus geomorfik mampu menjelaskan bagaimana urutan sungai yang mengikis lembah dan membuatnya menjadi semakin dalam, erosi pada dinding lembah yang membuat menjadi landai dan luas. Siklus ini akan terus berlangsung, dan akhirnya terjadi pengangkatan daratan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *