Pengertian Belajar dan Pembelajaran | Menurut pendapat Abin Syamsudin (1996) membedakan peranan, tugas dan  tanggung jawab guru sebagai pendidik (educator) dan pengajar (teacher). Dalam konsep pendidikan mencakup seluruh proses hidup dan segenap bentuk interaksi individu dengan lingkungannya, baik secara formal, informal dan nonformal dalam rangka mewujudkan dirinya sesuai dengan tahapan tugas perkembangannya secara optimal sehingga tercipta suatu tahapan kedewasaan. Dalam hal ini guru berperan sebagai konservator (pemelihara), transmitor (penerus), transformator (penerjemah) dan organisator (penyelenggara). Menurut Gage dan Berliner (1984) peran tugas dan tanggung jawab guru adalah sebagai berikut :

  1. Perencana (planner), yaitu mempersiapkan apa yang akan dilakukan didalam proses pembelajaran.
  2. Pelaksana (organizer), harus menciptakan situasi, memimpin, merangsang, menggerakkan, dan   mengarahkan sesuai dengan rencana.
  3. Penilai (evaluator), dalam konteks pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar.

Belajar menurut pendapat ahli pendidikan modern adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah  laku yang baru, misalnya dari tidak tahu melalui pengalaman dan latihan-latihan, timbul pengertian baru, serta belajar juga dituntut suatu ketekunan, ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, kerajinan, kekreatifan demi tercapainya suatu keberhasilan.

Pembelajaran yang berhasil ditunjukkan oleh penguasaan materi pelajaran oleh peserta didik,yang biasanya biasanya ditentukan dengan nilai.

Kegiatan pembelajaran adalah sebuah interaksi yang bernilai pendidikan. Interaksi edukatif antara guru dan peserta didik, saat proses pembelajaran berlangsung. Motivasi atau dorongan adalah strategi yang tepat untuk menyampaikan bahan pelajaran dengan penggunaan metode. Bahan pembelajaran yang disampaikan tanpa memperhatikan pemakaian metode akan mempersulit guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun untuk mengefektifkan metode pembelajaran agar bahan pelajaran tidak terbuang percuma, penggunaan metode harus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, fasilitas serta situasi kelas yang akan dikelola oleh guru. Agar situasi kegiatan pembelajaran berlangsung secara kondusif, maka seharusnya penggunaan metode dapat menunjangnya. Pencapaian tujuan pembelajaran, bukan tujuan yang harus menyesuaikan diri dengan metode. Justru seharusnyalah bagaimana metode dapat terus menunjang tujuan pembelajaran sehingga tercapai tujuan tersebut.

Guru mempunyai tugas melaksanakan pendidikan dan pembelajaran di sekolah berdasarkan kurikulum yang berlaku. Di samping tugas pokok guru sebagai pelaksana pendidikan dan pembelajaran, guru juga membantu kepala sekolah dalam melaksakan administrasi peserta didik, administrasi perlengkapan, administrasi keuangan, administrasi perpustakaan dan lain sebagainya. Anderson yang dikutip oleh Ibrahim Bavadal (1992) dalam bukunya yang berjudul “Supervisi Pengajaran“ mengindentifikasi lima perangkat tugas seorang guru, yaitu : menyeleksi kurikulum, mendiagnosis kesiapan, gaya dan minat peserta didik, merancang program, merencanakan pengelolaan kelas dan melaksanakan pembelajaran di kelas. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1993) dalam buku “Pedoman Pengelolaan Administrasi Sekolah Tingkat Pertama” menjelaskan tugas dan kewajiban seorang guru meliputi :

  1. Membuat program pengajaran/rencana kegiatan belajar mengajar persemester atau tahunan
  2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
  3. Melaksanakan kegiatan penilaian belajar persemester/ tahunan
  4. Mengisi daftar nilai peserta didik
  5. Melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar
  6. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pembelajaran
  7. Melaksanakan membimbing peserta didik dalam kegiatan proses belajar mengajar

Di samping tugas pokok tersebut, guru diminta oleh kepala sekolah untuk membantu dalam pengelolaan dan menyelenggarakan pendidikan di sekolah, seperti sebagai wali kelas, sebagai ketua kelompok mata pelajaran, sebagai guru bimbingan-penyuluhan dan bimbingan karier, dan sebagai petugas perpustakaan sekolah.

Berdasarkan uraian dan beberapa pendapat yang telah disebutkan diatas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa tugas dan tanggung jawab guru adalah sebagai berikut :

  1. Membantu kepala sekolah dalam melaksanakan administrasi kependidikan, administrasi perlengkapan, administrasi keuangan dan administrasi perpustakaan
  2. Menganalisis dan mendiagnosa kesiapan, bakat minat, dan perhatian peserta didik
  3. Menyusun dan melaksanakan program sekolah dan program kelas
  4. sebagai wali kelas
  5. Membina kegiatan ekstrakurikuler
  6. Sebagai petugas UKS, perpustakaan dan BP

 

Referensi / Daftar Pustaka

Abin, Syamsudin Makmun (1996),“Psikologi Pendidikan”, Bandung : Rosda Karya.

Gage, N.L.,dan David C.Berliner. 1984. Educational Psychology.Chicago: Rand Mc Nally Collage Publushing Company.

Bavadal, Ibrahim (1992),“Supervisi Pengajaran “, Jakarta : Bumi Aksara.

Direktoral Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. (1993), “Pedoman dan Pengelolaan  Administrasi Sekolah Lanjutan Tingkat Menengah Pertama”, Jakarta : Depdikbud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *