ABSTRAK

Desi, 2008. Penerapan model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (model PPKK) pada pembelajaran limit fungsi aljabar di kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu, Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako. Pembimbing (1) DR. Maxinus Jaeng, M.Pd (II) Dra. Evie Awuy, M.Pd

Kata kunci: Aktivitas perseorangan, aktivitas kelompok, limit fungsi aljabar.

Penelitian tentang penerapan model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (model PPKK) pada pembelajaran limit fungsi aljabar di kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu memfokuskan pada masalah apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil pada pembelajaran limit fungsi aljabar di kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (model PPKK) pada pembelajaran limit fungsi aljabar di kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu Semester II tahun pelajaran 2007/2008, yang terdiri dari 35 siswa dan terdistribusi dalam 1 kelas. Sampel penelitian ini adalah sampel jenuh, karena seluruh anggota populasi menjadi anggota sampel.
Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa ada pengaruh model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (model PPKK) pada pembelajaran pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu. Hal ini terlihat pada hasil akhir data dengan uji-t yaitu thitung = 6, 131 > ttabel = 1, 65 dengan dk = 3. Demikian pula dengan partisipasi siswa yang meningkat secara aktif baik antara guru dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

1. Model Pembelajaran Dengan Cara Perseorangan dan Kelompok Kecil (Model PPKK)
a. Pengertian model PPKK
Pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil merupakan suatu bentuk pembelajaran yang memungkinkan dalam satu kegiatan pembelajaran ada aktivitas siswa secara perseorangan dan aktivitas kerjasama dalam kelompok. Pembelajaran perseorangan dan kelompok kecil merupakan suatu bentuk pembelajaran yang memungkinkan guru memberi perhatian terhadap setiap peserta didik, maupun antar peserta didik dengan peserta didik.
Menurut Jaeng (2004:11) bahwa “siswa dengan karakteristik yang berbeda-beda dalam satu kelas, guru (pendidik) berusaha untuk mendidik dengan cara-cara aktivitas perseorangan dan aktivitas kelompok kecil sehingga anak (siswa) menjadi dewasa baik jasmani maupun rohani “.
Aktivitas perseorangan dan kelompok kecil biasanya mengikuti aktivitas kelompok menyeluruh, artinya untuk melaksanakan aktivitas perseorangan dan kelompok kecil sebaiknya didahului dengan aktivitas kelas secara menyeluruh. Aktivitas kelompok menyeluruh lebih sering digunakan pada kegiatan awal pembelajaran, karena hal ini efektif

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian
Adapun rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-Short Case Study. Rancangan penelitian ini dapat digambarkan seperti tersaji pada gambar 3.1 berikut ini:

Gambar 3.1 Rancangan Penelitian
Keterangan:
X = Treatment yang diberikan (Independent Variable) yaitu pelaksanaan
pembelajaran dengan model PPKK pada pembelajaran Limit Fungsi Aljabar
O = Hasil observasi / tes (Dependent Variable) yaitu hasil tes setelah pelaksanaan pembelajaran dengan model PPKK pada pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar
(Sugiyono, 2006: 83)
B. Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu Semester II tahun pelajaran 2007/2008, yang terdiri dari 35 siswa dan terdistribusi dalam 1 kelas. Sampel penelitian ini adalah sampel jenuh, karena seluruh anggota populasi menjadi anggota sampel.

C. Instrumen Penelitian
Dalam penelitian ini, digunakan instrumen tes berbentuk uraian. Tes dilakukan satu kali yaitu tes akhir (post-test) dan materi yang dijadikan bahan instrumen adalah materi semester dua untuk kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu yaitu Limit Fungsi Aljabar. Butir tes yang digunakan disesuaikan dengan tujuan yang telah ditetapkan pada kurikulum berbasis kompetensi dan dikonsultasikan kepada guru mata pelajaran matematika di SMA Katolik Santo Andreas Palu kelas XI IPA serta kepada dosen pembimbing.
D. Pengumpulan Data
Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa yang diperoleh dari pemberian post test pada kelas yang menggunakan model pembelajaran PPKK. Langkah-langkah yang ditempuh dalam pengumpulan data, yaitu:
a. Tahap Persiapan
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah:
• Pembentukan kelompok dilakukan berdasarkan tempat duduk terdekat.
• Membuat rencana pembelajaran
b. Tahap pelaksanaan
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah menerapkan model pembelajaran PPKK yang dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2008.

c. Tahap akhir
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah tabulasi data, mengolah dan menganalisis data sampai pada pelaporan hasil penelitian.
E. Analisis Data
Pengelolaan data penelitian ini menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial sebagai berikut:
a. Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif digunakan untuk menghitung rata-rata dan standar deviasi serta memaparkan data hasil observasi
b. Statistik Inferensial
1. Uji Normalitas
Untuk menguji data yang diperoleh berdistribusi normal digunakan rumus chi kuadrat yaitu:
hit = (Sudjana, 2002: 273)
Keterangan : hit = Chi-kuadrat
= Frekuensi yang diamati
= Frekuensi yang diharapkan
k = Jumlah kelas interval
Dengan kriteria data berdistribusi normal jika hitung < tabel pada α = 5% 2. Uji Hipotesis Rumusan hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut: Ho: µ ≤ 6,5: Tidak ada pengaruh model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (PPKK) pada pembelajaran pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu H1: µ > 6,5: Ada pengaruh model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (PPKK) pada pembelajaran pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu
Untuk menguji hipotesis penelitian digunakan uji statistik t – student, yaitu:
t = (Sugiyono, 2006: 201)
Keterangan:
x = Nilai rata-rata kelas
S = Standar deviasi
= 6,5
n = Jumlah sampel
Kriteria pengujiannya adalah pada derajat kebebasan dk = n – 1 pada taraf
nyata kepercayaan α = 5% adalah tolak H0 jika thitung ≥ ttabel dalam hal lain H0
diterima.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

A. Hasil Penelitian
1. Hasil Observasi
Berdasarkan hasil observasi pengamat terhadap pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran dan suasana kelas terlaksana dan dikelola dengan baik. Hal ini sesuai dengan tanggapan pengamat. Hasil observasi selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 3.
2. Hasil analisis statistik deskriptif
Hasil analisis tes akhir disajikan dalam tabel 4.1 sebagai berikut:
Tabel 4.1 Deskripsi data hasil Penelitian
Distribusi
Ukuran Statistik LKS Perseorangan
LKS Kelompok Tes Akhir
Rata-rata 8, 75 9, 22 8, 817
Standar Deviasi 0, 99 0, 87 0, 849
Skor Terendah 7 8 7, 1
Skor Tertinggi 10 10 10

Tabel 4.1 di atas menunjukkan bahwa skor siswa pada LKS perseorangan yang menggunakan model pembelajaran PPKK adalah skor terendah 7 dan skor tertinggi 10 serta nilai rata-rata kelas adalah 8, 75 dan standar deviasi 0, 99 sedangkan skor siswa pada LKS kelompok adalah skor terendah 8 dan skor tertinggi 10 serta nilai rata-rata kelas adalah 9, 22 dan standar deviasi 0, 87. Sedangkan pada tes akhir nilai terendah adalah 7,1 nilai tertinggi 10, rata-rata kelas 8, 817 dan standar deviasi 0, 849.
3. Hasil analisis statistik inferensial
a. Uji Normalitas
Analisis inferensial hasil belajar digunakan untuk pengujian hipotesis. Dalam analisis inferensial digunakan uji normalitas dengan menggunakan uji chi-kuadrat. Berdasarkan hasil perhitungan uji normalitas diperoleh data hitung = 6,318 dan tabel = 7,81 dengan dk = 3 pada taraf signifikan  = 5% . Karena diperoleh hitung < tabel, maka dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh berdistribusi normal. Perhitungan uji normalitas data lebih rinci dapat dilihat pada lampiran 7. b. Uji Hipotesis Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung = 6, 131 dan ttabel = 1, 65 Pada taraf  = 5%. Dari hasil tersebut diperoleh thitung > ttabel sehingga hipotesis pada penelitian ini dapat diterima. Hal ini berarti Ada pengaruh model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (PPKK) pada pembelajaran pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu.
B. Pembahasan
Dalam pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (PPKK), kegiatan awal yang dilakukan adalah peneliti menentukan materi pembelajaran kemudian disampaikan kepada siswa. Selain menyampaikan materi, peneliti juga menyampaikan pentingnya materi limit fungsi Aljabar dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan agar siswa termotivasi untuk belajar. Kemudian peneliti membagikan LKS dan LKP kepada masing-masing kelompok yang telah dibentuk. Selanjutnya guru mempresentasikan materi pembelajaran kepada siswa yang dilanjutkan dengan pengerjaan soal pada LKS perseorangan secara mandiri.
Selama aktivitas perseorangan siswa tidak berinteraksi dengan temannya, siswa mengerjakan LKS secara individu. Keseriusan siswa dalam mengerjakan soal mulai nampak, siswa sudah mampu mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru mengenai materi yang diberikan. Siswa yang mengalami kesulitan, hanya bisa meminta bantuan kepada guru bukan pada temannya. Sehingga siswa sering mengajukan pertanyaan kepada guru terhadap materi yang belum dimengerti. Dalam hal ini guru sebagai fasilitator hanya memberikan bantuan seperlunya kepada siswa dengan tidak menjawab langsung pertanyaan siswa dalam proses pembelajaran. Guru tidak saja berada di depan kelas, tetapi berada di tengah siswa dan mengontrol aktivitas kerja siswa, terutama aktivitas untuk membangun pemahaman, memberikan dorongan, bimbingan, fasilitas, dan membangun semangat siswa untuk bekerja sesuai dengan kemampuan mereka.
Selanjutnya, dalam aktivitas kelompok siswa mengerjakan soal secara bersama-sama sesuai dengan kelompok yang telah terbentuk. Setiap kelompok anggotanya berkisar antara 4 – 5 orang terdiri dari 9 kelompok. Selama aktivitas kelompok siswa lebih aktif dalam belajar, siswa dapat berdiskusi dalam mengerjakan soal serta memiliki kebebasan dalam mengemukakan pendapat untuk mencari jawaban dari suatu permasalahan. Guru juga lebih mudah memberikan bimbingan jika ada kelompok yang tidak mengerti pada satu masalah serta dalam mengontrol siswa-siswanya karena mereka telah berada dalam kelompoknya masing-masing.
Selain itu siswa mempunyai keinginan belajar yang lebih besar dan memiliki tanggung jawab yang lebih tinggi kepada sesama anggota kelompoknya. Adapun siswa yang malu untuk bertanya langsung kepada gurunya dengan alasan malu diejek oleh teman-temannya, maka melalui model PPKK masalah siswa dapat teratasi karena siswa tersebut tidak lagi bertanya langsung kepada gurunya melainkan bertanya kepada teman kelompoknya. Apabila ada kelompok yang mengalami kesulitan, maka siswa dapat meminta bantuan kepada guru dan mengajukan pertanyaan, guru hanya berperan sebagai fasilitator. Dengan demikian siswa lebih aktif yang berakibat pada hasil yang dicapai sehingga tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Pada akhir pembelajaran siswa diberikan kuis yang dikerjakan secara mandiri. Pada saat mengerjakan kuis, siswa lebih mudah dalam mengerjakannya karena siswa sudah terbiasa dalam mengerjakan latihan baik secara individu melalui LKS perseorangan maupun LKS kelompok.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis uji statistik “t”, diperoleh thitung = 6, 131 dan ttabel = 1, 65 Pada taraf  = 5%. Karena thitung berada di luar daerah penerimaan H0, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (PPKK) pada pembelajaran pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu.

BAB V
PENUTUP

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan yang telah dipaparkan pada Bab III dan IV maka pada bab ini dapat dikemukakan kesimpulan hasil penelitian dan saran-saran sebagai berikut:
A. Kesimpulan
1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran dengan cara perseorangan dan kelompok kecil (PPKK) pada pembelajaran pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji “t”. Dari hasil tersebut diperoleh thitung = 6, 131 > ttabel = 1,65.
2. Model PPKK mampu meningkatkan partisipasi siswa secara aktif baik antara guru dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa.
B. Saran
1. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, disarankan kepada guru matematika kelas XI IPA SMA Katolik Santo Andreas Palu kiranya dapat mempertimbangkan penggunaan model PPKK sebagai salah satu alternatif dalam usaha untuk meningkatkan hasil belajar.
2. Penggunaan model pembelajaran tidak bergantung pada kurikulum yang digunakan tapi seorang guru perlu melihat materi dan kondisi siswa.

DAFTAR RUJUKAN

Jaeng Maxinus. 2004. Buku Petunjuk Model Pembelajaran Matematika Dengan Cara Perseorangan dan Kelompok Kecil. Lampiran Disertasi (tidak diterbitkan) Surabaya: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya.

—————–. 2004. Model Pembelajaran Matematika Sekolah. Palu: FKIP Universitas Tadulako Palu.

Jaeng, Baharudin, Evie, Murdiana. 2007. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika SMA. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Palu: Lembaga Penelitian Universitas Tadulako.

Khabibah Siti. 2006. Model Pembelajaran Matematika Open-Ended Untuk Meningkatkan Kreatifitas siswa Sekolah Dasar. Lampiran Disertasi (tidak diterbitkan) Surabaya: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya.

Noormandiri BK. 2004. Buku Pelajaran Matematika SMA untuk Kelas XI Program Ilmu Alam 2A. Jakarta: Airlangga
Sudjana. 1986. Metode statistik. Bandung: Tarsito

Sudirman, A.M. 2003. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Rusyam T. 1989. Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Karya CV
Rosihan Ari, dkk. 2007. Khazanah Matematika Untuk Kelas XI SMA dan MA Program IPA. Solo: PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *