4. BEBAN
4.1. PENGERTIAN
Beban adalah gaya yang didukung oleh suatu bangunan.
4.2. JENIS BEBAN

(Jenis kondisi pembebanan, Schodek)
Gaya statis adalah gaya yang bekerja secara perlahan-lahan pada struktur dan bersifat steady-state. Deformasi resultan pada struktur yang diasosiasikan dengan gaya-gaya ini juga secara perlahan-lahan timbul dan juga mempunyai karakter steady-state. Deformasi ini akan mencapai puncaknya apabila gaya statis telah maksimum. Gaya dinamis adalah gaya yang bekerja secara tiba-tiba pada struktur. Pada umumnya tidak steady-state dan mempunyai karakter besar dan lokasinya berubah dengan cepat. Deformasi pada struktur akibat beban ini juga berubah-ubah dengan cepat. Gaya dinamis dapat menyebabkan terjadinya isolasi pada struktur sehingga deformasi puncak tidak terjadi bersamaan dengan terjadinya gaya terbesar.
Beban mati adalah beban-beban yang bekerja vertikal kebawah pada struktur dan mempunyai karakter yang pasti misalnya berat sendiri struktur, berat sendiri komponen bangunan (misalnya penutup lantai, partisi yang tidak dapat dipindahkan).

(dari Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung)
Beban hidup adalah beban-beban yang bisa ada atau tidak ada pada struktur untuk suatu waktu tertentu. Karakteristik beban hidup yaitu dapat berpindah-pindah atau bergerak. Meskipun dapat berpindah-pindah beban hidup masih dapat dikatakan bekerja secara perlahan-lahan pada struktur.

(dari Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung)
Beban gempa adalah beban yang bekerja pada suatu struktur bangunan akibat dari adanya gerakan tanah yang disebabkan adanya benturan pergesekan kerak bumi.
Beban angin dapat mempunyai efek statis maupun dinamis, meskipun angin pada keadaan yang relatif mempunyai kecepatan steady state.

BELUM SELESAI

JENIS BEBAN MENURUT ARAH BEKERJANYA
Beban vertikal
Beban horisontal
BEBAN PADA BANGUNAN GEDUNG
BEBAN PADA JEMBATAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *