Media gambar merupakan salah satu alat pendidikan. alat ini berupa gambar pamplet dan lain sebagainya. alat pendidikan maksudnya adalah segala yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan, inilah batasan yang alat pendidikan yang dikemukakan oleh banyak ahli pendidikan. Sutari Imam Barnadib mengemukakan bahwa alat pendidikan adalah “Suatu tindakan atau perbuatan atau situasi atau benda yang sengaja diadakan untuk mencapai suatu tujuan pendidikan” (Noer Ali, 1999 : 139 ).
Menurut ( Kemp, 1975 dalam Hrsya W. Bachtiar, 1984 : 29 ) kelebihan media gambar / foto adalah sebagai berikut :
a.       Sifat konkrit. Gambar / foto lebih realistis menunjukkan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal semata.
b.      Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu, tidak semua benda, objek atau peristiwa dapat dibawa ke kelas, dan tidak selalu bisa : anak-anak dibawa ke objek / pariwisata tersebut. Untuk itu gambar atau foto dapat mengatasinya. air terjun Niagara atau danau toba dapat disajikan ke kelas lewat gambar atau foto. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, kemarin, atau bahkan semenit yang lalu kadang-kadang tidak dapat kita lihat seperti apa adanya. Gambar dan foto amat bermanfaat dalam hal ini.
c.       Media gambar / foto dapat mengatasi keterbatasan kita. Sel atau penampung daun yang tak mungkin kita lihat dengan mata telanjang dapat disajikan dengan jelas dalam bantuk gambar atau foto.
d.      Dapat memperjelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalahpahaman.
e.       Murah harganya dan gampang didapat serta digunakan, tanpa memerlukan peralatan khusus.
Selain kelebihan tersebut, gambar / foto mempunyai kelemahan, yaitu : Gambar / foto hanya menekankan persepsi indra mata, Gambar / foto benda yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran dan Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar.
Selain itu ada enam syarat yang perlu dipenuhi dalam media gambar yang baik sebagai media pembelajaran : (a) Harus autentik. Gambar tersebut haruslah secara jujur melukiskan situasi seperti kalau orang melihat benda sebenarnya. (b) Sederhana komposisinya. Hendaknya cukup jelas menunjukkan point-point pokok dalam gambar, (c) Ukuran relatif. Gambar membesarkan atau memperkecil objek / benda sebenarnya. apabila gambar / foto tersebut tentang benda / objek yang belum dikenal atau pernah dilihat anak maka sulitlah membayangkan berapa besar benda atau objek tersebut. Untuk menghindari itu hendaknya dalam gambar / foto tersebut terdapat sesuatu yang telah dikenal anak-anak sehingga dapat membantu membayangkan gambar, (d) Gambar atau foto sebaiknya mengandung gerak atau perbuatan. Gambar yang baik tidaklah menunjukkan objek dalam keadaan diam tetapi memperlihatkan aktifitas tertentu, (e) Gambar yang bagus belum tentu baik untuk mencapai tujuan pengajaran. Walaupun dari segi mutu kurang, gambar / foto karya siswa sendiri sering lebih baik dan (f) Tidak setiap gambar yang bagus merupakan benda yang bagus. Sebagai media yang baik, gambar   hendaklah bagus dari sudut seni dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.