Selama menyebarkan agama Islam, Rasulullah Muhammad SAW telah banyak mengikuti peperangan melawan orang-orang kafir. Beliau telah berjuang untuk membesarkan nama Islam hingga beliau wafat pada usia 63 tahun.




Dalam masa peperangan tersebut, beliau mempunyai setidaknya sembilan pedang yang saat ini masih tersimpan dengan baik. Berikut lima dari sembilan pedang peninggalan Rasulullah Saw, seperti dilansir dari laman Seerah, Senin (28/3).

1. Pedang Al-Mathur

Al-Ma’thur atau dikenal juga sebagai “Ma’thur al-Fijar” adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad sebelum menerima wahyu pertama di Makkah. Pedang ini merupakan peninggalan ayahnya, dan sekarang masih tersimpan di museum Topkapi, Istanbul, Turki.

Saat nabi berhijrah dari Mmakkah ke Madinah, pedang ini bersama dengan peralatan perang lainnya kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib. Pedang ini memiliki panjang 99 sentimeter. Pegangannya berbentuk dua ular dari emas dan bertahtakan zamrud dan pirus. Di dekat pegangan tersebut tertulis nama ayahnya, Abdullah bin Abd al-Mutalib.

48301_03

2. Pedang Al-Battar

Pedang ini diambil oleh Rasulullah sebagai hasil rampasan dari Bani Qaynuqa. Pedang ini disebut sebagai pedangnya para nabi. Karena itu, pedang ini bertuliskan nama-nama nabi seperti, Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad sendiri.

Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala orang yang pertama kali memiliki pedang ini, yaitu Goliath. Panjang pedang ini adalah 101 sentimeter dan saat ini berada di Museum Topkapi, Istanbul, Turki. Beberapa laporan mengatakan bahwa pedang ini akan digunakan Nabi Isa As saat ia kembali ke bumi untuk mengalahkan Dajjal.

48301_07

3. Pedang Dhu Al-Faqar

Pedang Dhu Al-Faqar atau yang lebih dikenal dnegan pedang Dzulfikar ini adalah pedang hasil rampasan Nabi Muhammad dalam perang Badar. Rasulullah kemudian memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib.  Saat kembali dari Perang Uhud, dilaporkan bahwa Ali berlumuran darah di tangan dan bahunya sambil membawa pedang ini. Banyak sumber melaporkan bahwa pedang ini kemudian tetap dipegang Ali dan keluarganya.  Pedang ini memiliki dua mata, yang digambarkan dengan dua garis  yang terukir di tengah pedang.

48301_13

4. Pedang al-Mikhdham

Pedang ini dilaporkan setelah digunakan oleh Nabi Muhammad kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib, dan dari Ali diwariskan lagi untuk anak-anaknya. Namun, beberapa sumber melaporkan bahwa pedang ini merupakan hasil rampasan Ali sendiri saat memimpin sebuah serangan di Suriah. Pedang ini memiliki panjang 97 sentimeter dan bertuliskan nama Zayn al-Din al-Abidin. Sekarang, pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul, Turki.

48301_15

5. Pedang Al-Rasub

Pedang al-Rasub juga merupakan salah satu dari sembilan pedang Nabi Muhammad SAW. Dikatakan bahwa senjata ini disimpan di rumah Nabi Muhammad layaknya bahtera (Ark) yang biasa disimpan oleh bangsa Israel. Pedang yang saat ini berada di Museum Topkapi, Istanbul, Turki tersebut memiliki panjang 140 sentimeter dan memiliki lingkaran emas yang ditorehkan nama Ja’far al-Sadiq. Selain kelima pedang nabi di atas, empat di ataranya yaitu PedangHatf, Pedang Al-Adb, Pedang Al-Qadib, Pedang Qal’i.

48301_05

Sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/16/03/28/o4q1hi361-5-pedang-peninggalan-rasulullah-di-museum-istanbul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *