Manfaat perencanaan karir menurut Samsudin (2006 : 161), adalah sebagai berikut:

  • Mengembangkan karyawan yang dapat di promosikan Ini berarti bahwa perencanaan karir dapat membantu mengembangkan suplai karyawan internal, terutama karyawan yang potensial
  • Menurunkan perputaran karyawan (Turnover)

Perhatian terhadap karir individual dalam perencanaan karir yang telah ditetapkan akan dapat meningkatkan loyalitas para organisasi tempat mereka bekerja (rasa kesetiaan organisasional)

  • Mengungkap potensi karyawan

Adanya perencanaan karir yang jelas akan mendorong para karyawan secara individual maupun kelompok menggali kemampuan potensial masing-masing untuk mencapai sasaran-sasaran karir yang diinginkan

  • Mendorong pertumbuhan

Perencanaan karir yang baik akan mendorong semangat kerja karyawan untuk tumbuh dan berkembang. Dengan demikian, motivasi kerja karyawan dapat dipelihara.

  • Mengurangi penimbunan

Ini berarti perencanaan karir akan dapat meningkat kembali para karyawan yang tidak berkualifikasi untuk maju sehingga tidak tertimbun tanpa harapan.

  • Memuaskan kebutuhan karyawan

Dengan adanya perencanaan karir berarti adanya penghargaan terhadap individu karyawan, yang berarti pula adanya pengakuan dan penghargaan terhadap prestasi individu karyawan. Hal inilah yang akan dapat memuaskan karyawan, yang pada dasarnya merupakan kebutuhan organisasi juga.

  • Membantu pelaksanaan rencana-rencana kegiatan yang telah disetujui.

Perencanaan karir dapat membantu para karyawan agar siap untuk menduduki jabatan-jabatan yang lebih penting. Persiapan ini akan membantu percapaian rencana-rencana kegiatan yang telah ditetapkan.

Samsudin, S. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia, CV. Pustaka Setia. Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *