Kebutuhan Manusia | Kenyataan menunjukkan bahwa kebutuhan manusia beraneka ragam dan sifatnya tidak terbatas, baik kebutuhan secara fisik manusia maupun secara rokhani yang kesemuanya memerlukan pemenuhan. Akan tetapi keanekaragaman kebutuhan manusia tidak semuanya dapat dipenuhi dengan alat pemuas kebutuhan yang ada. Untuk itu manusia perlu menyusun skala prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi agar tercapai kemakmuran.

Dari kenyataan tersebut dapat diambil pengertian kebutuhan. Kebutuhan Manusia adalah keinginan manusia atas barang dan jasa yang beraneka ragam untuk dapat terpenuhi dengan alat atau sarana yang ada, sehingga tercapai kemakmuran. Berdasarkan kenyataan dan pengertian  tersebut, maka kebutuhan manusia dapat dibagi dalam beberapa macam, yaitu

Kebutuhan menurut instansitasnya, dibedakan menjadi

  • Kebutuhan primer artinya kebutuhan manusia yang mutlak harus dipenuhi terlebih dahulu. Misalnya : Makanan, Pakaian, Perumahan dan sebagainya
  • Kebutuhan sekunder artinya kebutuhan yang sifatnya sebagai pelengkap setelah kebutuhan primer terpenuhi. Misalnya Meja, Kursi, Almari, paralatan rumah tangga, perlengkapan rumah tangga dan sebagainya
  • Kebutuhan tersier artinya kebutuhan yang berupa barang-barang mewah. Misalnya Mobil, Sepeda Motor, Perhiasan, Televisi, Komputer dan sebagainya

Kebutuhan menurut sifatnya, dibedakan menjadi;

  • Kebutuhan jasmiani artinya kebutuhan yang berupa barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan jasmani atau fisik manusia. MIsalnya : Makan, Pakaian, Olah raga dan sebagainya
  • Kebutuhan rokhani artinya kebutuhan manusia yang bersifat kejiwaan atau santapan rokhani. Misalnya : Hiburan, agama, pendidikan, rekreasi, keindahan, kenyamanan, keamanan dan sebagainya

Kebutuhan menurut waktu penggunaannya, dibedakan menjadi:

  • Kebutuhan sekarang artinya kebutuhan yang harus dipenuhi pada saat dibutuhkan. Misalnya : Buku dan alat tulis bagi siswa, obat bagi orang sakit, makan, minum, berpakaian dan sebagainya
  • Kebutuhan mendatang artinya kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditangguhkan. Misalnya : Tabungan, Payung sebelum musim penghujan, Persdiaan perlengkapan rumah tangga, Persediaan bahan makanan dan sebagainya

Kebutuhan menurut subjeknya atau konsumennya, dibedakan menjadi;

  • Kebutuhan perseorangan (individu) artinya kebutuhan yang langsung berhubungan dengan pribadi-pribadi manusia. Misalnya : Kacamata bagi orang yang membutuhkan kacamata, petani membutuhkan alat pertanian, Pelajar membutuhkan buku pelajaran dan sebagainya
  • Kebutuhan masyarakat (sosial) artinya kebutuhan untuk umum atau masyarakat yang mempunyai kepentingan yang sama. Misalnya : Jalan, Jembatan, Sekolahan, Pasar, Waduk, Bendungan dan sebagainya.