Macam – macam stres siswa akselerasi SMAN 1 Metro Lampung

Proposal

Disusun sebgai tugas akhir mata kuliah Metodologi penelitian kualitatif
Dosen : Herwanto,M.Sc

Disusun oleh :
Kesha Meisatu
1115051001
Psikologi Pendidikan 2005
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Jakarta

BAB 1 PENDAHULUAN
A.Latar belakang masalah
Perkembangan pengetahuan di dunia saat ini memasuki era kompetensi, dimana terlihat bahwa informasi mudah sekali didapat. Dengan mudahnya mendapatkan informasi dan bertambahnya berbagai sumber informasi, membuat sebuah bangsa atau bahkan individu memiliki wawasan yang global dalam hal berbagai pengetahuan. Untuk itu diharapkan setiap bangsa brlomba dalam mengembangkan pendidikannya dan berusaha menngkatkaan sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan sumber daya manusia Negara lainnya di dunia. Salah satu factor penting dalam cara meningkatkan kualitas sumber daya mau bbangsa at suatnusia ialah factor pendidikan. Dimana kualitas suatu bangsa dan harga diri suatau bangs adapt ditentukan oleh kualitas pendidikan di suatu Negara. Untuk itu saat ini bangsa – bangsa di dunia sedang menggunakan berbagai cara, agar pendidikan di Negara mereka masing – masing dapat bersaing di era kopetensi di dunia ini sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM nya.
Banyak cara dilakukan berbagai negara dalam meningkatkan kualitas SDM dan Pendidikannya salah satunya ialah program –program yang dilakukan mulai dari beasiswa hingga lainnya. Dalam lingkup negara republik Indonesia cara yang di tempuh juga bermacam – macan. Salah satunya ialah program akselerasi dimana program tersebut diperuntukkan untuk para siswa yang memiliki kemampuan di atas rata – tara dan membutuhkan tambahan pengetahuan yang lebih di bandingkan teman – teman lainnya. Dalam penyelenggaraannya program akselerasi tidaklah sesempurana yang diharapkan terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan, salah satu diantaranya ialah stress yang dialami para siswa yang mengikuti program akselerasi, hal ini dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya ialah konsekuensi yang diterima apabila seorang siswa tidak mampu meraih apa yang diharapkan oleh pihak sekolah. Atas dasar masalah inilah penulis bermaksud mengangkat judul “Macam – macam stress siswa akselerasi SMAN 1 Metro lampung”.

B.Fokus Penelitian
Berdasarkan latar belakang di atas, maka fokus dari penelitian ini adalah :
1. Macam –macam stres apakah yang dialami oleh siswa akselerasi SMAN 1 Metro Lampung?
2. Dampak perilaku apa yang terjadi akibat adanya stres tersebut?
3. Sejauh mana peran guru dalam mengahdapi siswa yang mengalami stres tersebut?
C.Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui stres yang dialami siswa akselerasi dan macam – macam stres yang dialami, dan peran guru dalam menghadapi siswa yang mengalami stress.

D.Manfaat Penelitian
– Manfaat teoritis:
– untuk mengetahui stres yang dialami siswa akselerasi.
– Mengetahui macam – macam stres yang dialami siswa akselerasi.
– Mengetahui sejauh mana peran orang tua dalam mengatasi anaknya yang menjadi siswa akselerasi dan mengalami stres.
– Mengetahui peran guru dalam mengatasi anakmuridnya yang megalami stres pada kelas akselerasi.

– Manfaat praktis:
– Dapat menjadi khazanah pengetahuan baru dalam bidang Psikologi Pendidikan.

BAB II Acuan Teoritik
a. Hakikat Stress
Stres menurut yuhanar ilyas dalam makalah “manajemen stres secara islami” (1994) adalah suatu kondisi yang dialami oleh manusia, berupa kumpulan – kumpulan gangguan fisik dan psikis, yang disebabkan karena ketidakmampuan manusia menghadapi tekanan – tekanan tersebut terutama tekanan psikologis (kejiwaan).Sedangkan menurut H.M. Syamsul Hadi (1994) mendefinisikan stres sebagai suatu keadaan yang menekan individu baik segi biologik, psikologik maupun sosialnya. Dan menurut saya stress ialah gangguan yang disebabkan karena adanya kecemasan dan berpengaruh pada sisi psikologik,fisik, sosial sampai citra diri.

b. Hakikat Akselerasi
Menurut fox (1979) akselerasi adalah penyesuaian waktu belajar untuk menemukan kapasitas siswa, dan penyesuaian diarahkan untuk anstraksi tinggi,berpikir kreatif dan penuntasan bahan – bahan yang sulit. Sedangkan menurut pengertian lain, akselerasi adalah salah satu program percepatan yang didesain khusus untuk siswa berbakat. Awalnya Terman mendefinisikan anak berbakat dengan menggunakan kriteria IQ yang tinggi untuk menentukan keberbakatan.
Sedangkan menurut Balitbang Depdikbud (1986) memiliki ciri – ciri sebagai berikut:
1. Lancar Berbahasa
2. Rasa ingin tahu yang besar terhadap ilmu pengetahuan.
3. Memiliki kemampuan yang tinggi dalam berfikir logis dan kritis.
4. Mampu bekerja atau belajar secara mandiri.
5. Ulet dalam menghadapi kesulitan atau tidak lekas putus asa.
6. Mempunyai tujuan yang jelas dalam setiap pekerjaan dan kegiatannya.
7. Cermat atau teliti dalam mengamati
8. Memiliki kemampuan dalam memecahkan beberapa masalah.
9. Mempunyai minat luas dan mempunyai daya imajinasi yang tinggi.
10. Belajar dengan mudah dan cepat.

c. Hakikat siswa
Dalam konteks penelitian ini yang dimaksud ialah siswa SMAN Negeri 1 Metro Lampung Kelas XVI. Terdapat 7 kelas XVI dalam SMAN Negeri 1 Metro Lampung. Dan yang termasuk siswa di sini ialah yang terdaftar secara administratif pada SMAN ! Metro Lampung dengan bebagi keterangan – keterangan yang telah atau akan dilampirkan pada bab selanjutnya.

BAB III Metodologi Penelitian.
A.Tujuan khusus Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui macam – macam stres yang terjadi pada siswa akselerasi SMAN 1 Metro Lampung. Dengan melakukan observasi sehingga terlihat secara kualitatif macam –macam stres siswa akselerasi. Dan mengetahui kesiapan sekolah dalam melaksanakan kelas program akselerasi.
B.Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk memahami prinsip – prinsip umum yang mendasari suatu gejala yang menjadi pusat perhatian peneliti. Di samping itu penulis juga mengumpulkan informasi dari sumber – sumber yang relevan.
C.Waktu dan tempat Penelitian
Waktu dan tempat penelitian ialah siswa akselerasi kelas XVI SMAN 1 Metro Lampung dan penelitian berlangsung mulai bulan Mei sampa Desember 2008. Sedangkan dalam kegiatan siswa akselerasi di rumah penulis melibatkan orang tua dalam pengamatan dan dalam kegiatan kelas yang tak terpantau penulis melibatkan guru kelas dalam pengumpulan sumber data.

D.Data dan Sumber Data
Sumber data pada penelitian ini adalah:
1. Siswa akselerasi kelas XVI SMAN 1 Metro Lampung
E.Prosedur pengumpulan Data
Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan:
1. Angket. Angket yang dibuat diberikan pada semua responden dengan item yang sama.
2. Observasi. Dilakukan dengan melihat kegiatan belajar mengajar siswa selama 8 bulan penelitian.
3. Wawancara. Dilakukan pada sebagian responden dengan wawancara terstruktur dan dengan sebgaian perluassan dalam pertanyaan.
4. Analisis dokumen dalam hal ini penulis menganalisis dari data – data yang tersedia baik berupa catatan akademik dan catatan yang dilakukan oleh guru.
F.Analisis Data
Setelah sumber data didapat penulis melakukan analisa sesuai dengan sumber yang telah didapat.dalam pelaksanaannya analisis data kualitatif bertujuan pada proses penggalian makna, penggambaran, penjelasan dan penempatan data pada konteksnya. Proses analisi data kualitatif adalah setelah terjadi proses pengumpulan data, maka perlu dilakukan kegiatan display, yaitu media penjelas objek yang diteliti. Analisi data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu menggambarkan kondisi mengenai onjek penelitian dengan sebenar – benarnya. Dan hasil dari analisis tersebut berupa kesimpulan tentang objek yang diteliti.

Daftar Pustaka

Fatahillah, Muhammad.2006. Bahagia tanpa stres.Surakarta. Smart Media
Meltzer, Deborah.2006.Strategi mengelola stress untuk mencapai ketenangan jiwa.prestasi pustaka:Jakarta
Makalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *