Pendahuluan

sitem informasi gepografi atau disingkat sebagai GIS, terjemahan dari geographical information system (gis), pada saat ini sudah merupakan teknologi yang dianggap biasa pada kalangan perencana atau kelompok- kelompok lain yang berkecimpung dalam hal pemetaan sumber daya. Dua dekade sebelum ini terjadi juga pada pengindaraan jauh (jp) atau remot sesing, awalau tidak secepat kepopuleran Sig. Kedua teknologi tersebut merupakan teknologi informasi atau lebih spesifik lagi teknologi informasi spasial karena berkaitan dengan pengumpulan dan pengolahan data spasial. Walaupun telah berkembang lebih dari dua dekade terakhir, akan tetapi tonggkat perkembangan di indonesia pada umumnya masih dapat dianggapa pada fase yanmg be;lum mantap. Sebenarnya bebagai kegiatan Pj dan Sig bukan hanya sudah lama dikrenal bahkan telah dilaksanakan, baik dalam bentuk penerapan maupun penelitian, akan tetapi baru berkembang pada beberapa intansi dan universitas tertentu saja.

Salah satu teknik pengumpulan data dari kelompok metode ini merupakan tekniologi lyang telah erjalan sejak lama dalah pemotretan dari udara yang menghasilkan foto udara. Secara teknolo;gi maupun penerapannya pemotretan udara bukan masalah lagi, karena bila diinginkan bisa dilakukan kapan saja karena suadah banyak perusshaan yang dapat melaksanakannya dengan kualitas yang sudah baku. Pada sisi lain Sig secara konvensional sisitem informasiyang masih dapat dikelompokkan dalam SIG, walaupun dengan nama lain dan umumnya bersifat manuala telah lama dikenal, akan tetapi belum setinggkat itu perkembangannya.berbagai instansi telah menyusuan suatu sisitem informasi obyuek gepografi, dalam bentuk peta tabel , mau pun lapaoran dalam benmtuk konvensional dan biasabnya disimpan dalam lemari atau filling cabinet.SIG yang dimaksu dalam buku ini mencangkup bentuk sistem dalam arti luas, sehingga sperti yang disebut diatas dan bentuk perkembangan nya yang berorentasi ke sistem terkomputerkan. Oleh karena itu yang dipermasalahkan bukan hanya informasi atau geografi saja akan tetapi menmcangkup keseluruhan sistem mengenai informasi yang berefrennsi geografis maupun aspek komputernya.

Untuk menyelaraskan berbagai definisi dan pengertian antara sisitem informasi bentuk lama, yang awal tahun 80- aan lebih dikenal berdasarkan pokok masalah yang dicangkup sebagai sisitem informasisumberdaya alam ( natural resouce system) dengan pengertian sistem informasikan geografi yang berlaku saat ini, berikut ini akan dibahas kembali beberapa pengertian dasar yabng berkaitan dengan bidang _ bidang tersebut,