Keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja merupakan faktor penting yang sangat berhubungan dengan sumber daya manusia, karena dengan keselamatan dan kesehatan kerja yang terjamin, seseorang akan merasa aman dalam lingkungan pekerjaannya. Perasaan aman dalam bekerja akan berpengaruh kepada performansi pekerja itu sendiri dan performansi hasil kerjanya, sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja.

Keselamatan kerja adalah keselamatan yang berhubungan dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan (Suma’mur, 1981 yang diacu dalam Herdasari, 2004).

Dari penjelasan ini disimpulkan bahwa keselamatan kerja mencakup segala aspek yang terkait dalam suatu proses produksi. Suma’mur (1981) memberikan definisi keselamatan kerja sebagai berikut, keselamatan kerja merupakan sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat dan kematian sebagai akibat kecelakaan kerja.

Definisi lain dari keselamatan kerja adalah suatu kondisi yang bebas dari risiko kecelakaan atau kerusakan atau dengan risiko relatif sangat kecil dibawah tingkat tertentu (Simanjuntak, 1994 yang diacu dalam Herdasari, 2004). Dari definisi-definisi tersebut terlihat bahwa keselamatan kerja sangat berhubungan dengan keadaan aman bagi karyawan sehingga dapat meminimasi kondisi risiko yang mengakibatkan kecelakaan kerja. Selain keselamatan kerja, kesehatan kerja juga berperan dalam peningkatan produktifitas pekerja.

Simanjuntak (1994) memberikan definisi kesehatan kerja sebagai spesialisasi dalam ilmu kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja/masyarakat pekerja memperoleh derjat kesehatan setinggi-tingginya, baik fisik atau mental, maupun sosial dengan kesehatan yang mengakibatkan faktor-faktor pekerjaan dan lingkungan kerja, serta terhadap penyakit-penyakit umum. Dari definisi tersebut dapat dilihat bahwa kemampuan seorang pekerja bergantung dari keadaan dan kondisi kesehatannya, sebab derajat kesehatan seorang pekerja tidak bersifat statis melainkan berkembang secara dinamis sesuai dengan perkembangan kemajuan masyarakat.

Herdasari Cindemukti, Identifikasi Faktor Penyebab Kecelakaan dan Usulan Perbaikan Keselamatan Kerja di PT Fajar Wisesa, Tugas Akhir Jurusan Teknik Industri FTI Universitas Trisakti, Jakarta, 2004.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *