Kegunaan Penilaian Acuan Norma (PAN) | Dalam menyusun tes hasil belajar, setiap guru biasanya membuat tingkat kesukaran butir soal berdasarkan kesukaran rata-rata kelas. Berarti yang diharapkan guru dari hasil tes hasil belajar adalah nilai 50% siswa di atas rata-rata kelas. Dan bila skor tersebut dibuat kurva, akan menunjukkan gambar kurva normal. Lalu, pada umumnya pendekatan PAN berdasarkan dua hal yang utama, yaitu menetapkan skor akhir siswa yang dinyatakan lulus dan menetapkan kriteria batas kelulusan. Jadi kegunaan PAN secara umum yaitu, menentukan kedudukan atau posisi seorang peserta tes di dalam peringkat kelompoknya. Diantaranya digunakan pada saat:

  1. Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB)
  2. Seleksi calon pegawai baru
  3. Menentukan kelulusan siswa dalam Ujian Akhir Nasional (UAN) untuk SMA dan SMP
  4. Menentukan peringkat siswa didalam kelas
  5. Dan lain-lain.

Contoh penggunaan PAN dalam menentukan batas kelulusan mahasiswa dalam tes mata kuliah statistik. Dari suatu prestasi belajar mahasiswa Psikologi Pendidikan dalam mata kuliah statistik dengan menggunakan tes karangan diperoleh skor dari 10 mahasiswa sebagai berikut:

Nomor Nama Skor
1 Sakti 70
2 Mandra 50
3 Guna 80
4 Pancen 60
5 Oye 70
6 Witing 70
7 Tresno 40
8 Jalaran 50
9 Soko 50
10 Kulino 60

Dapat diperoleh Mean=60, dan SD= , mahasiswa dinyatakan lulus jika memperoleh nilai huruf minimal “D”.

Di sini kami menggunakan pemberian status nilai atau grading menjadi lima tingkat menurut Remmers, yaitu :

Nilai A : Skor ≥ M+1,5 SD

Nilai B : Skor M+0,5 SD sampai M+1,49 SD

Nilai C : Skor M-0,5 SD sampai M+0,49 SD

Nilai D : Skor M-1,5 SD sampai M-0,51 SD

Nilai E : Skor ≤ M-1,51 SD

Apabila skor tersebut dinilai dengan PAN maka diperoleh nilai yang bersimbol huruf sebagai berikut :

Nilai A : Skor, ≥ M+1,5 SD

= ≥

Nilai B : Skor, M+0,5 SD sampai M+1,49 SD

=

=

Nilai C : Skor, M-0,5 SD sampai M+0,49 SD

Nilai D : Skor, M-1,5 SD sampai M-0,51 SD

Nilai E : Skor, ≤ M-1,51 SD

DAFTAR PUSTAKA

  1. Y. Waluyo, dkk. 1987. Penilaian Pencapaian HAsil Belajar. Jakarta: Penerbit Karunia, Universitas Terbuka

Masidjo, Ign. 1995.  Penilaian Pencapaian HAsil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius,

Purwanto, Ngalim. 2004. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,

Suparman, Atwi. 2003. Desain Instruksional. Jakarta: Proyek Pengembangan UT, Dirjen Dikti, Departemen Pendidikan Nasional,

Arifin, Zainal. 1988. Evaluasi Instruksional. Bandung: CV Remadja Karya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *