Merupakan besarnya jumlah air yang disalurkan dari pintu intake ke saluran-saluran dibawahnya yang pada akhirnya akan sampai ke petak-petak sawah (Anonim, 1986 dalam Tarmizi, 2005).
            Kebutuhan penyadapan dapat ditentukan sebagai jumlah dari kebutuhan lapangan dan perkiraan kehilangan dari penyaluran. Jadi, selain kehilangan dilapangan (lahan), sejumlah air akan hilang dalam perjalanan ke lapangan. Kehilangan ini terdiri dari penguapan disaluran, transpirasi tanaman disekitar tebing dan rembesan pada saluran. Penguapan dan transpirasi biasanya kecil dan sering diabaikan (Linsley, 1998).
            Besarnya kebutuhan penyadapan dari sumber air dapat di hitung dengan menggunakan persamaan berikut :
…………………………………………………………………………………..          (14)
Ket :
DR      =   Besarnya kebutuhan penyadapan dari sumber air (L/det/ha)
NFR    =   Kebutuhan air di sawah (L/det/ha)
Ei        =   Efisiensi irigasi (%).


Tarmizi, 2005. Optimasi Usaha Tani Dalam Pemanfaatan Air Irigasi Embung Leubuk Aceh besar (Skripsi). Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Unsyiah. Banda Aceh.