Kebijaksanaan mekanisasi pertanian tidak dapat terlepas dari kebijaksanaan pembangunan pertanian pada umumnya dan pembangunan pertanian pada khususnya.

Kebijaksanaan mekanisasi pertanian dengan demikian juga harus dapat berfungsi untuk meningkatkan pendapatan petani, menyediakan pangan secara mantap, membantu memperluas kesempatan kerja di pedesaan, turut mengerahkan pengembanganindustri dan menciptakan daerah pedesaan menjadi pusat kegiatan dan perkembangan ekonomi.

Kebijaksanaan pengembangan mekanisasi pertanian selektif dengan magna selektif terhadap wilayah maupun terhadap alat/mesin pertanian yang akan dikembangkan, merupakan kebijaksanaan yang paling tepat.