KARAKTERISTIK, TUJUAN, DAN MANFAAT PTK

MAKALAH

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Penelitian Tindakan Kelas

Dosen : Abdur Rasyid, M.Pd.

Disusun oleh :
1. Fitri Lestari 12.22.1.0189
2. Nurul Veity Latifah 12.22.1.0349
3. Sri Sulastri 12.22.1.0426
Kelas VII IPA 3

PROGRAM STUDI PGSD
FAKULTAS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
UNIVERSITAS MAJALENGKA
2015
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum.wr.wb
Alhamdulillah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah saw, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya. Amin. Atas kehendak Allah sajalah, penulis dapat menyelesaikan makalah ini Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan meningkatkan pemahaman kita terhadap hal – hal baru di sekitar kita yang sebelumnya tidak kita ketahui serta menambah wawasan kita.
Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif guna perbaikan dan penyempurnaan makalah selanjutnya.

Majalengka, Oktober 2015

Penyusun
DAFTAR PUSTAKA

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah 1
B. Rumusan Masalah 1
C. Tujuan Penulisan 1
D. Manfaat Penulisan 2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian PTK 3
B. Karakteristik PTK 4
C. Tujuan PTK 5
D. Manfaat PTK 6
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 8
B. Saran 8
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan salah satu komponen penting yang berpengaruh terhadap perkembangan dan pembangunan suatu bangsa. Sehingga guru dituntut untuk menjadi lebih profesional dalam mengajar. Karena kualitas guru akan mempengaruhi mutu pendidikan. Keberhasilan guru dalam mendidik akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan anak didiknya kelak. Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan melalui sebuah penelitian untuk menemukan permasalahan yang sering muncul di sekolah, baik itu sarana, media maupun prilaku siswa.
Penelitian Tindakan Kelas merupakan salah satu jenis penelitian pendidikan yang penting untuk dipahami oleh para guru. Penelitian Tindakan Kelas secara langsung berkorelasi dengan upaya guru untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas kinerjanya, utamanya dalam proses pembelajaran di kelas.
Banyak sekali persoalan yang dihadapi guru dalam suasana pembelajaran yang ia hadapi, yang jika masalah tersebut tidak dapat diatasi, maka akan menghambat tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Untuk itulah dibutuhkan suatu penelitian pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk memperbaiki kinerjanya.
Hal yang perlu dikuasai guru salah satunya adalah dengan memahami karakteristik, tujuan, serta manfaat dari Penelitian Tindakan Kelas. Dengan demikian, guru dapat menerapkannya secara tepat guna membantu masalah-masalah kependidikan.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian PTK?
2. Seperti apakah karakteristik PTK?
3. Apakah tujuan dan manfaat PTK?

C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian PTK
2. Untuk mengetahui karakteristik PTK
3. Untuk mengetahui tujuan dan manfaat PTK

D. Manfaat Penulisan
1. Mahasiswa dapat mengetahui PTK
2. Mahasiswa dapat menerapkan PTK
3. Mahasiswa dapat mencari solusi rmasalah yang ada di sekolah

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian PTK
Dalam literatur berbahasa inggris, PTK disebut dengan classroom action research. Saat ini PTK mampu menawarkan cara dan prosedur baru untuk memperbaiki dan meningkatkan propesinalisme guru dalam proses belajar mengajar di kelas dengan melihat berbagai indikator keberhasilan proses dan hasil pembelajaran yang terjadi pada siswa. PTK sebagai bentuk penelitian reflektif yang dilakukan oleh guru sendiri yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mengembangkan kurikulum, pengembangan sekolah, pengembangan keahlian mengajar. Dengan penelitian tindakan kelas, guru dapat meneliti sendiri terhadap praktik pembelajaran yang ia lakukan di kelas, penelitian terhadap siswa dari segi interaksinya dalam proses pembelajaran, penelitian terhadap proses dan atau produk pembelajaran secara reflektif di kelas. Pendek kata dengan melakukan penelitian tindakan kelas, guru dapat memperbaiki praktek-praktek pembelajaran menjadi lebih efektif.
Penelitian tindakan kelas juga dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktek pendidikan. Jika sekiranya ada teori yang tidak cocok dengan kondisi kelasnya, melalui PTK guru dapat mengadaptasi teori yang ada untuk kepentingan proses dan atau produk pembelajaran yang lebih efektif, optimal dan fungsional. Dalam penelitian tindakan kelas, guru dapat melihat, merasakan, menghayati praktik-praktik pembelajaran selama ini dilakukan memiliki efektivitas yang tinggi. Kalau tidak maka guru dapat merumuskan tindakan tertentu untuk mempebaiki keadaan tersebut dengan melalui prosedur PTK.
Secara singkat PTK dapat didifinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas secara lebih propesional. Oleh karena itu PTK terkait erat dengan persoaalan praktek pembelajaran sehari-hari yang di hadapi oleh guru.
B. Karakteristik PTK
Pada dasarnya semua penelitian selalu berupaya untuk pmemecahkan suatu problema. Penelitian tindakan kelas memiliki karakteristik problema yang harus di pecahkan yaitu bahwa problema yang diangkat untuk di pecahkan melalui PTK harus selalu berangkat dari persoalan praktek pembelajaran sehari-hari yang dihadapi oleh guru. Kemudian dari persoalan itu guru menyadari pentingnya persoalan tersebut untuk dipecahkan secra propesional. Tidak semua guru mampu melihat sendiri apa yang telah dilakukannya selama mengajar dikelas. Dapat terjadi guru berbuat kekeliruan selama bertahun-tahun dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu guru dapat meminta bantuan orang lain untuk melihat apa yang selama ini dilakukan dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat melakukan penelitian tindakan kelas secara kolaboratif.
Karakteristik berikutnya dalam penelitian tindakan kelas yaitu adanya tindakan-tindakan tetentu untuk memperbaiki proses belajar mengajar di kelas. Jika guru melakukan penelitian mengenai tingkat keseringan siswa mwmbolos, tanpa disertai tindakan-tindakan tertentu, maka tidak termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian tersebut hanya sekedar ingin tahu, tidak ingin memperbaiki keadaan tingginya tingkat kebolosan siswa melalui tindakan-tindakan tertentu. Jika dengan penelitian itu guru mencoba berbagai tindakan untuk mencegah terjadinya pembolosan, sehingga proses belajar mengajar berjalan lebih baik, baru penelitian itu termasuk dalam penelitian tindakan kelas.
PTK mempunyai karakter tersendiri jika dibandingkan denagn penelitian-penelitian lain pada umumnya. Beberapa karakter tersebut adalah sebagai berikut:
1. Masalah dalam PTK dipicu oleh munculnya kesadaran bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki dalam praktik pembelajaran selama ini, dan perbaikan diprakarsai dari dalam diri sendiri.
2. Self-reflective inquiry, guru mengumpulkan data dari praktiknya sendiri melalui refleksi diri.
3. Dilakukan di dalam kelas, sehingga fokus penelitian adalah kegiatan pembelajaran, yaitu interaksi guru-siswa.
4. Tujuan PTK, untuk memperbaiki pembelajaran. Perbaikan dilakukan secara bertahap dan terus menerus. Sehingga PTK dikenal memiliki siklus pelaksanaan berupa pola : perencanaan pelaksanaan- observasi-refleksi-revisi (perencanaan ulang).

C. Tujuan PTK
Penelitian pendidikan pada umumnya ditujukan untuk memperoleh landasan dalam mempertimbangkan suatu prosedur kerja, khususnya prosedur pembelajaran, menjamin cara kerja yang efektif dan efisien, memperoleh fakta-fakta tentang berbagai masalah pendidikan, dan menghindarkan sesuatu yang dapat merusak, serta meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran. Berdasarkan pemahaman tersebut, secara umum penelitian tindakan kelas bertujuan untuk:
1. Memperbaiki dan meningkatkan kondisi-kondisi belajar serta kualitas pembelajaran.
2. Meningkatkan layanan professional dalam konteks pembelaaran, khhususnya layanan kepada peserta didik sehingga tercipta layanan prima.
3. Memberi kesempatan kepada guru berimprovisasi dalam melakukan tindakan pembelajaran yang direncanakan secara tepat waktu dan sasarannya.
4. Memberi kesempatan kepada guru mengadakan kajian secara bertahap kegiatan pembelajaran yang dilakukannya sehingga tercipta perbaikan yang berkesinambungan.
5. Membiasakan guru mengembangkan sikap ilmiah, terbuka dan jujur dalam pembelajaran.
Perkembangan masyarakat dewasa ini sangat cepat dan sangat kompleks sehingga tuntutan terhadap layanan pembelajaran yang hams dilakukan oleh gmujuga meningkat. Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk meningkatkan atau memperbaiki layanan pembelajaran tersebut.
Tujuan ini dapat dicapai dengan cara melakukan berbagai tindakan untuk memecahkan berbagai permasalahan pembelajaran di kelas yang selama ini dihadapi, baik disadari atau mungkin tidak disadari. Oleh karena itu, fokus penelitian tindakan kelas adalah terletak kepada tindakan-tindakan altematif yang direncanakan oleh guru, kemudian dicobakan, dan dievaluasi untuk mengetahui efektivitas tindakan-tindakan alternatif itu dalam memecahkan masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru. Guru akan lebih banyak mendapatkan pengalaman tentang keterampilan praktek pembelajaran secra reflektif. Tujuan utama dalam penelitian tindakan kelas ialah pengembangan keterampilan guru berdasarkan pada persoalan pembelajaran yang dihadapi oleh guru di kelasnya sendiri, dan bukannya bertujuan untuk mencapai pengetahuan ilmu dalam bidang pendidikan.
Dengan demikian, tujuan PTK adalah untuk memperbaiki dasar pemikiran dan kepantasan dari praktik-praktik belajar mengajar, memperbaiki pemahaman dari praktik-praktik belajar mengajar, serta memperbaiki situasi atau lembaga tempat praktik tersebut dilakukan.

D. Manfaat PTK
Manfaat PTK dapat dilihat dari dua aspek yakni aspek akademis dan aspek praktis. Aspek akademis, manfaatnya adalah untuk membantu guru mengahasilkan pengetahuan yang shahih dan relevan bagi kelas mereka untuk memperbaiki mutu pembelajaran dalam jangka pendek. Adapun manfaat praktis dari pelaksanaan PTK antara lain:
1. Merupakan pelaksanaan inovasi pembelajaran dari bawah. Peningkatan mutu dan perbaikan proses pembelajaran yang dilakukan guru secara rutin merupakan wahana pelaksanaan inovasi pembelajaran. Oleh karena itu guru perlu mencoba untuk mengubah, mengembangkan, dan meningkatkan pendekatan, metode, maupun gaya pembelajaran sehingga dapat melahirkan suatu model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik kelas.
2. Pengembangan kurikulum di tingkat sekolah, artinya dengan guru melakukan PTK maka guru telah melakukan implementasi kurikulum dalam tataran praktis, yakni bagaimana kurikulum itu dikembangkan dan disesuaikan dnegan situasi dan kondisi, sehingga kurikulum dapat berjalan secara efektif melalui proses pembelajran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
Melalui PTK guru akan lebih banyak memperoleh pengalaman tentang praktik pembelajaran secara efektif, dan bukan ditujukan untuk memperoleh ilmu baru dari penelitian tindakan kelas yang dilakukannya. Dengan kata lain, tujuan utama PTK adalah mengembangkan katerampilan proses pembelajaran. Bukan untuk mencapai pengetahuan umum dalam bidang pendidikan. Meskipun demikian, PTK sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman guru terhadap pembelajaran yang menjadi tugas utamanya. Berbagai manfaat penelitian tindakan kelas antara lain dapat dikemukakan sebagai berikut:
1. Mengembangkan dan melakukan inovasi pembelajaran sehingga pembelajaran yang dilakukan senantiasa tampak baru dikalangan peserta didik.
2. Merupakan upaya pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai dengan karakteristik pembelajaran, serta situasi dan kondisi kelas.
3. Meningkatkan profesionalisme guru melalui upaya penelitian yang dilakukannya, sehingga pemahaman guru senantiasa meningkat, baik berkaitan dengan metode maupun isi pembelajaran.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
PTK dapat didifinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas secara lebih propesional.
Karakteristik PTK adalah sebagai berikut:
1. Masalah dalam PTK dipicu oleh munculnya kesadaran bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki dalam praktik pembelajaran selama ini, dan perbaikan diprakarsai dari dalam diri sendiri.
2. Self-reflective inquiry, guru mengumpulkan data dari praktiknya sendiri melalui refleksi diri.
3. Dilakukan di dalam kelas, sehingga fokus penelitian adalah kegiatan pembelajaran, yaitu interaksi guru-siswa.
4. Tujuan PTK, untuk memperbaiki pembelajaran. Perbaikan dilakukan secara bertahap dan terus menerus. Sehingga PTK dikenal memiliki siklus pelaksanaan berupa pola : perencanaan pelaksanaan- observasi-refleksi-revisi (perencanaan ulang).
Tujuan PTK adalah untuk memperbaiki dasar pemikiran dan kepantasan dari praktik-praktik belajar mengajar, memperbaiki pemahaman dari praktik-praktik belajar mengajar, serta memperbaiki situasi atau lembaga tempat praktik tersebut dilakukan. PTK sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman guru terhadap pembelajaran yang menjadi tugas utamanya.

B. Saran
Guru hendaknya lebih memahami karakteristik, tujuan serta manfaat dari Penelitian Tindakan Kelas sebab PTK sangat berperan dalam kegiatan pembelajaran dikelas yang lebih baik lagi. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, PTK hendaknya dilakukan secara kolaborasi antara guru dengan rekan sejawatnya. Hal ini penting untuk diperhatikan karena sebagai pelaku PTK, guru memerlukan pengamat yang mampu melakukan pengamatan secara objektif.
DAFTAR PUSTAKA

Suyadi. (2010). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Jogjakarta: DIVA Press.

Creswell, Jhon W. (2013). Reseach Design Edisi Ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

TN. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. [Online]. Tersedia: http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._FISIKA/196302071991031WASLALUDDIN/Penelitian_Tindakan_Kelas_%5BCompatibility_Mode%5D.pdf [28 Januari 2014]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *