Lilitan armature sebuah generator dc berada pada rotor, dengan arus yang dihantarkan dari lilitan tersebut dengan cara menggunkan karbon. Lilitan medan berada pada stator. Seperti dalam alternator maka lilitan medan sebuah generator dc mengangkut sebuah arus searah yang tetap dan arena itu maka harus dihubungkan kesebuah sumber dc. Dua kemungkinan akan terdapat : lilitan medan dapat dihubungkan kesebuah sumber dc yang secara listrik tak tergantung dari mesin, yang menghasilkan sebuah generator yang dieksitasi secara terpisah atau mungkin dikenal bahwa armature itu sendiri merupakan sebuah sumber dc yang mampu membekalkan daya listrik bukan hanya kepada beban pda mesin tetapi juga kepada lilitan medannya, yang menghasilkan sebuah generator yang terksitasi sendiri.
Arus medan yang diperlukan adalah bagian yang sangat kecil dari arus armature yang ordenya sebesar 1 sampai 3 persen dalam generator yang lazim dipakai. Sejumlah kecil daya dalam rangkaian medan sebuah generator yang diektasi secara terpisah dapat mengontrol sejumlah daya yang relative besar dalam rangkaian armature tersebut. Cara yang termudah untuk mencapai control seperti itu adalah melalui sebuah rheostat dalam rangkaian medan. Rheostat tersebut mengontrol arus medan dan dengan demikian akan mengontrol tinggi gelombang rapat fluks ; jelaslah bahwa control tegangan yang dihasilkan dengan demikian akan didapatkan. Generator yang dieksitasi secara trepisah lazimnnya digunakan bila control pada tegangan armature dan control pada keluaran sangat penting.

Untuk melaksanakan instalasi generator haruslah dipikirkan dahulu pondasi generator maupun motor penggeraknya dalam hal ini generator dan motor penggeraknya telah dirangkai menjadi satu dsan dapat dipindah pindahkan sehingga yang masih harus dipikirkan papan hubung generatornya. Agar papan hbung generator dapat digunakan untuk dua atau lebih generator yang dijalankan maka disusunlah lebih dahulu papan hubungnya. Dengan demikian instalasi generator hanyalah penyambungan kabel antara generator dengan papan hubung, sedang pengiriman beban kepemakai tenaga listrik cukup menyambungkan kabel dari papan hubung.
Generator shunt ialah pembangkit tenaga listrik cirri generator shunt bahwa lilitan magnetnya disambungkan sejajar dengan sikat. Untuk mengatur besar tenaga yang dibangkitkan, digunakan tahanan pengatur yang disambung deret dengan lilitan penguat magnet. Besar arus penguat yang diperlukan dapat dilihat pada amper meter arus penguat sesuai dengan sifatnya generator shunt banyak dipakai sebab perubahan beban tidak begitu menggoncangkan terhadap tegangan yang dibangkitkannya.
Generator kompon mempunyai dua buah lilitan penguat magnit ialah lilitan shunt dan seri, bersambungan generator kompon ada dua macam yaitu : kompoin shunt panjang dan kompon shunt pendek. Tegangan yang dibangkitkan oleh generator kompon lebih stabil bila dibandingkan dengan tegangan shunt, terutama pada perubahan yang besar, sebab arus penguat lilitan seri disambung seri dengan beban penguatnya juga bertambah. Kegunaannya adalah kecuali sebagai apa yang telah disebutkan pada generator shunt dapat pula digunakan sebagai sumber tenaga listrik pengisi aki atau pelapis logam dengan cara elektrolisa.