a.       Faktor fisik:
·        Pasang surut, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keanekaragaman kehidupan pada zona intertidal, karena pasang surut air laut menyebabkan adanya perbedaan suhu dan pergerakan naik turunya air laut juga menyebabkan organisme yang hidup pada daerah ini harus memiliki penyesuaian diri yang exstrim.
·        Suhu, adalah salah satu faktor yang juga mempengaruhi keanekaragaman kehidupan pada zona intertidal, karena pada zona ini perubahan suhu dapat terjadi secara tiba-tiba dan perubahannya terjadi secara cepat, sehingga mempengaruhi kehidupan organisme-organisme di lingkungan ini.
·        Gerakan ombak, dapat mempengaruhi kehidupat di zona intertidal, karena gerakan ombak dapat mempengaruhi keanekaragaman kehidupan organisme-organisme yang tidak memiliki kekuatan untuk melekat pada zona ini.
·        Salinitas, adalah jumlah per kilogram garam dalam air laut, hal ini dapa mempengaruhi kehidupan di daerah intertidal ini karena zalinitas pada zona ini akan mudah ber-fluktuasi yang akan menyebabkan terganggunya sistem penyesuaian dari organisme-organisme di zona ini terhadap salinitas.
·        Substrat, juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keanekaragaman kehidupan organisme-organisme di zona intertidal untuk bertahan hidup. Di daerah ini terdapat tiga substrat yaitu; batu, pasir, dan lumpur. Tiap-tiap substrat memiliki organisme-organisme khusus untuk beradaptasi dengan daerah tersebut. 
b.      Faktor Biologi:
·        Penyesuaian organisme terhadap lingkungannya, hal ini merupakan salah satu faktor biologis yang mempengaruhi dalam keanekaragaman kehidupan pada zona intertidal, karena organisme-organisme yang hidup di daerah ini harus memiliki sistem-sistem/alat tubuh khusus untuk mempertahankan hidupnya.
·        Pemangsaan, adalah salah satu faktor biologis yang mempengaruhi dalam keanekaragaman kehidupan pada zona intertidal, karena peristiwa makan-memakan ini dapat menyebabkan jumlah dan kelestarian suatu sepesies dalam zona intertidal.
·        Penetapan dan tempat tinggal, ini merupakan salah satu faktor biologis yang mempengaruhi dalam keanekaragaman kehidupan pada zona intertidal, karena penetapan / tempat tinggal suatu organisme dapat menjadikan suatu organisme dapat bertahan, cth: organisme pada zona intertidal yang bersubstras berbatu, kebanyakan dari mereka hidup dengan melubangi batu-batu untuk bertahan dari gelombang air laut.