Dalam neraca ketenagakerjaan biasanya dilihat antara jumlah angkatan kerja (AK) dan jumlah kesempatan kerja (KK) yang tersedia. Jika AK lebih besar dari KK maka terjadi pengangguran atau dengan kata lain laju pertumbuhan yang lebih besar dari laju pertumbuhan KK mengakibatkan laju pertumbuhan pengangguran juga bertambah dan sebaliknya. Secara makro, laju pertumbuhan kesempatan kerja dapat dikaitkan dengan laju pertumbuhan ekonomi. Dengan kata lain laju pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi laju pertumbuhan kesempatan kerja.
            Hubungan antara laju pertumbuhan ekonomi dan laju pertumbuhan kesempatan kerja ini dapat dijelaskan melalui elastisitas kesempatan kerja. Elastisitas kesempatan kerja yang semakin tinggi berarti setiap laju pertumbuhan ekonomi mampu menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas. Adapun konsep dalam menghitung elastisitas kesempatan kerja adalah (Widodo, 1990: 110 ) :
                                                                ∆ KK
Ekk   =  ———–
                                                                ∆PDB
Keterangan :
Ekk      =          Elastisitas kesempatan kerja
∆ KK     =        Laju pertumbuhan kesempatan kerja
∆ PDB   =        Laju pertumbuhan ekonomi

 

Daftar pustaka klik disini