UDANG-GALAH
Udang galah memiliki dua habitat di dalam kehidupannya. Pada stadia larva hidup di air payau, sedangkan setelah menjadi dewasa hidup di dalam air tawar. Daur hidup udang galah dimulai dari telur – telur yang sudah dibuahi dan dierami dalam tubuh induknya slama 12 – 19 hari dan menetas menjadi larva (Hadie dan Lies, 1993). 
Larva yang baru menetas ini memerlukan air payau sebagai tempat kehidupannya apabila tidak berada di lingkungan air payau selama 3 – 5 hari semenjak ia menetas maka larva tersebut akan mati. Hal tersebut biasanya terjadi pada pada penetasan telur di perairan yang jauh dari laut(hadie 1992, dan Supriatna) Kemudian stelah dewasa kembali beruaya ke rawa – rawa , pada salinitas 3- 5 Ppt.
Selama hidup larva akan mengalami beberapa kali pergantian kulit yang diikuti dengan perubahan stuktur morfologinya, hingga akhirnya bermetamorfosis menjadi Juuwana ( juvenil ). Menurut perkembangan nya larva berubah menjadi sebelas stadium ( tingkatan ).