DAFTAR PUSTAKA

Anonimous, 2006. modul pelatihan teknik transplantasi karang nanggroe aceh darussalam, 3 – 8 juli 2006. PUSAT KAJIAN SUMBERDAYA PESISIR & LAUTAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR.

_________. 2004. Transplantasi Karang Sebagai Upaya       Pengelolaan Karang yang Berkelanjutan. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Arvedlund, M. 2001. Coral Culture: Possible Future Trends And Irectionb. Blackwell Science Press. London. UK.

Bakosurtanal. 2003. Inventarisasi Data Dasar Sumber Daya Alam Pesisir dan Laut, Terumbu Karang Kangean-Madura. Pusat Survei Sumber Daya Alam Laut, Bandung.

Bengen, D.G. 2001. Sinopsis Ekosistem Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut. Pusat Kajian Sumber daya Pesisir dan Lautan IPB, Bogor.

Cabaitan, P. C., E. D. Gomez, and P. M. Aliño. 2008. Effects of coral transplantation and giant clam restocking on the structure of fish communities on degraded patch reefs. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology 357:85-98

Clark, S., dan A.J. Edward. 1995. Coral transplantation as aid to reef rehabilitation: Evaluation of case study in the maldive island. University of Newcastle. 14:201-212p.

Dahuri, R. 2000. Pendayagunaan sumberdaya kelautan untuk kesejahteraan masyarakat. LISPI. Jakarta.

Dutton, I.M., D.G. Bengen and tulungen. 2001. The challenges of coral reef management in indonesia. In : wolanski, e. (ed). Oceanographic processes of coral reefs : physical and biological links in the great barrier reef. Crc press llc, Boca Raton, Florida

Departemen Kelautan dan Perikanan., 2004, Transplantasi Karang Sebagai Upaya Pengelolaan Karang Yang Berkelanjutan, Departemen       Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

English, S., C. Wilkinson dan V. Baker. 1994. Survey manual for tropical marine resources. Australian institute of marine science. Townsville.

Fadli, N. 2009. Pengujian pecahan karang (rubble) sebagai media Terumbu karang buatan (artificial reef). Nanggroe Aceh Darussalam.

FDC. 2004. Laporan Ilmiah Ekspedisi Zooxanthellae VII: Kondisi dan Potensi Ekosistem Terumbu Karang Perairan Sabang, Pulau Weh Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. IPB, Bogor.

Gomez, E.D. and H.T. Yap. 1984. Monitoring Reef Condition. In: Coral Reef Management Handbook. R.A. Kenchington and B.E.T. Hudson (Eds). Unesco Publisher, Jakarta.

Harriot, V.J., and D.A. Fisk. 1988. Coral Transplantation As Reef   Management Option. Proceeding of 6th International Coral Reef            Symposium. Australia. Volume 2.

Herdiana, Y.2002. Respon pertumbuhan serta keberhasilan transplantasi koral terhadap ukuran fragmen dan posisi penanaman pada dua spesies karang Acropora microphthalma (Verill, 1869) dan Acropora intermedia (Brook, 1891) di Perairan pulau Pari, Kepulauan Seribu. FPIK-IPB.

Jaap, W. C. 1999. Coral Reef Restoration. Florida Marine Research Institute and Lithophyte Research. St Petersburg. USA.

Johan, O. 2000. tingkat keberhasilan transplantasi karang batu di pulau pari. Kepulauan seribu, Jakarta. Tesis. Program Pasca sarjana IPB.

Kaleka d. M. W. 2004. Transplantasi karang batu marga acropora pada substrat buatan di perairan tablolong kabupaten kupang

Lindahl, U. 2003. Coral Reef Rehabilitation Through Transplantation Of Staghorn Corals: Effects Of Artificial Stabilization And Mechanical Damages. Coral Reefs 22:217-223.

Mawardi, W. 2002. Ekosistem terumbu karang peranan, kondisi dan konservasinya. Bogor.

Mawardi, W., Aktami, U., F. Roni, T. Iman, dan H.M. Hawis. 2006. Modul Pelatihan Teknik Transplantasi Karang. Nanggroe Aceh Darussalam.

Mahmudi, M. 2003. STUDI KONDISI EKOSISTEM TERUMBU KARANG SERTA STRATEGI PENGELOLAANNYA (Studi Kasus di Teluk Semut Sendang Biru Malang).

Manuputty, a.e.n. 1986. Marine Biologiy, Environment, Diversity and Ecology.

Benjamin/Cumings Publishing Co.

Muttaqin, E. 2006. Kondisi Ekosistem Terumbu Karang Pada Tahun 2002 dan Tahun 2005 di Daerah Perlindungan Laut Pulau Sebesi Lampung. Skripsi Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan. IPB, Bogor.

Moosa, M. K. 2001. Terumbu Karang Indonesia dan Permasalahan yang Dihadapi. Makalah Seminar Nasional Terumbu Karang Universitas Negeri Jakarta.

Nontji,A 1987. Laut Nusantara. Penerbit Djambatan. Jakarta

Nybakken, J. P. 1992. Biologi Laut. Suatu Pendekatan Ekologis. Terjemahan. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 245 hal.

Oktarina, C. D. 2007. Studi Kondisi Terumbu Karang Pascatsunami di Perairan Taman Wisata Laut Pantai Iboih Sabang. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah, Banda Aceh.

Rudi, E. 2006, Pelatihan Metode Monitoring Terumbu Karang, Sabang. NAD.

Raymundo, L. J., A. P. Maypa, E. D. Gomez, and P. Cadiz. 2007. Can dynamiteblasted reefs recover? a novel, low-tech approach to stimulating natural recovery in fish and coral populations. Marine Pollution Bulletin 54:1009-1019.

Sadarun. 1999. Transplantasi Karang Batu di Kepulauan Seribu Teluk Jakarta. Tesis. Program Pasca Sarjana. IPB.

Supriyono,2000. Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang. Penerbit Djambatan.

Jakarta.

Schuhmacher, H., P. van Treeck, M. Eisingert, and M. Paster. 2000. Transplantation of coral fragments from ship groundings on electrochemically formed reef structure Proceedings of the 9th International Coral Reef Symposium2:983-990.

Suharsono, 1996, Jenis-jenis karang yang umum dijumpai di Perairan Indonesia.

LIPI. Jakarta.

Soekarno, Aziz, Darsono, Moosa, Hutomo, Martosewojo dan Romimohtarto

  1. Terumbu karang di Indonesia: Sumberdaya, Permasalahan, dan

Pengelolaannya. Proyek Studi Potensi Sumberdaya Alam Indonesia. Studi Potensi sumberdaya hayati Ikan. LON-LIPI. Jakrta

Zamani, P. N. 2006. Rehabilitasi Terumbu Karang: Tehnik dan dasar Penelitian. Biotrop -Bogor20 -25