Ikan karang mempunyai warna yang beragam, hal ini dikarenakan ikan karang berada di daerah karang yang berwarna-warni. Jika dibandingkan dengan ikan yang berada di daerah lamun atau berpasir, ikan-ikan tersebut cenderung berwarna putih, hal ini dikarenakan pola adaptasi yang dilakukan ikan tersebut di daerah berpasir dengan menggunakan warna yang mirip dengan substratnya sehingga tidak mudah terlihat oleh predator (Terangi, 2006).
      Keanekaragaman spesies ikan karang yang tinggi disebabkan oleh bervariasinya habitat yang terdapat di daerah terumbu karang. Terumbu karang tidak terdiri karang tetapi juga daerah pasir, bermacam-macam gua dan celah, daerah alga, dan juga perairan yang dangkal dan dalam, serta adanya zonasi terumbu karang. Habitat yang beranekaragam ini dapat menerangkan peningkatan jumlah ikan-ikan itu. Tetapi habitat yang banyak itu tidak cukup untuk menerangkan keanekaragaman yang tinggi pada ikan-ikan terumbu karang dan bagaimana spesies yang berjumlah besar tersebut dapat mempertahankan kehadirannya di suatu daerah, terutama pada daerah-daerah setempat (Nontji, 1993).
            Pola warna dan bentuk tubuh ikan karang yang beragam atau adaptasi tingkah laku merupakan cara-cara ikan karang untuk melindungi dirinya dari predator. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan bagi ikan karang untuk dapat dipredisi secara individual atau bergerombol (Buchheim, 2003).