PENGGUNAAN TANAH ULTISOL

Ultisol merupakan daerah luas di dunia yang masih tersisa untuk dikembangkan sebagai daerah pertanian. Air di daerah ini umumnya cukup tersedia dari curah hujan tinggi. Banyak merupakan daerah perladangan petani primitif. Biasanya memberi produksi yang baik pada beberapa tahun pertama, selama unsur-unsur hara di permukaan tanah yang terkumpul melalui proses biocycle belum habis. Reaksi tanah […]

Read More

PROSES PEMBENTUKAN TANAH

Proses pembentukan tanah Ultisol meliputi beberapa proses sebagai berikut :1. Pencucuian yang ekstensif terhadap basa-basa merupakan prasyarat. Pencucian berjalan sangat lanjut sehingga tanah bereaksi masam, dan kejenuhan basa rendah sampai di lapisan bawah tanah (1,8 m dari permukaan). 2. Karena suhu yang cukup panas (lebih dari 8˚C) dan pencucian yang kuat dalam waktu yang cukup […]

Read More

TANAH ULTISOL

Ultisol hanya ditemukan di daerah-daerah dengan suhu tanah rata-rata lebih dari 8˚C. Ultisol adalah tanah dengan hormon argilik atau kardik bersifat masam dengan kejenuhan basa rendah. Kejenuhan basa (jumlah kation) pada kedalaman 1,8 m dari permukaan tanah kurang dari 35%.Tanah ini umumnya berkembang dari bahan induk tua. Di Indonesia banyak ditemukan di daerah dengan bahan […]

Read More

CARA MENANGGULANGI PENCEMARAN UDARA

Pencemaran udara atau Polusi Udara sebenarnya dapat ditanggulangi. Akan tetapi, usaha untuk menanggulangi pencemaran udara ini harus didukung oleh kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bagi kehidupan. Adapun beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pencemaran udara antara lain sebagai berikut. Menanam dan merawat tumbuhan di sekitar lingkungan kita. Berapa pun luas area kosong di rumah atau […]

Read More

DAMPAK ATAU AKIBATNYA PENCEMARAN UDARA

o Dampak kesehatanSubstansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah […]

Read More

PENCEMARAN UDARA

Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi […]

Read More

CAHAYA DI DALAM SAMUDRA DAN SERAPAN CAHAYA

Cahaya matahari di dalam samudra penting untuk banyak alasan: memanaskan air laut, menghangatkan lapisan permukaan; menyediakan energi yang diperlukan oleh phytoplankton; digunakan untuk navigasi oleh binatang di dekat permukaan; dan refleksi cahaya di bawah permukaan tanah digunakan untuk pemetaan konsentrasi butir hijau daun dari angkasa.Cahaya di samudra berpindah dengan suatu kecepatan sama dengan kecepatan cahaya […]

Read More

PEMBENTUKAN HIDRAT GAS DI LINGKUNGAN LAUT

Di alam karbon organik dari detrital sisa-sisa organisme mati diubah menjadi metana dalam dua cara, biogenically (bakteri) dan thermogenically (panas). Bakteri yang hidup di sedimen laut bertahan dengan mengkonsumsi karbon organik dari biota mati disimpan dengan sedimen. aktivitas bakteri ini terjadi dalam 10 puncak meter dari dasar laut. Reaksi utama yang digunakan oleh bakteri yang […]

Read More

SIFAT GAS HIDRAT

Gas hidrat adalah kristal padat yang terdiri gas yang terperangkap dalam cincin molekul air. Tidak ada ikatan kimia antara molekul gas dan molekul air melampirkan sehingga gas afektif terkurung dalam suatu kisi es. Bahkan, nama lain untuk kelas ini adalah senyawa clathrates, yang didasarkan pada kata latin yang berarti ada banyak membentuk gas alami yang […]

Read More

Di Mana Bisa Menemukan Gas Hidrat

Gas hidrat memerlukan suhu dingin pada tekanan sedang atau suhu yang hangat tetapi pada tekanan yang lebih tinggi. Mereka stabil pada kedalaman air di bawah 500m, dimana suhu dan tekanan dari laut bergerak ke bidang stabilitas gas hidrat. Gas hidrat diketahui terjadi setidaknya hingga kedalaman 4400m dalam laut, dan secara teoritis dapat terjadi pada kedalaman […]

Read More