Ku Antar Engkau, Semoga Menjadi Haji & Umroh Yang Mabrur

Ku Antar Engkau, Semoga Menjadi Haji & Umroh Yang Mabrur Oleh : Drs. Muamal, M.Pd.I Daftar Isi  Kata Pengantar  Daftar Isi  Pengenalan Beberapa Istilah  Definisi Umroh  Definisi Haji  Pembagian Haji  Jadwal Pelaksanaan Haji Tamattu’  Jadwal Pelaksanaan Haji Ifrad  Jadwal Pelaksanaan Haji Qiron  Sunnah-Sunnah Haji  […]

Read More

Membangun Jembatan Tradisi Keilmuan Perguruan Islam dan Perguruan Muhammadiyah

Membangun Jembatan Tradisi Keilmuan Di PTM Oleh: Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan, S.U. Islam diyakini pemeluknya sebagai agama sempurna yang akan membawa kemajuan dan kemakmuran umatnya. Namun fakta-fakta sosial cenderung menunjukkan masyarakat dari bangsa-bangsa yang dikenal memeluk Islam berada di bawah negeri-negeri Barat dan masayarakat bangsa yang oleh umat Islam sering disebut kafir. Kondisi serupa […]

Read More

Sikap Mental Religius Manusia

Sikap Mental Religius Manusia Oleh : Drs. Muamal 1. Arti Syirik Arti secara bahasa adalah “sekutu”, “tandingan”, “menduakan Allah”. Pelakunya disebut dengan Musyrik. Arti secara istilah menyekutukan Allah dengan sesuatu, yang diyakini menyerupai Tuhan, dipuja, disembah dan dimintai pertolongan. Biasanya Tuhan ini berwujud dan atau abstrak; yang menyerupai manusia, binatang, matahari, bintang, roh, jin dan […]

Read More

ILMU JARH WAT-TA’DIL (Mencecat dan mengadilkan rawi)

ILMU JARH WAT-TA’DIL (Mencecat dan mengadilkan rawi) A. TA’RIF Lafadz “jarh” menurut para muhadditsin ialah sifat seorang rawi yang dapat mencatat keadilan dan kehafalannya. Ilmu Jarhi wat-Ta’dil adalah ilmu pengetahuan yang membahas tentang kritikan adanya aib atau memberikan pujian adil kepada seorang rawi. Dr. Ajjaj al-Khatib menta’rifkannya sebagai berikut : هو العلم الذى يبحث في […]

Read More

MAKALAH ULUMUL HADITS

BAB I ULUMUL HADITS A. Pengertian Ulumul Hadits Kata-kata ulumul hadits ini terdiri dari dua kata, yaitu ilmu dan hadits. Ulumul hadits mempunyai arti ilmu yang membahas tentang seluk beluk hadits Nabi, baik dengan cara periwayatan maupun diterima dan ditolaknya suatu hadits. B. Pembagian Ulumul Hadits Ilmu ini dibagi menjadi dua yaitu ilmu hadits riwayah […]

Read More

MUJAHADAH (Perjuangan Melawan Hawa Nafsu )

MUJAHADAH (Perjuangan Melawan Hawa Nafsu ) (Bagian IV . Kajian ke 40) 7. Perlunya Pelembutan Hawa Nafsu Sekalipun kekuasaan hawa nafsu sangat efektif, tetapi akal manusia mampu mengatur dan mengarahkan dengan cara memperkuat posisi dan peranannya dalam jiwa manusia. Jika suatu saat peranan akal melemah dan hawa nafsu lolos dari genggamannya, maka ia pasti tetap […]

Read More

PERTUKARAN MATA UANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

PERTUKARAN MATA UANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Sistem ekonomi kapitalis, uang dianggap sebagai salah satu komoditas yang dapat diperdagangkan, selain tentunya berfungsi sebagai alat tukar dan pengukuran nilai suatu barang atau jasa tertentu. Layaknya barang komoditas, uang, dalam sistem kapitalis, memiliki sebuah harga. Sehingga, jika seseorang ingin meminjam […]

Read More

ILMU JARH WAT-TA’DIL (Mencatat dan mengadilkan rawi)

ILMU JARH WAT-TA’DIL (Mencatat dan mengadilkan rawi) A. TA’RIF Lafadz “jarh” menurut para muhadditsin ialah sifat seorang rawi yang dapat mencatat keadilan dan kehafalannya. Ilmu Jarhi wat-Ta’dil adalah ilmu pengetahuan yang membahas tentang kritikan adanya aib atau memberikan pujian adil kepada seorang rawi. Dr. Ajjaj al-Khatib menta’rifkannya sebagai berikut : هو العلم الذى يبحث في […]

Read More

ULUMUL HADITS

BAB I ULUMUL HADITS A. Pengertian Ulumul Hadits Kata-kata ulumul hadits ini terdiri dari dua kata, yaitu ilmu dan hadits. Ulumul hadits mempunyai arti ilmu yang membahas tentang seluk beluk hadits Nabi, baik dengan cara periwayatan maupun diterima dan ditolaknya suatu hadits. B. Pembagian Ulumul Hadits Ilmu ini dibagi menjadi dua yaitu ilmu hadits riwayah […]

Read More

ILMU USHUL FIQH

BAB I ILMU USHUL FIQH A. Pengertian Ushul Fiqh Ushul Fiqh adalah kaidah-kaidah yang dipergunakan untuk mengeluarkan hukum dari dalil-dalilnya, dan dalil-dalil hukum (kaidah-kaidah yang menetapkan dalil hukum). Atau dapat diartikan sebagai kaidah-kaidah yang merupakan sarana untuk mendapatkan hukumnya perbuatan yang diperoleh dengan mengumpulkan dalil secara terinci. B. Hubungan Fiqh dengan Ushul Fiqh 1. Ulumul […]

Read More