New-Picture-25281-2529
             Didalam konveksi alami bilangan nusselt biasanya dihubungkan kepada bilangan prandtl dan bilangan grashof. Dimana β adalah kompresibilitas isobaric. Bilangan grashof dapat dipandang sebagai sebuah kuran kekuatan relative daya apung dan gaya kental. Konveksi alami biasanya ditekan pada Gr yang cukup kecil, mulai pada suatu nilai kritis dari Gr, yang bergantung pada system tersbut, maka kemudian menjadi semakin lebih efektif jika Gr bertambah besar.
              Untuk menjelaskan nya, maka korelasi korelasi perpindahan panas konveksi biasanya dinyatakan didalam bentuk :
atau   
         Dan khusus untuk konveksi alami :  Nu = f (Gr, Pr)
Sebagai yang diterapkan untuk sebuah geometri aliran khusus. Distribusi temperature permukaan dan variasi variasi sifat fluida biasanya mempunyai pengaruh kecil pada korelasi korelasi ini dan seringkali dapat diabaikan untuk penghitungan teknik. Untuk peramalan yang tepat ( 10 persen) maka efek efek sekunder ini harus dipertimbangkan, dan pelaksana perpindahan kalor permulaan setidaknya harus menyadari. Korelasi untuk aliran golak biasanya ditentukan secara eksperimental tetapi kadang kadang dapat dihasilkan (diturunkan) oleh ahli analisa perpindahan kalor yang berpengalaman jika diperlukan untuk sebuah situasi yang baru. Apendiks C memasukkan beberapa grafik dan tabel yang memberikan korelasi representative untuk konveksi perpindahan kalor.