GEOGRAFI
Geografi berasal dari gabungan kata geo dan graphy, geo berrti bumi, sedangkan graphy berarti proses penulisan,sehingga geography berti penulisan bumi.konsep dan cangkupan geografi telah berkembang sedemikian rupa, sehingga sukar sekali membuat suatu definisi yang memuaskankan semua pihak. Waqlaupun demikian semua orang percaya bahwa geografi mencangkup studi mengenahi permukaan bumi terutama keragaman area dan hubungan nya sebagai tempat ti nnggal manusia. Mengenai berapa besarnya peranan ilmu sebarn spasial,baik fisik maupun manusia, atau seberapa jauh studi pewilayahan memengang peranana , merupakan yang masih di perdebatkan. Dalam geografi orang mencoba menggambarkan wajah bumi yang bervariasi, mencoba menerangkan bagaimana terbentuk seperti adanya dan mengaitkannya dengan keberadaan manusia dengan kebutuhan menunjang hidupnya yang sanagant beragam. Scara ringkas pengertian geografi mencangkup hubungan manusia dengan tempat mereka berpijak dan menguasai sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yaitu lahan (gambar 1.1). SALAH SATU alat geograf (pakar geografi) dalam melukiskan kesemuanya itu adalah dalam bentuk informasi hubungan spasial yang dikenal dengan peta. PETA MERUPAKan cara komunikasi garafis oleh pembuat peta mengenai bumi terutama aspek keruangannya (spasial0, baik dalam ukuran keciul maupun seluruh permukaan bumi. Berbagai bentuk peta yang telah lama dikenal lebih berrorientasi dalam bentuk peta garis, yang terdiri dari berbagai simbol yang mewakili berbagai informasi dalam bentuk dua dimensi bkertas cetak. Daqlam pengertian yang lebih luas dari peta dapat dimasukkan juga p[enyajian dalam bentuk lain pada layar.


PETA DAN PEMETAAN
Peta merupakan penyajian secara grafis dari kumpulan data maupun informasi sesuai lokasinya secara dua dimensi. Informasi merupakan data yang telah dianalisa, berbeda dari data mentah maupun yang bisa lebih sering hanya merupakan hasil pengukuran langsung.ditinjau dari perananya peta adalah bentuk penyajian informasi spasial tentang permukaan bumi untuk dapat dipaki dalam pengambilan keputusan. Supaya bermamfaat, suatu peta harus dapat menampilkan informasi secara jelas, mengandung ketelitian yang tinggi,walaupun tidak dapat dihindari akan brsifat selektif dan mempunyai unsur generalisasi.

Data pada peta biasanya telah mengalami pengolahan, umunya ditambah dengan ilmu pengetahuan agar lebih dapat dimamfaatkan langsung oleh pengguna. Dal;am hubungan ini apa yang disajikan peta keseluruhan merupakan informasi karena mengalami pengolahan baik terhadap dta maupun informasi lain dengan ditambahkannya pengetahuan dasar agar dapat disadap maknanya. Misalnya kita ingin menyajikan data jumlah penduduk pada suatu kabupaten.menyajikan dat hanya berbentuk hasil sensus langsung,tidak akan memberilkan informasiyang maknanya jelas walaupun data tersebut disjikan sesuai dengan keadaan sebenarnya. Mengolah dat tersebut secara statistik dan menyajikan dalam bentuk terkelaskan, misalnya berdasarkan umumr,jenis kelamin, dan lainya, akan meingkatkan makna dari data tersebut. Penyajian hasil sensus secara langsung lebih tepat tersebut penyajian dat,sedangkan penyajian dalam bentuk yang terakhir adalah penyajian informasi. Semua kegiatan untuk menghasilkn tapilan informasi tersebut secara keruangan (spasial) adalah apa yang disebut dengan pemetaan. Pemetaan ini dalah suatu bentuk komunikasi secara geografi antara pembuatan dan pemakaian peta yang telah lama dikenal orang.

SISTEM INFORMASI
Penggunaan kata sistem sering dimaksud untuk menyatakan kelengkapan sesuatu yang kompleks, dan saling keterkaitan antara berbagai komponen penyusunnya, bahwa semua bagian yang ada adalah meruoakan bagian keseluruhan dari dalam bentuk sistem. Misalnya sistem pengairan, mempunyai arti bahwa semua hal yabg berkaitan dengan aliran air melalui saluran telah dicakup, termasuk asal air, cara, tujuan dan bahkan manusia yang mengelolanya telah menjadi satu sistem tersebut. Pengertian sistem dalam kaityan dengan SIG dalah keterkaitan antara bebagai komponen seperti komputer dengan berbnagai bagiannya yang berbeda- beda baik, perangkat lunak dan rancangannya, mau[in inormsi dan proses- proses analisayang srcaraimplisit tercakup didalamnya. Walaupun demikian mejernik et.al.(19994) Mengunakannya dalam konteks lain, misalnya menyatakan bahwa sistem merupakan integrasi pemakaian dengan sarana/alat untuk menghasilkan informasi untuk mendukung oprasi, menejemen, analisa dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Perbedaan keduanya hanya dalam pemaknaan, yang terakhir lebih spesifik dikaitkandengan pengertian sistemn informasi .

sistemn informas adalah suatu jaringan perangkat keras dan lunak yang dapat menja;ankan oprasi-oprasi dimulai dari perencanaan pengamatan dan pengumpulan data, kemudianh untuk penyimpanan dan analisa dat termasuk penggunaan informasi yang diturukan ke beberapa pross pengambilan keputusan.Fungsi sistem imformasi.Adlah sebagai sarana unytuk meningkatkan kemampuam seseorang dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu peta merupakan bagian dari sistem informasi s[pasial. Peta baru dapat dianggap sebagai suatu sistem apabila sudah terjadi interaksi
pemakai dengan peta itu sendirii

Sistem informasi geografi adalah suatu sistem informasi yang dirancangan untuik bekerja dengan data yang berreferensi spasial atau berkoordinat gegrafi. Dengan kata lain, Suati SIG adalah suatu sistem basisdata dengan kemampuan khusus data yang bereferensi sapasial bersaamaaan dengan sepertangkat oprasi kerja. Intinya SIG dapat diasosiasikan sebagai peta yang berorder tinggi, yang juga mengoprasikan dan menyimpan data non- spasila (star dan Estes, 1990)
Sisitem informasi geografiberdasarkan oprasinya dapat dibedakan memjadi dua kelompok nyaitui: ! SIG secara manual, yang beroprasi memamfaatkan peta cetak (kertas/transparan), Bersifat data analong, dan 2 SIG secara trkomputer atau lebih sering disebut GIS otomatis 9prinsip kerjanya sudah dengan menggunakan komputer sehingga datanya merupakan data digital). SIG manual biasanya terdiri dari beberapa unsur data termasuk peta-peta , lembar meterial transparansi untuk tumpang tindih, foto udara, dan foto lapangan, laporan-laporan statistik dan laporan- loparon suervei lapangan.

Saat inbi prosedur analisa m,anual ,asih banyak dilakukan, akan tetapi dengan berjalannya waktu prosedur ini akan berangsur- angsur hilang. Di negara kita saat ini, beberapa aplikasi GIS secara manual masih selaras, bahkan dari segi efesiesi sesduai duisebabkab masih masih banyak kendalan pada sumber daya manusia, pe3ralatan, dan terutama bianya untuk menggunakan sistem terkomp-uter. Disamping itru , GIS otomatis selain membutuhkan peralatan- peralatqam khusus yang membutuhkan kerterampilan yang khusus, ,ebutukan biaya yang besar terutama pada tahap[ awal pembentukan. Keuntungan SIG otomatis akan tersa pada tahap analisa dan penggunaan data berulang-ulang, terutama bila dip[erlukan analisa yang kompleks dan menggunaklan data yang sangat besar jumlahnya. Bagaimana juga untukj memahami SIGotomatis dengan bailk , seyingyanya bertahap ,melalui pemahaman SIG manual, karena sebagian besar prosedur kerjan SIG otomatis berawal dari yuang manual.